"ANGKAT TANGAN! HARI INI ADA RAZIA DADAKAN!!"
Dua orang guru masuk ke dalam kelas 11 IPS 1, diikuti oleh seorang pengurus OSIS yang kini sedang memegang sebuah kardus.
'ASUUU HP gue kan isinya bokep Rizky sama Vian. Kalau dirazia nanti ketahuan kalau gue punya dua video mereka lagi ciuman. Aduhhh ... gawat gawat gawatt-- Ajiggg mana ada si Amel lagi, dia kan pacarnya Rizky. Kalau dia ngamuk, terus sebar videonya gimana? Vian anak gue pasti diserang sama shippernya Rizky sama Amel. Huhuhu ... mana Vian lagi ngambek, nanti malah namb--'
"HP Lo mana?!"
Omongan Wenda di dalam hatinya akhirnya harus terpotong oleh ucapan Amel. Gadis itu kini berdiri di depan Wenda dengan tatapan songong yang ia tampilkan hanya untuk Wenda dan gengnya saja.
Amel mendapatkan tugas untuk menampung HP-HP milik siswa di kelas itu, ke dalam kardus yang dirinya bawa.
"Jangan aneh-aneh sama HP gue!"
Wenda masih berusaha untuk garang, meskipun dalam hatinya ia menyimpan kekhawatiran.
Setelah semua ponsel dirampas, Amel menyerahkan kardus itu kepada guru yang tadi merajia. Namun, ia mengambil ponsel milik Wenda, secara diam-diam, kemudian menyembunyikannya di dalam saku.
"ANJEEEEERRRRRRRRR"
Seisi kelas dibuat terkejut oleh teriakan panik dari Wenda.
"AIB GUEEE!!!"
***
"Eh ini HP siapa, ya? Tadi lupa ada di kardus yang mana...."
"HPnya Vian bukan? Waktu itu kan dia sempet sembunyikan HPnya di tong sampah, ehh malah kebuang beneran. Gue masih inget model HPnya, sama case-nya juga".
"HPnya Vian aman." Sahut Rizky, "udah gue periksa, isi fotonya random gila, foto kucing, foto bunga, sama foto aib temen-temennya. Isi videonya kartun pada zaman dahulu. Aman sih, riwayat googlingnya juga cuman contekan tugas."
Oke ... yang bisa dicurigai sekarang aman.
Rizky memang dipercaya guru untuk ikut memeriksa juga. Hanya Rizky yang dipercaya, anggota OSIS yang lain tidak, bahkan mereka juga kena razia.
"Ya udah ... ayo balikin HPnya...."
Anggota OSIS kelas 11 kemudian membubarkan diri, mereka pergi ke tiap-tiap kelas untuk mengembalikan ponsel yang sudah dirazia guru tadi.
Tersisa Amel yang kini masih memainkan ponselnya untuk mengedit foto Rizky dan Vian agar bisa menjadi satu foto.
"Et, HP siapa nih?"
Amel tidak sadar saat ada satu ponsel tertinggal di saku almamater miliknya.
"Loh, punya si Wenda. Ahahaha ... dia kan orang sinting, bisa nih gue bongkar semua aibnya."
Amel mulai membuka aplikasi What'sApp di ponsel milik Wenda.
"Iky ... Nama grupnya kok begini banget sih? Sekutu Bundanya Vian II. Kok ada Iky? Idih ...."
Amel lebih memilih untuk membuka galeri foto saja. Isinya memuakkan, hanya ada potret Wenda dengan kawan cabe-cabeannya. Oh ya ... serta beberapa pose manis Vian.
"Nyimpen bokep gak ya? Atau ... video mesum sama Vian? Aduh ... Vian udah gak perawan lagi ya? Wenda kan agak ngeri---- AAAAAAAANJINGGG INI APA!!"
Jantung Amel mendadak berdetak begitu kencang saat ia tidak sengaja mengklik video yang isinya adalah Vian dan Rizky yang sedang berciuman di UKS.
KAMU SEDANG MEMBACA
CUTE (BAD) BOY || BxB
Teen FictionRizky dan Alvian adalah musuh bebuyutan selama di sekolah. Keduanya tidak pernah akur karena sejak dulu terus saja memperebutkan perempuan yang sama. Namun, Bundanya Rizky dan Ayahnya Alvian pada akhirnya menikah, menjadikan keduanya sebagai saudar...
