40. Melabrak Felix

30 7 8
                                        

Minho dan ye ji pun duduk bersama di sebuah kursi panjang berwarna putih.

"Bagaimana kabarmu?" Tanya minho

"Baik..oppa?" Tanya ye ji

"Baik juga.." ucap minho

"Selama ini oppa ada dimana? Aku pernah mencari mu kau tidak ada di jeju..tidak ada yang punya nomormu..aku sangat merindukanmu" ucap ye ji

"Sekitar 6 tahun yang lalu oppa pindah ke daegu lalu pindah ke busan lalu pindah ke ulsan" ucap minho

"Kau jahat sekali.. memangnya oppa tidak merindukan ku?" Tanya ye ji

"Oppa ada di Seoul karena ingin mencari mu dan juga eomma..aku ingin kita kembali hidup bersama lagi" ucap minho

"Kalau begitu...ikut aku ke rumah" ucap ye ji

"Aku..aku takut jika eomma tidak mau melihat ku lagi..dan aku juga takut appa menolak kehadiran ku" ucap minho

"Tidak..eomma sebenarnya mengharapkan oppa bisa kembali lagi bersama kita..siapa sih yang tidak mau untuk kembali hidup bersama anaknya" ucap ye ji

"Dan appa bukan appa tiri jahat kok..dia bahkan sudah seperti appa kandung ku..semua permintaan mu diberikan oleh appa ku.. bahkan setiap permintaan ku lebih didahulukan dari pada adikku..appa pasti menerima oppa dengan baik dan juga dengan senang hati" lanjutnya.

"Tapi..aku rasa eomma dan juga appa tidak akan memaafkan ku" ucap minho

"Makanya ikut aku ke rumah..mari kita hidup bersama kembali..dan hidup bahagia lagi.. jangan seperti ini lagi..aku tidak mau kehilangan oppa lagi..asal oppa tahu... setiap aku melihat kakak beradik aku sedih..aku selalu bertanya kapan aku bisa bertemu dengan oppa..kapan aku bisa tertawa lagi bersama oppa..kapan aku bisa menangis didepan oppa.." ucap ye ji sambil meneteskan air mata.

Mata minho juga berkaca-kaca mendengar perkataan ye ji.

"Aku minta maaf" ucap minho

"Aku mohon...jangan pergi lagi..ikut aku ke rumah ya" ucap ye ji

Minho pun mengusap air mata ye ji

"Sudah..jangan menangis lagi..kalau kau menangis lagi kau hanya membuat ku bertambah sedih" ucap minho yang juga meneteskan air matanya.

Minho pun mengusap air matanya dengan punggung tangannya, ye ji pun menarik tangan kakaknya untuk pulang bersama menuju rumahnya.

Sesampai di depan gerbang rumahnya, Minho dibuat terkesima dengan kemegahan rumah ye ji.

"Waw..ini rumah mu?" Tanya minho

"Bukan..ini rumah eomma..appa berikan untuk eomma" ucap ye ji

"Aku rasa appa memang orang yang baik" ucap minho

Mereka berdua pun masuk kedalam rumah, sesampai didalamnya. Ibu ye ji terkejut melihat ye ji datang membawa minho.

"Minho?" Tanya ibu nya

"Eomma...aku minta maaf" ucap minho

Ibu mereka berdua pun menghampiri minho dan memegang wajah minho, minho dan ibu nya pun menangis.

"Ini benar kamu nak..eomma merindukan mu" ucap ibu nya

"Aku minta maaf eomma.. aku salah..hiks..aku minta maaf..." Ucap minho

Ibu nya pun langsung memeluk Minho, mereka berdua pun menumpahkan semua tangisan kerinduan mereka.

Ayah ye ji pun pulang dari kantor dan melihat istrinya sedang memeluk seorang namja. Appa ye ji sudah lupa dengan kakak ye ji karena dia hanya melihat kakaknya ketika pernikahannya dengan ibu ye ji.

Stand By Me [ COMPLETE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang