Leon dan James pergi bersama ke kantin, walau beda kelas itu tak menghalangi mereka. Hari ini Leon lah yang pergi ke kelas James, membuat kelas James menjadi ramai karena ulahnya.
"Lo main mole Leon?" Tanya James yang melihat Leon tadi sedang memainkan game tersebut di depan kelasnya sembari menunggu dirinya.
"Iya, lo main juga?"
"Iya, gw lagi lose track" sedih James.
"Kasian"
"Rank lo apa sekarang?" tanyanya penasaran, bisa kan nanti mereka mabar.
"Imo" singkatnya.
James yang mendengar itu pun kaget, "Serius lo? Mabar sama siapa bisa sampe Imo begitu?"
"Solo"
"Hah?! Mana mungkin anjir" James tak percaya.
"Ya emang ngga blok, orang gila mana yang main solo bisa sampe Imo. Gw baru Glory" jelasnya.
"Iya ya, sekelas Jessnocounter juga gak mungkin solo sih"
"Tapi tetep aja lo termasuk jago Le, bisa kali Carry gw yang honor ini" lanjutnya.
"Boleh aja"
"Okay, gw pesen makan dulu ya, lo tunggu aja disana" tunjuk James pada meja yang kosong.
Leon mengangguk kemudian berjalan menuju ke meja tersebut sembari memainkan ponselnya. Saat akan mengetik sesuatu di ponselnya, Leon merasakan sesuatu menabraknya dengan seragamnya yang menjadi basah. Leon mendengus, siapa orang yang berani berbuat seperti ini padanya. Leon mengangkat wajahnya lalu menatap tajam orang yang menabraknya. Dan orang itu tak lain dan tak bukan adalah Steven.
"Woy lo punya mata gak sih? Baju gw jadi basah!" Decak Leon.
Steven terkekeh, "Gw gak sengaja, lagian lagi lo ngapain gak liat jalan malah main hp" Jelasnya.
Sebenarnya Leon berjalan dipinggir dekat tembok kantin dan tak mengganggu murid lain, namun Steven mempunyai ide jahil menumpahkan minumannya dengan sengaja pada Leon dengan alasan tak sengaja bertabrakan.
"Ck"
Dengan rasa kesal, Leon pergi meninggalkan Steven dan segera ke toilet untuk membersihkan bajunya.
"Wah Ven lo udah keterlaluan sih" ungkap Candra.
"Lah dia yang nabrak gw"
"Alesan" Karen kini berbicara.
"Lo jangan jailin dialah, kasian tau murid baru udah kesiksa gitu sama tingkah laku lo" beritahu Candra.
"B aja juga"
"Mending lo berenti Ven"
"Dih" decak Steven.
"Jangan-jangan lo cuma mau cari perhatian sama dia ya, lo suka kan sama dia?" Bima memicingkan matanya curiga.
"Lo pikir gw homo hah?!" Steven kesal, bisa-bisanya Bima berpikir sejauh itu.
"Gak homo pun kalo tertarik ya bilang aja sih" Cengir Bima.
"Otak lo jadi homo gitu Bim, jangan-jangan lo juga homo" sarkas Candra.
"Ya kaga lah njir"
Bima bergidik, sementara yang lainnya mulai berjalan ke meja kantin. Dari arah lain, James tengah mencari Leon yang entah kemana.
"Anjir ni orang kemana dah, bukannya gw udah bilang tunggu disini"
Leon tak ada, James memilih makan sembari menunggu Leon kembali. Mungkin saja dia ke toilet.
KAMU SEDANG MEMBACA
FAITHFUL LOVE [BL]
Genç KurguKetertarikan bisa terjadi akibat berada di lingkungan yang sama. Salah satu faktor yang membuat ketertarikan itu ada ialah teman bertengkar. Itu muncul akibat mereka terlalu sering bertengkar, saking seringnya mereka sampai tak sadar bahwa mereka be...
![FAITHFUL LOVE [BL]](https://img.wattpad.com/cover/285620072-64-k674409.jpg)