11. confusion

545 67 9
                                        


viewer discretion advised ⚠️

setelah selesai dengan urusan sekolah anak anak gifted dan blacklist berkumpul di gedung kosong yang ada di sebelah sekolah. gedung ini memang sudah seperti base camp.

punn berjalan dipaling depan memasuki suatu ruangan di gedung tua itu. geng blacklist sudah menunggu mereka disana dengan gaya berandalan nya.

"dimana satu lagi?" ujar punn.

"traffic?" bantad menjawab.

"siapa lagi? tidak mungkin andrew kan" ohm menyeletuk sambil tertawa sendiri. Ia menatap sekitarnya namun tidak ada yang tertawa juga. perlahan tawa ohm mulai mereda. "hhe.. tidak lucu ya ?" ohm menggaruk tengkuk nya.

"sudah cukup. langsung saja" wave mempersingkat. jujur saja Ia kecewa traffic tidak ada disini.

sesuai rencana kemarin  anak anak gifted membeberkan fakta soal andrew dan kepala sekolah.

"oke kalau begitu, kita sudah tau tempat dan waktunya. kita temui dia di hotel pacific jumat malam" ujar drake yang langsung berapi-api.

"kamis malam kita rencanakan kembali sebelum eksekusi. bagaimana kalian ada waktu?" lanjut highlight

"kamis malam oke" ujar punn

ucapan punn barusan menjadi akhir dari pertemuan kali ini. selanjutnya mereka kembali ke gedung dorm sekolah.

*****

malam ini wave kembali sendiri di dorm nya. Ia membolak balik halaman kliping tugas hukuman dengan wajah suram.

tok tok..

"siapa?" wave beranjak dengan malas ke arah pintu. ia megintip ke lubang pintu sebelum membuka nya. 'ck traffic' wave menggerutu dalam hati.

wave membuka pintu namun tidak memberi traffic jalan masuk. "waktu mu satu menit dari sekarang"

"hah? biarkan aku masuk wave. apa kau tidak perlu bantuan ku? ayolah.. na na" traffic memohon dengan wajah memelas.

'apa-apaan anak ini. baru pagi ini Ia mengabaikanku dan sekarang? dasar bipolar!' ujar wave dalam hati.

"tidak" wave hendak menutup kembali pintu dorm nya namun ditahan oleh traffic.

traffic mendesak masuk. "ai traff mau apa sih?!" wave kesal karena traffic berhasil masuk.

traffic terseyum canggung. "eh.. sebenenya ada yang ingin ku bicarakan"

"apa ? cepat selesaikan dan keluarlah" ujar wave ketus

"selama ini aku ini apa bagi mu?"

"apa maksudmu? kenapa menanyakan hal ini"

"aku hanya merasakan sesuatu yang berbeda belakangan ini" traffic menghela nafas. "aku sudah bicara dengan bantad. aku sadar aku bodoh. tapi melihatmu bantad membuatku cemburu"

wave terdiam. ia terlalu shock dengan kalimat traffic.

"apa kau tidak sadar ? aku mulai berubah iya kan?"

hate or love? [ NanonChimon ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang