53. Ternyata oh ternyata

50 8 51
                                        

Keesokan harinya

Ye ji dan Seung min masuk kedalam kelas dengan raut wajah yang murung. Mereka berdua selalu memikirkan bagaimana nasib mereka berdua setelah menghadap ke direktur.

Ketika waktu istirahat, ye ji memilih untuk tidur di dalam kelas, ia ingin mengistirahatkan pikirannya sejenak. Ia pun menenggelamkan kepalanya diatas meja dan tertidur lelap.

Seung min pun masuk kedalam kelas dan menghampiri ye ji yang sedang tertidur. Ia pun duduk disamping ye ji dan Seung min juga ikut menenggelamkan kepalanya diatas meja. Ia pun menatap wajah ye ji lekat-lekat.

Seung min pun tersenyum melihat wajah ye ji, ia pun membelai rambut ye ji dengan lembut.

"Kamu hebat..aku tidak menyangka kamu bisa melewati semua rintangan ini.. mulai dari uri eomma melarang hubungan kita dan kau masih tidak putus asa..kau tetap berada disamping ku meskipun kita sahabat..dan ketika kita sudah kembali berpacaran ternyata aku punya penyakit parah..dan kau bahkan tidak meninggalkan ku sama sekali..kau selalu berada disamping ku apapun keadaannya..dan sekarang kita berdua akan menghadap Direktur yang kemungkinan besar direktur akan melarang kita tuk berpacaran..tapi aku yakin kali ini kau juga pasti bisa menghadapi rintangan ini... beruntung nya aku punya pacar seperti mu.. terimakasih karena telah ada untuk ku selama ini..aku juga akan menepati janjiku.. bagaimanapun juga aku akan tetap berada disamping mu" ucap Seung min dengan senyumannya

*****
Jeong in sedang sibuk mencari Felix hingga akhirnya jeong in pun menemukan Felix yang sedang berjalan seorang diri di koridor sekolah. Ia pun segera menghampiri felix dan berdiri disampingnya.

"Felix..kau masih ingat aku kan? Kau tidak lupa ingatan kan?" Tanya jeong in

Felix tersenyum pahit mendengar perkataan jeong in.

"Kenapa semua tidak percaya kalau aku lupa ingatan.. memangnya aku terlihat sedang membohongi kalian ya?" Tanya Felix

"Aku mohon Felix..kita nih sejak dulu sudah dekat.. jadi ku mohon.. mungkin kamu bisa membohongi orang lain tapi tidak dengan diriku.. aku tahu..kamu hanya pura-pura lupa ingatan bukan..? Aku bilang seperti ini karena saat aku memperkenalkan diri ku pada mu kau menatapku dengan tatapan yang berbeda dari yang lain..aku tahu kamu masih ingat dengan ku..oke lah.. mungkin kamu memang lupa ingatan tapi aku rasa kamu sudah mengingat beberapa hal.." ucap Jeong in

Felix hanya diam menatap Jeong in

"Felix..aku mohon bantu aku.. aku..aku tidak mau lagi masuk kedalam gank Chang bin.. semakin hari Chang bin semakin menyeramkan..dia bahkan berani mencekik ye ji..kau dengar kan perkataan ye ji kemarin..dia juga bahkan mencelakai ji sung..aku sudah tidak tahan lagi dengan Chang bin yang seenaknya memerintah kita..aku mohon Felix bantu aku untuk keluar dari masalah ini..aku tidak ingin dikeluarkan dari sekolah.. pasti appa ku sangat marah jika aku harus dikeluarkan dari sekolah..aku tidak ingin terlibat lagi dengan Chang bin..tapi kau tahu kan keluar dari gank tsb bukanlah hal yang mudah..jadi ku mohon Felix bantu aku" ucap jeong in

Felix hanya diam mendengarkan perkataan jeong in, ia tidak memberi jawaban apapun.

Waktu pun terus berputar hingga tiba waktu mereka pulang sekolah. Ye ji dan Seung min pun pergi menuju rumah ye ji, sesampai didalam rumah ye ji seisi rumah khawatir dengan nasib ye ji.

"Semangat!!" Ucap minho memberi semangat kepada ye ji

Ye ji hanya tersenyum tipis mendengar perkataan kakaknya tsb. Tangan ye ji gemetar karena jujur saja ia sangat takut menghadap ke ayahnya, Seung min pun segera menggenggam erat tangan ye ji kemudian tersenyum manis.

Stand By Me [ COMPLETE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang