"Gue bakal pertemuin lo sama Sadam. Dipertemuan terakhir ini lo harus putusin Sadam dan jadi pacar gue"
Mendengar itu Varsha terdiam seribu bahasa, ia menatap Candra tak percaya. Bagaimana mungkin Candra mengajukan syarat bodoh seperti itu. Perkataan itu tentu saja berhasil menggores hati Varsha, bahkan tanpa bisa ditahan air mata turun dengan sendirinya. Tapi dengan cepat Varsha mengusapnya. Jemari dingin gadis itu lalu beralih mencengkram kerah jaket Candra, menariknya dengan penuh amarah. Mata tajam Varsha menyorot tajam tepat dimata Candra, menusuknya dengan beribu kemarahan.
"Brengsek! Sebelum ngomong gitu lo mikir nggak sih?! Coba lo diposisi gue! Gimana perasaan lo disuruh ninggalin seseorang yang udah nemenin selama 2 tahun! Seseorang yang udah kembali memberikan semangat hidup! Lo mikir!" ucap Varsha, mendorong tubuh Candra dengan sangat keras. Dada Varsha bergemuruh, ia memilih untuk pergi dari hadapan Candra. Gadis itu menangis dalam diam, mencengkram ujung roknya sendiri. Hingga sebuah tangan kekar mendarat dirambut Varsha, elusan lembut pun terasa.
"Baiklah, dengan penolakan lo berarti gue bisa ngebunuh Sadam__"
"CANDRA!!"
Varsha berteriak histeris, ia menatap Candra penuh dengan amarah. Bagaimana ini? Apakah Varsha harus memilih menerima permintaan Candra demi keselamatan Sadam atau memilih menolak Candra dan mendapatkan kematian Sadam? Tapi hidup tanpa adanya Sadam bahkan tak bisa Varsha bayangkan, walaupun cowok itu sudah mengecewakannya, dia tetap seseorang yang sangat Varsha sayangi! Seseorang yang sudah kembali mengisi kekosongan hatinya. Tapi melihat kematian Sadam adalah hal terburuk! Baiklah, mungkin menerima tawaran Candra adalah yang terbaik untuk saat ini. Varsha tak boleh membiarkan Sadam mati ditangan cowok brengsek seperti Candra.
Varsha menghela nafas panjang "Jangan lukai Sadam, gue terima tawaran itu"
Mendengar itu Candra bersorak penuh kemenangan dalam hati, ia lalu menarik lembut tangan Varsha keluar kamar. Varsha tersenyum tipis, setidaknya ia bisa bertemu Sadam dan mengecek keadaan cowok itu. Saat menuruni tangga Varsha heran melihat banyak cowok tengah berkumpul dengan seorang cewek berpakaian seksi yang tengah duduk dengan sebuah tangisan. Varsha bukan gadis bodoh! Ia tau betul apa yang sedang terjadi sekarang. Tanpa sadar tangannya mencengkram kuat tangan Candra. Matanya menyorot marah pada segerombolan cowok disana.
"Bos! Sini! Liat cewek ini sangat seksi! Gue ijinin lo yang pertama kali mencoba!" ucap cowok bertubuh besar bak titan, wajahnya pun cukup menyeramkan.
Tak disangka, Candra melepas genggaman tangan dan berjalan mendekati mereka. Tentu melihat itu Varsha semakin murka. Bukan, dia bukan marah karna Candra ikut tergoda dengan cewek itu, bukankah itu sudah biasa seorang cowok pasti akan tergoda melihat cewek bertubuh seksi. Tapi ini salah! Tak seharusnya Candra juga ikutan melakukan hal menjijikan seperti ini. Mungkin Varsha akan bodoamat jika melihat cewek itu menggoda lebih dulu. Tapi ini? Cewek yang akan jadi santapannya itu bahkan menangis seakan tak ingin dirinya dijadikan bahan pemuas nafsu.
"Bos! Mari kita mulai__"
"TUNGGU!"
Semua mata kompak menatap Varsha, tak terkecuali cewek itu yang menatapnya dengan penuh harap. Varsha lalu berjalan mendekat ke arah mereka atau lebih tepatnya ke arah cowok bertubuh bak titan itu. Dan benar saja, langkah Varsha berhenti dihadapan cowok itu. Sial, tubuh tinggi Varsha bahkan hanya sebatas leher cowok itu. Tanpa sengaja mata Varsha menatap name tag cowok itu yang bernama Ardi. Varsha kembali menatap Ardi dengan tajam. Dan...
PLAK!
Pandangan Ardi langsung terlempar kesamping saat Varsha memberikannya tamparan dengan begitu keras. Tentu melihat itu sontak semua berdiri, menatap Varsha dengan mulut terbuka. Seakan tak menghiraukan tatapan itu, Varsha beralih mendekati Candra, menggenggam lengan cowok itu dan menariknya pergi dari sana. Candra tersenyum tipis, ia bisa merasakan kalau gadis itu melakukannya dengan takut. Terbukti dari tangan Varsha yang gemetaran.
KAMU SEDANG MEMBACA
CANDRA [END]
Roman pour Adolescents"Putusin Sadam dan jadi pacar gue atau Sadam akan mati!" -Candra Dijadikan bahan taruhan oleh kekasihnya sendiri? Itulah yang dialami gadis bernama Varsha, ia harus disandera oleh musuh sang kekasih hanya karna dirinya dijadikan bahan taruhan. Berus...
![CANDRA [END]](https://img.wattpad.com/cover/271718110-64-k746203.jpg)