"Jadi gini, lo tau kan waktu itu gue ngajak jalan sama lo, nah pas gue nungguin lo di parkiran sekolah, ada yang nelpon gue, itu si Aneska temen nya si Velma"
Flashback on
"Kak Zio, hiks ke sini kak tolongin kita hiks, kita di keroyok kak sama geng motor hiks trus ini ada Jenaro Jovanka sama Nevan lagi berantem sama anak motor nya kak" Ucap Aneska sembari menangis
"Lo sekarang dimana? " Tanya Zio
"Hiks ini kak di jalan ***** yang deket hutan" Balas Aneska
"Gue sekarang kesana" Ucap Zio langsung mematikan sambungan telpon nya
Sebelum Zio bergegas ke tempat yang Aneska sebutkan tadi, Zio menelpon dulu Azel
Setelah menelpon Azel, Zio langsung menancapkan gas menuju tempat dimana Jovanka Jenaro dan Nevan berkelahi dengan geng motor
"Loh kok gaada siapa siapa?" Tanya nya ketika sudah sampai
Tanpa Zio sadari, Aneska dan Kamala berada di belakang Zio dan membekap mulut Zio dengan sapu tangan yang sebelumnya sudah di beri obat bius
Tidak menunggu lama, Zio langsung pingsan, Aneska dan Kamala langsung menyeret Zio kedalam mobil nya dan langsung bergegas ke apartemen Velma
Setelah membaring kan Zio ke tempat tidur, Aneska langsung menelpon Velma
"Vel" Ucap nya
"Mana Zio? " Tanya Velma pada Aneska dan Kamala
"Aman, itu ada di apartemen lo" Ucap Aneska
"Mantep, gue ke apartemen dulu" Ucap Velma
"Sipp" Balas Aneska dan Kamala
Flashback off
"Dan setelah itu gue ga sadar zel, gue ga tau apa apa, pas gue bangun, gue udah ada di kamar apartemen Velma" Jelas Zio
"Trus ini apa kak? " Tanya Azel sembari menyodorkan ponsel nya
"Loh? Ini ga seperti yang lo kira zel, lo kan udah tau gue waktu itu ga sadar" Ucap Zio kaget setelah melihat foto dirinya dengan Velma yang sedang tidur seranjang
"Kak Velma benci banget sama Azel ya kak? " Ucap Azel
"Udah jangan di pikirin lagi, yang penting lo tau gue cinta banget sama lo, di hati gue cuma ada nama lo" Ucap Zio sambil menggenggam tangan Azel
"Sekarang lo jelasin kenapa lo bisa gini" Sambung Zio
"Eum pas Azel lagi jalan di Koridor sekolah, ada yang bekap Azel, trus bawa Azel ke toilet, trus Azel kaget, yang bekap Azel ternyata kak Velma" Ucap Azel
"Terus hiks Azel ga kuat buat nyeritain nya kak hiks Azel terlalu takut sama kejadian itu" Ucap Azel menangis
"Hey hey udah ga usah di jelasin lagi" Ucap Zio sambil memeluk Azel
"Buat kedepannya, lo harus hati hati sama Velma, dan lo jangan terlalu baik sama semua orang, kadang, seseorang yang deket banget sama kita, itu musuh kita dalam selimut, percaya sama orang seperlunya aja okey? " Ucap Zio panjang lebar
"Siap bos" Ucap Azel menirukan suara Nevan
"Hahaha lucu banget si lo"Ucap Zio sembari mencubit pipi Azel
" Ish sakit kak" Ucap Azel cemberut sambil memegangi pipinya yang sakit
"Lo tau ga, salah satu mimpi yang ingin gue wujudin tu, sebelum gue di panggil tuhan nanti, gue pengen banget jadi suami lo dulu trus jadi ayah yang baik buat anak anak kita" Ucap Zio sambil tersenyum
"Ish kakak jangan bicara gitu, kakak buat Azel takut, kakak gabakal kemana mana kan? Kakak bakal sama Azel terus kan? " Tanya nya berturut turut
"Iya gue bakal sama lo terus, tapi gue ga janji, umur gaada yang tau" Ucap Zio
"Hiks kakak bicaranya jangan gitu hiks, Azel ga mau kak Al kemana mana, Azel udah nyaman sama kakak hiks, jangan tinggalin Azel hiks" Ucap Azel menangis
Zio terkejut mendengar tangisan Azel, lantas Zio langsung memeluk Azel dengan erat
"Hey jangan nangis dong, gue ga bakal ninggalin lo" Ucap Zio
"Janji? " Tanya Azel sembari mengacungkan jari kelingking nya
"Janji" Balas Zio sambil mengaitkan jari kelingking nya
"Sorry gue ga bisa janji" Ucap Zio di dalam hati
"Udah, sekarang lo tidur, istirahat" Ucap Zio
"Siap bos, tapi kak Al tetep disini kan? " Tanya Azel
"Iya gue ga bakal kemana mana" Balas Zio
Azel langsung merebahkan dirinya bersiap untuk tidur
"Selamat tidur princess nya Zio" Ucap Zio sembari mengelus ngelus kepala Azel
VOTE YA VOTE
KOMEN JUGA
SEE YOU AND THANKS
KAMU SEDANG MEMBACA
ALDERALD
Teen FictionAlderald, seorang lelaki berperawakan tinggi, mata nya yang tajam, ketua geng, dia menyukai seorang perempuan, yang mengingatkan nya pada sosok perempuan di masa lalunya
