Pagi ini Emma sudah bersiap untuk pergi ke desa untuk mencari Tika dan anak nya
Sesampainya di desa Emma bertanya pada warga, dia tak tau di mana Tika tinggal
Saat dia ingin bertanya , dia bingung melihat warga yang yang berlarian
Emma pun bertanya pada salah satu warga yang berlari
Emma: ada apa ini pak?
....itu buk rumah buk Tika kebakaran
Emma; apa , jangan" itu rumah Tika,
Emma yang panik pun ikut berlari dan menghampiri rumah itu, terlihat di sana rumah itu sudah di lahap api
Ada seorang gadis yang menangis dan meronta" di sana, Emma yakin jika itu adalah anak Arga dan Delicia karena wajahnya sangat mirip dengan Delicia
Gadis itu menangis menatap rumah yang terbakar itu, dua orang memegangi dia, tapi akhirnya dia jatuh pingsan
Gadis itu di bawa ke puskesmas, sementara ibunya dinyatakan meninggal karena mengalami luka bakar yang sangat serius
Emma ada di puskesmas dia menemani anak itu, dia tau saat ini anak itu sangat terpuruk
Emma : pak tolong urus semua pemakaman buk Tika, ini uang untuk mengurus nya, sandrinna akan saya urus di sini
....baik buk , terimakasih buk
Emma memandangi gadis itu, gadis yang merupakan ponakan nya, yang sudah diatukar kehidupan nya dengan Zaza
Emma menangis melihat nya, dia tau bagaimana menderita nya sandrinna saat hidup dalam kesederhanaan ini
Tapi dia tak boleh lemah, sandrinna akan bahagia dengan nya, kini Emma lah ibunya , dan selama nya akan begitu
Dia tidak akan membiarkan rahasia ini terbongkar, sampai kapanpun
Perlahan gadis itu sudah membuka matanya, dia melihat sekeliling nya ada Emma di sana
Sandrina: aku di mana?
Emma; kamu sudah bangun nak,
Sandrina; siapa kamu, di mana ibu, ibu baik baik aja kan, ibu di mana
Emma; ibu kamu sudah meninggal nak, dia tewas dalam kebakaran itu
Sandrina; enggak, enggak kamu bohong, ibu gak mungkin ninggalin aku
Emma; ini kenyataan nya sayang, kamu yang kuat yah
Sandrina; enggak, kamu bohong, aku harus temuin ibu, dia pasti ada di rumah
