Cemburu

36 2 2
                                        

Mario tersenyum menyambut Pelangi yang sedang berlari ke arahnya,
dengan pakaian santai hanya sebuah celana training dan kaos lengkap dengan sandal jepit Mario masih terlihat tampan,

"Kak." ucap Pelangi manja saat mereka saling berhadapan. Mario mengelus pucuk kepala Pelangi dan saling mengulas senyum.

"kakak enggak ke kantor?"

"Hari ini kakak ambil cuti, sayangkan jatah cuti mubazir."

Kenzo memperhatikan dari lantai atas, yang awalnya berjalan terburu buru ke kantor mendadak menghentikan langkahnya dan menguping interaksi Mario bersama Pelangi.

Kenzo memberikan tatapan tidak suka pada keduanya.
lalu ia melanjutkan langkahnya menuruni anak tangga.

"Zo," sapaan Mario pada kenzo saat Kenzo berjalan melewati mereka.
Kenzo berhenti dan berbalik menghadap mereka.
Pelangi sontak menunduk, berubah menjadi diam setelah tadi terlihat sangat aktif dan ceria.

"Cuti lu masih sisah satu hari gunakan sebaik mungkin."
ucapan Kenzo pada Mario namun pandangannya tak lepas dari Pelangi.

Kenzo melanjutkan langkahnya.
barulah pelangi berani mengangkat wajah dan melihat Mario seraya tersenyum menampakan lesung pipinya.

"Maaf Nona," ucap kepala asisten.

"Ada apa buk?" tanya Mario.

"Nona Muda di minta untuk segera berganti pakaian dan pergi ke kantor bersama Tuan Muda Kenzo."

"Apa?" jawab Pelangi kaget dan memberi tatapan memelas pada Mario, berharap Mario menolongnya agar tidak perlu ikut Kenzo.

"Udah sana gak apa-apa, Kenzo gak makan orang."

"Tapi kan, aku takut sama dia kak."

"Lu takut karena belum mengenal dia."

"Nona waktu anda hanya 5 menit dan sudah terbuang 2 menit." ucap ibu sri.

"Apa?"

"Udah cepetan lari ganti baju yang cantik." dorong Mario pada pundak Pelangi.
.
.
.
.
Sepanjang perjalan menuju kantor Kenzo hanya diam begitupun Pelangi.

"Gak ada pakain lain apa di lemari lu?" ucap Kenzo memecah kebisuan.

'Mulai deh drama penistaanya.'
batin Pelangi.

Karena Pelangi hanya mengenakan setelan jeans dan kaos lengan pendek juga snaekers putih yang ia pakai kemarin.
dengan rambut yang tergerai lembut, Pelangi terlihat sangat manis simpel namun cantik.

'Udah deh mau aku pakek baju termahal pun tetep aja jelek.'

"Jaga sikap lu. karena ini kantor." mobil mereka berhenti di depan lobi.
"Jangan kecentilan, senyam senyum sama orang. dan mulai sekarang jauhi Mario, jangan sampai bersentuhan dengannya, Ingat elu itu parasit, lu hidup di atas keringat gue.
kalo lu membangkang, gue balikin ke nyokap lu." pesan Kenzo sebelum mereka menuruni mobil.

Pelangi mengerucutkan bibir.
saat Kenzo melangkah keluar dari mobil.

Seperti biasa para kariawan akan membungkuk hormat saat Kenzo memasuki  kantornya.
sementara itu Pelangi berjalan dengan mengekor di belakang Kenzo.

terdengar bisik bisik para kariawan di belakang Kenzo.
siapa lagi bahan gibha nya kalo bukan Pelangi, istri sang CEO.
berbagai umpatan mereka lontarkan, namun tak jarang pula yang memuji kecantikan Pelangi.

.
.

"Pak " sapa Yuni membungkuk hormat ia setia berdiri di pintu kerja Kenzo menyambut sang atasan untuk membukakan pintu.

Cinta Dua Puluh Empat KaratCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang