Ku lihat Kento tertidur di ruang tamu dengan tangan menopang dagu. Aku berusaha menahan niat jahil ku agar tidak mengusili nya.
Tapi, setan bernama Lia berbisik ditelinga ku dan jadilah tercipta niat jahil bin gabut.
Terimakasih Lia :)
Ku ambil pena di dekat meja. Dan mengambil beberapa sparkling yang selalu ku pakai untuk hiasan baju. Oh, lem kertas pun ku bawa juga.
Tangan ini mulai bergerak, namun saat ujung pena hampir mengenai hidung Kento-
°
°
°
°
°
°
°
°
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jangan jahil, atau ku makan kau"
"-3- dih"
Yah ketahuan
KAMU SEDANG MEMBACA
Hi sensei! (Nanami Kento X Reader)
FanfictionMenikah dengan guru? Seru tidak ya? 16+
