tak peduli siapapun yang pertama, yang tetap berarti tetaplah pada dia yang setia menunggu diakhir
👑
.
langkah kaki mengetuk ubin terdengar bergelatuk dipenjuru rumah, kian bernada saat suaranya terburu-buru menuruni anak tangga
"first day hahaha" suara nyaring menggema dengan tawa sarkas yang menyeramkan, ini hari pertama memasuki pendidikan jenjang SMA bagi wanita yang sudah siap menggendong tas berisikan buku dengan lembar kosong
"berisikkk Misya!" seseorang mengubah keadaan
"ahhh lo mah gaseru maen ganti scane aja, liatt gajadi keren" keluh Misya menghampiri Arsya yang seperti biasa selalu merebahkan tubuh dimanapun dan kapanpun seperti yang dilakukan sekarang.
merebahkan diri dibawah lampu rumah Misya yang megah tanpa karpet hanya beralaskan ubin dingin berwarna abu
"abisnya ni cerita lama-lama gajadi tentang gue sama lo, tapi malah jadi lo sicewe psikopat, dramatis!"
Misya mendekat menatap Arsya kemudian mengikuti arah fokus pandangan cowo itu
"gabut lo sekelas orang depresi, ngapain dibawah lampu?" tanya Misya yang heran sambil membenahi dasinya yang miring
"gue nungguin lo" Arsya beranjak dan berjalan mendekat
"first day or one day? hahahaha" jelas Arsya dengan suara bariton menusuk indra pendengaran, bibirnya tertarik kesatu arah mengukir senyum jahat
tap..tap..tapp
langkah kaki Arsya kian menjauh disusul langkah kaki Misya
"gilaa udah gila" Misya sangat aneh dirinya dan Arsya tidak jauh berbeda, sama-sama menyambung kedramatisan yang ada. sama-sama bisa diajak gila bareng
"nenggg Misyaaa, denn Arsya SARAPAN DULUU" teriak bi Asih yang setengah berlari kedepan rumah dengan masih mengenakan celemek dan membawa spatula
"untuk kali ini tidak bi" keduanya kompak bersuara formal dan menatap bi Asih dingin, yang ditatap menahan nafas diambang pintu, bergidig ngeri dan bertanya-tanya
"ada apakah gerangan" sambung bi Asih tak kalah baku dan serius membuat mereka saling tatap-tatapan dan tertawa terpingkal-pingkal pasalnya humor bi Asihpun beradaptasi pada situasi
"Misya sama Arsya sarapan dikantin aja kalo sempet, udah telat soalnya" ucap Misya menyalami bi Asih disusul oleh Arsya
"yaudah jangan lupa harus sarapan, hati-hati dijalan non"
20mnt sudah mereka melepas helm saat sudah berada diparkiran SMA 1945
"Arr gue mau nanya" ucap Misya
"hmm?"
"maksudnya first day or one day yang tadi apa?" tanya polos Misya yang tidak paham
"lo inget pertama masuk TK? kita malah pindah TK-"tanya Arsya
"ya gue gasuka taman bermainnya terlalu kecil" jawab Misya dengan masih berfikir
"lo inget saat dulu pertama masuk SD?, kita malah pindah SD-" Misya mengangguk polos
"karna gue gasuka, gurunya galak" jawab cepat Misya
KAMU SEDANG MEMBACA
VUIGOSS [On Going]
Fanfickehidupan sepasang sahabat yaitu Misya dan Arsya bak sepasang liontin yang menjadi utuh bila bersama. Namun tetap masing-masing manusia penuh dengan rahasia, entah siapa dan bagaimana terkadang berkhianat menjadi duka paling luka berawal dari Vuigos...
![VUIGOSS [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/217295540-64-k951878.jpg)