Hey,kita ketemu lagi!!
Kitsu cuma mau ngasi tau nih, Chapter kali ini masih pakai model seperti Chapter sebelum nya...
Alur nya campuran.
Semoga kalian suka
Selamat Membaca!!
.
.
.
Tak sampai 15 menit, ambulance datang memecahkan kerumunan.
Beberapa orang berpakaian putih segera keluar dari dalam mobil, membawa tandu dan memindahkan Naruto dengan hati hati lalu membawa nya masuk ke dalam.
Mobil pun bergegas pergi.
Aku pun ikut masuk kedalam sana, tubuh ku bergemetar menyaksikan darah segar terus keluar dari Naruto.
Tubuh nya terselimuti darah, mulut nya sedikit terbuka.
Perawat di seberang ku tampak menampilkan raut wajah khawatir,namun seperti ia sembunyikan.
Naruto akan baik baik saja bukan?
Tiba tiba dada ku sesak.
Aku meremat pakaian yang ku gunakan di bagian dada, berharap rasa sesak ini lenyap.
Tapi... Mengapa makin terasa?
"Tolong di percepat!"seru perawat itu kepada supir ambulance, mengalihkan sejenak perhatian ku dari rasa sesak ini.
Ada apa ini?
Aku melirik kearah Naruto.
Dada nya naik turun tak beraturan, perawat itu juga telah memberikan alat bantu pernafasan.
"Na-Naruto akan baik baik saja kan?!"tanya ku pada perawat itu.
Perawat itu menampilkan senyum, namun tak menjawab pertanyaan ku.
Melihat senyum itu, malah membuat rasa sesak dan panik ku bertambah.
Tubuh ku kaku, bahkan untuk memberitahukan kabar kecelakaan Naruto pada Sai atau pun Sasuke, aku tak mampu.
Ini semua salah ku.
Aku penyebab semua ini.
Andai...
Andai saja,
Perasaan ini tak pernah hadir pada ku.
Pada kisah persahabatan ku.
Maka semua pasti akan baik baik saja!
Rencana Naruto pasti akan berjalan lancar...
Mereka akan menikah,
Lalu hidup bahagia selamanya...
Andai...
Andai saja, aku tak pernah mencintai Sasuke Uchiha...
Semua nya pasti akan baik baik saja bukan?
Aku...
Menyesal,
Sejujurnya, sejak awal ketika perasaan ini muncul pertama kali nya...
Aku sudah tau, bahwa perasaan ku... Perasaan yang ku miliki ini salah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Give It Back To Me
RomanceApakah Uchiha Sasuke menyesal? IYA TENTU SAJA! ia benar benar menyesal,bahkan ia rela mati untuk mengembalikan milik'nya' yang sempat ia lepaskan untuk kembali padanya. ××× "Lalu kemarin malam, di dalam kamar ku, aku kembali berfiki...
