Siang ini di rumah Emma
Emma: mama sudah urus semua nya sayang, besok kita akan berangkat ke Inggris
Sandrina; maa bisakah kita ke desa untuk terakhir kalinya, aku ingin menemui ibuk dan berpamitan padanya
Emma; baiklah sayang kita akan berangkat sekarang
Sandrina pun pergi dengan Emma ke desa dia akan menemui makam ibunya
Sesampainya di desa sandrinna Langsung menuju makam Tika
Di makam itu sandrinna berpamitan padanya
Sandrina; ibu....20 tahun kita bersama, selalu bersama dan sekarang kita sudah berpisah, tapi ibu tenang yah aku akan bahagia dengan mama Emma, dia teman ibu kan, dia orang yang baik, aku akann kuliah buk, mama Emma sangat baik, ibu pasti bahagia kan liat aku sekarang
Aku janji suatu saat nanti di saat aku sudah sukses aku akan pulang dan menemui ibu lagi, aku sayang banget sama ibu
Sampaikan salam aku untuk ayah yah Bu di sana, aku sayang kalian
Setelah itu sandrinna dan Emma Kembali ke Jakarta karena mereka akan berangkat ke Inggris besok
Di perjalanan pulang Sandrinna hanya menatap jam tangan pemberian Rey dia sangat merindukan laki laki itu, entah kapan dia akan bisa bertemu lagi, karena hp nya juga sudah tidak ada sudah terbakar
Untung saja saat dia mengajar dia membawa jam tangan itu hingga saat kejadian kebakaran masih ada yang tersisa sebagai kenangan untuknya
Emma; apa kamu tidak senang sayang?
Sandrina; hmm tidak maa aku sangat bahagia
Emma; tenang lah nak, mama akan membahagiakan kamu(batinnya)
Sedikit cerita tentang masalalu Emma dan Arga
Di sebuah rumah
Delicia; mas udahlah kita harus ke Surabaya sekarang, gak ada waktu untuk ngurus mas Haris
Arga; sayang Haris butuh kita , kita harus ke sana yah
Delicia; gak bisa mas, kita harus pergi ke Surabaya untuk pertunangan kita
Pilihan yang sangat sulit oleh Arga, tapi dia tak bisa menyanggah karena hari itu bertepatan dengan pertunangan nya
