Happy reading!
...
Sepulang sekolah..
“Udah ayo pulang, mau nunggu apa lagi?”
Yelo memasang muka melasnya. “Sebentar Cha, gue mau nunggu-”
“Udah dari tadi loh kita nunggu, nunggu siapa si lo?!” seru Icha yang notabenya sahabat Yelo.
“Cowo.”
Icha menatap binar Yelo. “Lah siapa? Kenalin ke gue dong.”
“Eum nanti deh kalo gue udah ketemu sama dia.” Yelo celingak-celinguk mencari seseorang yang ia temui tadi di depan ruang UKS.
“Emang mau ngapain?” tanya Icha heran.
Yelo menampilkan kotak bekal berwarna pink nya dihadapan wajah Icha. “Nih bekal.”
Icha yang melihat itu tiba-tiba tersenyum misterius. “Oh.. eh itu bukannya kak Fariz ya?”
“Hah mana? Mana Cha?” tanya Yelo sembari menengok ke kanan dan kekiri.
“Itu loh yang lagi make helm.” tunjuk Icha pada pemuda yang sedang memakai helm dilapangan parkir.
“Lah iya.”
“Udah sana samperin bekalnya biar gue aja yang kasih, ke siapa?” ujar Icha dan diakhiri pertanyaan. Sedangkan tangannya langsung merebut bekal hello kitty milik Yelo.
“Siswa yang jadi Ketos lo tau kan?” kata Yelo.
Icha mencoba mengingat siswa yang Yelo katakan, bagaimana pun dirinya baru kelas sepuluh jadi belum terlalu mengenal siswa maupun siswi di sekolahnya sendiri.
“Ahaha gue tau si Kak Alfan kan!” serunya sembari tersenyum.
“Lagian ini juga ngapain harus warna pink! Motifnya hello kitty lagi.” protes Icha tidak suka.
Yelo menatap datar Icha. “Biar kelihatan imut! Udah ah gue mau nyamperin kak Fariz, oh ya inget ntar malem jam tujuh harus udah sampai, letak hotelnya udah gue sherlock oke?”
Icha hanya mengangguk singkat. “Sejam berapa?”
“Kayak biasa..” balas Yelo dengan nada yang sedikit dipelankan.
“2 jt?” tanya Icha lagi dengan muka masam.
“Gak, kali ini sedikit banyak.”
Kedua alis Icha terangkat. “Kok bisa?”
“Itu karena pelanggan kita kali ini adalah Ayah nya kak Fariz.” jawab Yelo puas.
“Hah?” mulut Icha terbuka lebar, menunggu Yelo menjelaskan jawaban nya barusan.
“Udah ah kita bahas nanti aja, ntar ada yang denger bye bye Icha.”
Setelah mengatakan itu, Yelo langsung pergi begitu saja meninggalkan Icha yang masih dilanda kebingungan. Akibat ucapan temannya sendiri. Tetapi sedetik kemudian wajah nya berseri seri.
“Kak Fariz, Yelo numpang boleh?” tanya Yelo dengan senyuman manisnya.
Fariz menoleh kebelakang. “Naik!”
Mendapatkan jawaban yang keluar dari mulut Fariz itupun membuat Yelo tersenyum menang. Keduanya meninggalkan bangunan sekolah. Pulang ke rumah, tapi untuk Fariz pemuda itu tidak langsung pulang melainkan ke markas, tempat biasa untuk nongkrong bersama temannya yang lain.
****
Alfan berjalan sendirian, kedua tangannya memegang erat buku paket Fisika. Mulutnya terus menerus mengeluarkan suara yang sedikit membuat telinga berdengung. Kakinya berjalan menuju gerbang sekolah untuk menemui siswi yang sempat ia temui.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi Of Ketos [BL]
Short StoryKisah ini menceritakan seorang siswi SMA bernama Liora Angelica Mahes yang jiwanya tersesat ke tubuh seorang Ketos. Sebelumnya memang Liora mengalami kecelakaan saat mengikuti tawuran sekolah. Tetapi ia tidak menyangka bahwa setelah kejadian itu jiw...
![Transmigrasi Of Ketos [BL]](https://img.wattpad.com/cover/293146517-64-k332797.jpg)