14:22
kini bus yang ditumpangi semua siswa kelas x terparkir didepan SMA 1945, satu persatu penumpang berhamburan memasuki lapangan untuk sekedar penutupan acara
tak berlangsung lama penutupan diakhiri dengan doa syukur, Misya masih menatap pergerakan Bella dan Arion
"kemaren malem pas beres acara lo kemana?" tanya Misya basa basi kepada Caesila
"gu..gue gabung acara belajar sosial sama Arion" ujar Caesila berbohong, persetan dengan belajar sosial maksud mereka bukankahh perkumpulan rahasia satan's vuigoss
lihatlah Caesila sudah mulai berbohong, kelompok itu hanya banyak memberikan sesuatu yang negatif
Misya melangkah pergi,dua sosok didepan sana adalah tujuannya saat ini
"gue gabung" ujar Misya
"wooo gituuu donggg" teriak heboh Bella, sedangkan pandangan Misya tertuju pada Arion yang dengan pandangan yang sulit dijelaskan
"gue mau ngomong sama lo" Arion menarik pergelangan tangan Misya, meninggalkan Bella ditempat yang bergidig tak peduli
"lo ga bisa join satan's" ucap dingin Arion
"terserah guelah!. emang lo siapa ngatur-ngatur gue" Misya berucap acuh
"syaa, bahayaa" tatapan sarkas Misya meluluh sekejap, apakah cowo didepannya itu peduli padanya
"disatan's bukan cuman orang-orang biasa kaya temen-temen lo, ta--"
"gue gapeduli." Misya menekankan kata perkata dia sudah membulatkan tekadnya, dia bukan ingin bergabung seutuhnya bersama mereka tapi ada misi lain
"okey. terserahlo" ucap Arion, Misya tersenyum puas dan berbalik melangkah pergi
"ada perkumpulan malam ini. gue jemput lo" langkah Misya terhenti
"dimana? gue bisa berangkat sendiri"
"Ga, gue gapercaya sama lo. secret base" cihh semurah apa Misya bahkan Arion tidak mempercayainya
"kalo ga mau gausah ikut"
"oke. gue sharelok alamat gue"
"gabutuh, gue udah tau" Arion melangkah pergi sebelum suara Misya menghentikannya
"rahasiain ini dari Arsya" terdengar hambar, apakah Misya akan mulai menghianati kepercayaan Arsya, bahkan Arion dengan tatapan tak menyangkanya itu membuat Misya menunduk dalam
"Gue mohon".
***
langkah lelah Misya memasuki pekarangan rumahnya disusul mang ibo yang membawakan tas dari bagasi mobil
"lelahhhhnyaaa" Misya merentangkan tangan saat didepan pintu lebar bercat putih bak istana, tubuhnya ingin berendam diair hangat dengan aroma min kesukaannya
"come back"
cklekk..
"Ar--"
"eh lo udah pulang" Arsya melangkah dengan santai setelah membuka celemek hitam ditubuhnya, aroma strawbery cake memasuki indra penciuman Misya
"masih marah?" tanya Arsya saat tak mendapat jawaban apapun dari gadis itu
"soal kemaren? sya, bukan gue yang mata-matain lo"
"gausah bahas sekarang, gue cape" Misya melewati tubuh Arsya, tujuannya adalah kamar dilantai dua
"gue buatin strawbery cake, dimakan ya. gue pulang dulu" Arsya menyerah membujuk gadis itu, Misya tidak peduli kebenarannya, dan Misya tidak lagi peduli pada kebenaran Arsya
KAMU SEDANG MEMBACA
VUIGOSS [On Going]
Fiksyen Peminatkehidupan sepasang sahabat yaitu Misya dan Arsya bak sepasang liontin yang menjadi utuh bila bersama. Namun tetap masing-masing manusia penuh dengan rahasia, entah siapa dan bagaimana terkadang berkhianat menjadi duka paling luka berawal dari Vuigos...
![VUIGOSS [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/217295540-64-k951878.jpg)