Suara derum bersahutan memekakkan telinga membuat pagi tenang di sekolah ternama Lexan Highschool itu mengheboh
para siswa yang ramai di koridor mulai berkumpul menuju asal suara tercipta, berikut juga yang sudah sibuk ataupun malas malasan di dalam kelas turut berhambur keluar
lima motor ninja hitam dengan posisi menggiring satu diantaranya itu menjadi pusat perhatian
pekikan serta sorak kagum terdengar tanpa malu jika yang di perhatikan terganggu
gadis satu satunya yang tengah berada di boncengan motor ninja terdepan dan paling mencolok itu semakin mengeratkan lilitan tangannya pada perut lelaki di depannya
ia sudah menduga jika situasi ini pasti akan terjadi, apalagi posisinya kini ia tengah berada di boncengan si Cassanova yang tindakannya selalu menjadi tranding topic perbincangan siswa Lexan
motor itu berhenti dengan posisi berjejer, sedetik setelahnya mereka telah melepas helm full face yang mereka kenakan dengan estetik
pekik histeris kembali mebanjiri, tak luput potret kamera ponsel yang mengabadikan wajah rupawan si raja hari ini
'sumpah.. Azriel bikin gue gak bisa napas saking gantengnya'
'realnya lebih ganteng njir dari pada yang di foto'
'Astaga.. nikmat mana lagi yang kau dustakan'
'damage nya ya tuhan, mau pingsan gue rasanya'
'imut banget kak aksa astaga'
'baru liat sekali rasanya pengen langsung di halalin ew.."
mendengus, itu respon yang Azriel berikan, baginya seruan seruan itu sudah biasa ia dengar
Azriel tau jika ia tampan, namun apa perlu mereka senorak itu hanya karna bertrmu dengannya
berbeda dengan azriel, ke tiga sahabat lelaki itu-minus aksa-tengah sibuk melancarkan aksinya dengan gaya sok keren yang membuatnya memutar bola mata malas
melirik kebelakang saat di rasa bebannya belum juga berkurang, azriek menemukan elliza yang masih betah pada posisinya
bahkan tangan gadis itu semakin erat melingkari perutnya
"betah banget meluk gue huh?" elliza yang semula bersandar pada punggung azriel menegakkan badan, secepat mungkin ia melepas lingkaran tangannya sembari turun dari motor lelaki itu
tangan gadis itu terangkat, hendak melepas kaitan helm yang di pakainya namun urung saat otaknya mengingat satu hal
plak..
tangannya refleks menggeplak lengan azriel kesal, lelaki itu tau jika ia tak bisa melepas kaitan helm nya sendiri namun hanya diam saja sembari anteng menyaksikan kekesalannya
terkekeh geli, azriel balas menggeplak puncak helm gadis itu pelan sebelum akhirnya mendekatkan badan sembari membantu melepas kaitan helm elliza
tepat saat helm terangkat, elliza menampilkan wajah cemberutnya, gadis itu sudah hendak melayangkan protes namun ucapan kemal selanjutnya membuat ia semakin
"masih pagi loh bu bos, udah minta cium cium aja, tolong.. hargai kaum jomblo macem kita napa"
bambang mengangguk setuju sembari menekuk tangan, membawanya menuju pundak kemal
"meskipun gue gak jones macam kemal, tapi selaku sahabat gue kasian sama kemal sama aksa, kalau baper gak ada yang mau jadi pelampiasan"
"sialan.. gue punya dedek gemes ya di sini, mon maap bukan maksud sombong, semalem udah banyak yang antri tuh di IG pas tau gue mau pindah kesini" kali ini giliran genta yang menggeplak leher belakang kemal
KAMU SEDANG MEMBACA
Lizy's Diary
Fantasy# HARGAI KARYA AUTHOR DENGAN FOLLOW SEBELUM MEMBACA # Lizy's Dairy terkadang apa yang kita yakini tak ada adalah sesuatu yang bisa terjadi di dunia ini kehendak tuhan memang lebih berkemungkinan terjadi dari pada apa yang manusia fikirkan seperti re...
