Ye ji pun segera menelpon ambulance
"Seung min.. Seung min bangun seung min!!"
Ye ji benar-benar sangat cemas melihat keadaan Seung min yang seperti itu.
Tak lama kemudian ambulance pun datang dan segera memberikan Seung min pertolongan pertama dan membawanya ke rumah sakit. Sesampai di rumah sakit Seung min segera dilarikan ke ruang IGD.
Ye ji pun menunggu di ruang tunggu, ia tidak bisa duduk. Hatinya tidak tenang, ia takut kalau Seung min akan pergi tuk selamanya. Ia mondar-mandir di depan ruangan IGD dimana Seung min dirawat.
"Ku mohon.. selamatkan Seung min"
Banyak panggilan tak terjawab dari teman-temannya di handphone ye ji. Orang tuanya juga sedang keluar kota.
Ye ji bingung siapa yang harus ia hubungi. Ia pun pergi menuju rumah Seung min dan mengambil handphone Seung min untuk menghubungi orang tuanya. Namun nomor orang tuanya tak bisa dihubungi, ia pun kembali menuju rumah sakit dan menunggu dokter yang akan keluar dari ruangan tsb.
Beberapa jam kemudian...
Dokter dan beberapa perawat pun keluar dari ruangan tsb. Ye ji pun segera menghampiri dokter tsb
"Bagaimana keadaannya dok?" Tanya ye ji cemas
"Ia tadi kehilangan banyak darah.. untung saja masih banyak persediaan kantung darah disini.. sepertinya dia sedang depresi" ucap dokter
"Iya ..itu benar dokter" jawab ye ji penuh percaya diri.
"Kondisinya masih belum stabil..dia juga masih belum sadar..tapi apakah anda keluarganya?" Tanya dokter
"Bukan.. saya temannya Seung min..saya sudah mencoba untuk menghubungi orang tuanya..tapi nomornya tak bisa dihubungi..kita juga tidak tahu dimana sanak keluarganya..jadi aku akan bertanggung jawab penuh atas Seung min" ucap ye ji penuh percaya diri
"Tapi kau masih dibawah umur" ucap dokter.
"Sebentar.." ucap ye ji
Ye ji pun menelepon ayahnya dan meminta tolong agar salah satu managernya mengurusi admistrasi Seung min di rumah sakit tsb. Dan ayah ye ji menyanggupi nya.
"Sebentar lagi..manager ayahku akan datang mengurusi administrasi nya.." ucap Ye ji
"Baiklah..kalau bisa tetap bersama pasien sampai pasien benar-benar pulih..saya khawatir kalau dia akan melakukan percobaan bunuh diri lagi...dan temani pasien ketika sudah sadar dan buat pasien tidak depresi lagi dengan mengajaknya berbicara dan bantu dia" ucap dokter
"Baik dok..akan ku usahakan" ucap ye ji
Dokter itu pun memegang pundak ye ji
"Kau memang teman yang baik!!" Ucap dokter
Dokter pun segera pergi dari hadapan ye ji, ye ji pun segera masuk kedalam ruangan Seung min dirawat.
Ia tidak tega melihat Seung min yang terbaring lemas di atas ranjang dengan beberapa kabel yang menempel di tubuh Seung min, serta infus yang ada ditangannya dan oximeter yang berada di jari telunjuknya dan juga nasal canula yang berada di hidungnya.
Ye ji pun duduk disamping ranjang pesakitannya, Ia menatap Seung min yang sedang tidak sadarkan diri dengan tatapan iba.
"Seung min..cepat bangun ya..aku banyak budi padamu..aku belum bisa membalasnya.. bagaimana aku mau membalas budimu kalau kau saja tidak bangun-bangun.." ucap ye ji sambil menatap Seung min.
"Aku tidak melakukannya..aku tidak melakukannya" ucap Seung min yang masih belum sadarkan diri.
Seung min berbicara dalam ketidaksadaran nyya
Yang ia ucapkan hanyalah " aku tidak melakukannya..aku tidak melakukannya.."
KAMU SEDANG MEMBACA
Stand By Me [ COMPLETE]
FanfictionHwang ye ji gadis cantik yang berasal dari keluarga kaya, cerdas dan selalu mendapatkan juara umum di sekolahnya. Ia juga termasuk murid terbaik di sekolah nya, namun sayang dia masih belum punya pacar karena sifatnya yang tsundere itu banyak lelaki...
![Stand By Me [ COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/280238523-64-k677285.jpg)