Damai bund? Iya damai, kaya hati gua

6.9K 753 86
                                        

*enggan melepas*

Rasanya sulit sekali. Pagi ini, aku tengah diuji oleh sosok malaikat namun berjiwa setan. Dialah istriku, (y/n).

Wanita berwajah bulat dengan hidung pesek ini tengah menahan tubuhku agar tidak beranjak dari ranjang. Kedua tangannya memeluk lengan ku seperti seekor koala yang memeluk ranting pohon.

Imut, tapi sayang sifatnya tiada kata imut.

"Mau pergi?" Tanya (y/n) dengan wajah memelas. Astaga, siapa wanita imut ini?!

"Iya"

Ia mengembung pipi. Menggeleng kepala cepat sembari memeluk lengan ku lebih erat.

"Tidak boleh"

"Tapi, Gojo akan datang jika dia tahu aku tida-"

"Usir saja dia -3-"

"..."

°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°

*Salah paham*

Pagi ini dikediaman Nanami's family. Sepasang suami-istri tengah berada di atas ranjang sembari berpelukan dengan kelopak mata yang masih terpejam.

Sang istri yang sebenarnya sudah bangun, malah berpura-pura tidur dan menenggelamkan wajahnya di dada sang suami.

Sesekali si istri mengdusel-dusel tanpa tahu malunya. Kemudian tertawa layaknya orang mesum. Oh ayolah, ini suami sendiri. Jadi? Memangnya tidak boleh melakukan sedi-

Brussh! Bruk!

"Kau berusaha menggoda ku?"

Dan tidak terduga lagi. Ternyata sang suami sudah bangun dengan wajah merah padam, plus hidungnya sedikit mengeluarkan darah.

Eh?

Darah?

"KE-KENTO! KAMU PENDARAHAN OTAK?!"

"..."

°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°
°

*End*

Hi sensei! (Nanami Kento X Reader)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang