Pagi pertama untuk Pelangi setelah ia menyandang setatus istri di usia Remaja.
"Cepet!" bentak Kenzo pada Pelangi, yang sedang membantunya mengenakan kaos kaki.
'Aku keluar dari kandang singa, tapi masuk dalam kandang beruang. menolakpun tidak akan menghasilkan apa apa. ya setidaknya hidup sebagai budak Om CEO tampan terasa terhormat daripada menjadi wanita pemuas nafsu para pria hidung belang.'
Kini penampilan Kenzo sudah sempurna, dengan sepatu dasi dan jaz yang rapih.
"Om__"
"Stop. lu dilarang KERAS. bersuara saat lagi sama gue. suara lu bikin kuping gue trauma."
Pelangi mengatubkan bibir rapat rapat.
'Bahkan kebebasanku telah terenggut sempurna.'
"Mulai malam ini lu cari kamar lain, gue gak mau sekamar sama perempuan picik kaya lu."
'Pi ..picik bahkan dia menyebutku picik. harga diriku sungguh telah tergadai demi sesuap nasi.'
"Denger gak. kalo gue ngomong dijawab jangan cuma pelanga pelongo, kaya ayam sakit tauk gak."
'Lalu apa gunanya larangan KERAS berbicara?'
"Ba__ .."
"Diem!" bentak kenzo membuat Pelangi kembali mengatubkan bibir rapat rapat.
"Setelah sarapan kakek akan kembali ke jerman, selama kakek masih disini bersikaplah sewajarnya, dan jangan banyak bicara. lu hanya akan bicara saat gue suru, ngertikan lu?"
Pelangi mengangguk.
"Lu turun dulu, gue gak mau jalan seiringan sama cewek matre, alergi gue"
'kali ini dia menyebutku matre'
Pelangi melangkah menuruni anak tangga.
.
.
"Bagaimana malam mu?"
tanya kakek pada Pelangi disela aktifitas sarapan mereka.
Sebelum menjawab pertanyaan kakek Pelangi terlebih dulu melihat pada Kenzo yang juga sedang menatapnya.
"Lancar." jawab Kenzo simpel.
Pelangi meneguk air mineral mencoba menutupi perasaan jengkelnya.
Karena sepanjang malam kenzo sama sekali tidak membiarkan Pelangi beristirahat.
ia terus saja memerintah Pelangi untuk memijat tubuhnya.
anehnya ketika Pelangi berfikir Kenzo tertidur dan berhenti memijat. Kenzo akan protes dan membentaknya. menyuruhnya untuk terus memijat.
hingga sekitar pukul tiga pagi barulah Kenzo benar benar terlelap.
'Dia raja iblis tidak berperasaan.'
Pelangi memberikan tatapan sinis pada Kenzo yang sibuk menyantap sarapan paginya.
Mario tersenyum memperhatikan exprsi imut Pelangi.
"Berikan kakek kabar gembira tentang kehamilanmu." kakek tersenyum pada Pelangi, secara alami Pelangi mengangguk dan ikut tersenyum.
tanpa ia sadari Kenzo menatapnya nanar.
sedangkan Mario memperhatikan tatapan Kenzo pada Pelangi.
Mario tersenyum menanggapi wajah tidak suka dari Kenzo.
* * *
"Selamat pagi pak, jadwal hari ini,
anda memiliki janji temu dengan presdir Sanna Home Art. untuk membahas proyek kerjasama Kita." ucap Yuni memberi info pada Kenzo di ruang kerja.
namun sang CEO seperti tidak mendengar ucapan sktaris yang terkenal dengan tubuh sexy dan bohai itu.
Kenzo hanya menatap kosong pada layar leptop yang terlihat menyala, memutar vidio yang sering ia tonton.
"Maaf pak apa anda sedang tidak sehat?" pertanyaan Yuni menyelisik wajah Kenzo yang memang terlihat tidak fokus.
Yuni berjalan mengitari meja kerja Kenzo dan berdiri tepat di samping tubuh Kenzo, alangkah terkejutnya Yuni saat melihat layar leptop sang big bos sedang memutar vidio panas, terlihat sangat panas antara pemain lawan jenis yang saling bergairah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Dua Puluh Empat Karat
Narrativa generaleArea 21+ bocil harap bijak. Om CEO vs Bocil, menikah! Pasti seru. yang satu layaknya pohon pisang dan satu lugunya kelewatan. Rumah tangga yang bermula dari sebuah kesalahan hadir dengan nuansa komedi romantis.
