16

1.8K 170 47
                                        

𝚌𝚑𝚙 𝚒𝚗𝚒 𝚊𝚐𝚊𝚔 𝚙𝚊𝚗𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚔𝚒𝚝 , 𝚐𝚊𝚙𝚊𝚙𝚊 𝚕𝚊 𝚢𝚊.

Mereka keluar saat mendengar bel istirahat berahir . Berjalan menuju kelas .

"Kenapa baju kalian basah ? " Tanya nami heran melihat kedua baju temannya itu sedikit basah di bagian depan.

"Tidak usah dipikirkan " Saut zoro menduduki bangkunya .

Sanjipun duduk di kursinya . Pelajaran dimulai tak lama setelah itu . "Oke anak2 kita mulai pelajaran hari ini , lihat kepapan tulis " Guru itu mengambil spidol kemudian menulis beberapa angka di papan tulis .

Sanji memperhatikan dengan seksama sembil memahami penjelasan guru mtknya itu. "Jadi setelah semua diketahui maka mo = tb +(d1 /d1+ d2) ×p . =154, 5+7....."

Guru matematika itu menerangkan seraya menulis angka yang ia katakan ke papan tulis . Sanji iseng menoleh jendela . Ia terkejut dengan sosok pria memakai hodie hitam yang ia yakini adalah bellamy di luar area sekolahnya .

"Kenapa dia disini ? " Batin sanji . Keringat dingin mulai membasahi telapak tangannya . Ia membuang muka , kembali memerhatikan penjelasan guru .

"Nah maka 154,5 + 3,4 = 158 , jadi modus dari tabel ini adalah 158 , paham sampai disini ? "

"Paham buu"

"Sanji , kau paham kan ? " Tanya guru itu " Sanji" Panggilnya lagi membuyarkan lamunan sanji.

" Emm iya paham bu" Jawab sanji .

"Nilaimu menurun , kau harus lebih giat belajar lagi "

"Iyaa baik buu"

Tanpa sanji sadari . Mata zoro sudah meliriknya tajam .

.......

Kegelisahan masih menggerayangi sanji . Ia mengambil sepatu bebasnya di loker dengan sangat lambat . Ia takut melewati gerbang . Apalagi ia pulang sendiri kali ini .

"Aku ambil cuti" Ucap zoro . Sanji mnengok dengan cepat . Sedikit  berharap dengan keberuntungannya .

"Kenapa menatapku begitu ?"

"Tidak , apa tidak masalah kau libur hari ini ? "

"Sudah kukatakan aku cuti , tidak perlu bertanya lagi" Tegas zoro mencubit pelan kedua pipi sanji .

"Mmmnnnn , sakit , lepaskan " Keluh sanji melepaskan kedua tangan zoro dari pipinya .

"Mau pulang naik apa ? " Tanya sanji .

"Jalan" Jawab zoro . Sanji menyilangkan kedua tangannya menolak saran zoro.

"Tumben tidak mau "

"Aku masih lelah gara2 kau tau"

"Padahal hanya 1 ronde " Tendangan melayang kedepan wajah zoro . Tapi masih zoro tahan dengan tangannya .

"Kau kasar sekali sayang "

"Tutup mulutmu dan cepat pesan taxi"

"Kau sedang datang bulan ya "sanji menyiapkan ancang2 lagi.. " Baiklah2 jangan terlalu kasar pada tubuhmu , kasian bayi kita "

"Zoro !! "

"Haha , hanya bercanda sayang ,aku akan memesan taxi dulu , kasian kandunganmu jika harus berjalan "

"Zooroo!! " Geram sanji .

......

Tsuru tidak sengaja melintas di depan sekolah zoro. Ia juga melihat seorang lelaki menggunakan hodie hitam berdiri diujung pagar sekolah itu . Menutup kepalanya, juga memakai masker .

STAY BERSAMAMUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang