Chapter 11: Kekacauan Hati

455 47 5
                                    

Hallo semuanya...

Kembali lagi dengan manaka_blue disini

Kangen banget rasanya ngelanjutin perjalanan cinta dari Key dan Rega

Jangan pernah bosen ya dengan cerita ini

Makasih banget bagi kalian yang tetep menanti dan setia menunggu cerita ini lanjut

Langsung saja deh kita baca ceritanya

Happy reading semuanya

❤❤❤

***

Keyla Pov

Keesokan harinya

Aku bangun jam 4 pagi melakukan rutinitasku seperti saat dirumah tetapi yang berbeda sekarang statusku sudah menjadi istri.

Rencana hari ini aku akan membuatkan sarapan pagi yang spesial buat Kak Rega sebagai bentuk rasa bersalahku dan mencoba belajar menjadi istri yang baik.

"Semoga ada yang bisa aku buat. Mari kita lihat ada apa didalam kulkas"

Aku melihat isi kulkas hanya terdapat telur, selada, tomat, bawang bombay, daging asap dan potongan roti tawar. Selain bahan-bahan utama tersebut ada bumbu-bumbu pelengkap lainnya seperti mayonaise, saos sambal, dan merica, dan garam. Dilihat dari bahan-bahan yang ada aku akan membuat toast sandwich.

Aku taruh semua bahan dengan rapi di atas meja dapur, "Sudah lengkap tinggal dimasak"

Sebelum membuat, aku melihat step by step pembuatan dan langsung mempraktekkannya. 

"Pertama buat telur dadarnya dulu yaitu dengan memasukkan 1 butir telur kedalam mangkok lalu masukkan garam, merica, dan bumbu penyedap secukupnya", aku membaca petunjuknya lalu mempraktekkan.

"Bentar ini kasih bumbu-bumbu secukupnya itu seberapa?", karena aku tidak tau seberapa banyak jadi Aku masukkan masing-masing 2 jumput.

"Keasinan ndak ya? Ya udahlah yang penting buat dulu",  aku tetap melanjutkan

"Lalu panaskan teflon dan tambahkan minyak sedikit, kalau mulai panas masukkan adonan telur ke teflon", aku masukkan telur tersebut ke atas teflon yang telah diberi minyak.

"Lalu jangan lupa dibalik dan lipat telur menjadi persegi",  saat aku membalik ternyata tidak terbalik dengan sempurna malah hancur dan berantakan.

"Kenapa jadi seperti ini bentuknya?", aku sedikit kecewa dengan hasilnya yang tidak sesuai dengan petunjuk video tapi tetap ku angkat dan kutaruh telur yang sudah matang ke atas piring.

"Sekarang tinggal memanggang rotinya",  aku taruh 2 lembar roti yang telah dilumuri mentega ke atas teflon. Aroma roti yang dipanggang sangat menggugah seleraku. Aku hendak membalik roti tersebut tiba-tiba editorku menelpon.

Segera aku ambil hpku untuk ku angkat telpon tersebut.

Belum aku beri salam, editorku langsung memanggilku.

Hanya Pemeran PenggantiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang