Alasan.

1K 70 42
                                        

Hay, kita bertemu lagi <3
Semoga kalian suka ya...

.

.

Selamat Membaca

.

.

.

.



"Kenapa?"

Naruto kembali mengulangi ucapan nya. Ia tak akan bertanya, 'apakah Sasuke tidak mencintai nya lagi?' itu sebuah Pertanyaan bodoh.

Karena ia tau, Sasuke pasti masih mencintai nya. Entah dapat dari mana kepercayaan itu, Naruto yakin pasti ada alasan kuat atas keputusan Sasuke.

Sasuke tak berani menatap Naruto,manik sekelam malam itu tampak sedikit bergetar.

"Bosan, lelah"

Dua kata terlontar dari mulut Sasuke.

Mendengar hal itu, Naruto hanya menunduk dalam.

" Aku bosan. Hubungan kita hanya seperti ini... Tidak ada kemajuan, bahkan terasa hambar..."lirih Sasuke.

"Sejujurnya, kau bukan lah orang yang membosankan... Kau menyenangkan"lanjut Sasuke.

"Lalu?"

"Aku tau, aku adalah orang pasif yang menantikan orang lain untuk menunjukkan kepedulian. Aku orang kaku yang jarang sekali berinteraksi. Namun dalam keterdiaman ku, Sikap tak peduli ku, sebenernya aku sangat haus perhatian, kasih sayang...dan aku sangat ingin di manja"jelas Sasuke.

Hening sejenak, Sasuke mencoba mencari kata kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaan nya.

"Kau hadir dalam hidup ku, memberikan semua yang aku mau. Kasih sayang, perhatian bahkan kau mau mengalah pada ego ku. Namun semua itu hanya bertahan beberapa tahun saja..."

Naruto melirik. Ia tak lagi meremas kotak mungil itu.

"2 tahun terakhir ini, rasa yang kau berikan lama kelamaan menghilang... Kau sibuk, jarang menghubungi ku,seolah olah kau punya dunia mu sendiri..."

"Kau seperti menyimpan semua nya sendiri, kau tidak mau membagi dunia mu pada ku..."

"Aku lelah, Naruto..."

"Aku berusaha bertahan, berpikiran positif..."

"Dan akhir akhir ini, aku sering menyaksikan kedekatan mu dengan Sai,aku tau kau dengan Sai hanya teman... Tapi tetap saja!"

"Aku sedikit iri dengan teman teman ku, mereka bisa memiliki kebahagian yang mereka ingin kan, tanpa harus bersusah payah...seperti diri ku..."

Setelah mengatakan hal itu, Sasuke bungkam, ia mengalihkan pandangan nya kesamping, enggan melihat reaksi Naruto.

Naruto kini tak menunduk, ia duduk dengan tegap dan pandangan lurus melihat hamparan bunga dengan beberapa kupu kupu. Namun pandangan itu tampak kosong.

"A-aku..."

"Maafkan aku, Naruto" ujar Sasuke memotong ucapan Naruto.

Spontan Naruto menoleh kesamping, menatap Sasuke.

Sedetik kemudian, sebuah senyuman tipis terukir di wajah Naruto.

"Ah, hahahaha..."

Naruto tertawa pelan. Tubuh Sasuke menegang. Kenapa Naruto tertawa? Ia bertanya tanya,masih tak berani menatap.

Give It Back To MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang