Ting
Sebuah notifikasi masuk yang membuat Ranti mengecek ponselnya.
[08523*******]
Selamat!
Pahami kode yang kami kirim. setelahnya jangan membocorkan hal ini!Sebuah notif itu membuat Ranti sedikit berfikir lebih keras guna untuk memecahkan suatu kode yang dikirim oleh orang yang tidak dikenalnya.
Ranti mencoba memecahkan kode yang dimaksud oleh sang pengirim pesan itu.
Sedangkan di sisi lain, bukan hanya Ranti yang mendapatkan pesan itu, melainkan banyak ruang yang menerima pesan yang sama.
Ting.
Sebuah pesan baru muncul kembali dan dikirim oleh nomor yang sama pula.
Hutan adalah tempat yang jauh dari kerumunan, seperti hewan malam yang bersembunyi dari pemangsa. Tempat buruk bukan dinilai dari luar, masuklah dan lihat dunia baru akan muncul didepan matamu.
Ranti membaca isi pesan itu kemudian berpikir sejenak hingga sebuah pemikiran terlintas yang membuatnya menjadi tersenyum. Sebuah markas di tengah hutan! Pikir Ranti yang kemudian bangkit dan bergegas.
Satu tempat dipikiran Ranti, hutan yang menjadi kawasan terlarang karna rumor banyaknya penjahat serta hewan buas di daerah itu.
2 jam perjalanan
Ranti sampai di sebuah hutan, tepatnya ia sedang berada di tengah hutan dengan bangunan tua didepannya.
Ting!
Masuk! Seperti penjahat tanpa meninggalkan jejak dan keberadaannya.
Ranti tanpa berpikir keras dirinya tahu bahwa ia harus masuk tanpa suara dan menimbulkan kecurigaan layaknya seorang pencuri yang sedang beraksi.
Ranti memasuki bangunan tua itu kemudian dirinya melihat ada tanda panah merah menuju sebuah pintu.
Klek!
Ranti membuka pintu itu dan terlhat area luas dan ada banyak orang? Ranti bingung karna banyak remaja sepertinya yang sedang berbaris mengikuti instruksi orang yang berbaju hitam di depan mereka.
Ranti berjalan mendekat dengan waspada, dirinya berjalan tanpa menimbulkan suara hingga ia terperanjat ketika sebuah tepukan tangan terasa di bahunya.
"Silahkan bergabung dengan mereka," ucap seorang wanita yang berada di belakang Ranti.
Ranti mengangguk tanpa menolehkan kepalanya serta tanpa melihat orang itu terlebih dahulu.
Ranti berjalan mendekat ke arah barisan hingga orang yang memberi instruksi menyadari keberadaan Ranti.
"Silahkan bergabung dengan mereka!" Instruksi orang itu.
Semuanya menoleh ke arah Ranti, berbagai tatapan kini terarah kepadanya.
"Baik, untuk sekarang kalian hanya perlu persiapkan diri kalian, 1 jam kedepannya kalian harus berada di tempat yang telah saya beritahukan kepada kalian," ucap orang itu kemudian pergi meninggalkan semua orang yang kini bubar pergi ke berbagai spot tempat yang berbeda-beda.
Ranti hanya berdiri sambil mengamati orang-orang yang kebanyakan berwajah datar.
"Hai!" Sapa seorang gadis dengan rambut pirang kuning remix emas.
"Iya." Singkat Ranti karna memang dirinya tak tau bagaimana cara bergaul dengan baik.
"Nama gue Jessy," ucap gadis itu mengulurkan tangannya.
"Gue Ranti. Btw ini tempat apa?" Tanya Ranti.
"Gue juga gak tau, tiba-tiba di arahin ke sini."
"Di arahin? Dapat clue juga dari SMS?"
"Clue? Gue cuman dapet pesan dan isi pesannya nyuruh gue buat ke sini." Jelas Jessy.
"Kok gue isinya clue yah?" Bingung Ranti.
"Gak tau, ntar Lo tanya aja."
"Ya udah deh."
Dor!
Suara tembakan membuat semuanya menunduk kecuali Ranti yang berputar menatap sekeliling dengan mata tajam. Suatu pergerakan kecil dibalik semak-semak membuat Ranti waspada dan pergerakan kecil itu tertangkap dengan jelas oleh mata tajam milik Ranti.
Belati kecil di keluarkan Ranti dari balik bajunya, kemudian melempar ke arah semak-semak itu.
Asshh!
Suara desis itu terdengar di telinga Ranti dan beberapa orang disana.
Ranti dengan gerakan cepat maju ke arah semak-semak kemudian melihat seseorang yang lemah tak berdaya dikarenakan belati milik Ranti memilih ujung yang bukan hanya tajam tapi juga beracun yang berguna untuk melumpuhkan organ tubuh orang yang terkena.
"Lo siapa!?" Ujar Ranti menatap orang didepannya itu.
Belum orang itu membuka mulutnya tiba-tiba suara tepuk tangan terdengar.
Prok prok prok
[Prok prok prok yah! Bukan plok plok plok :v berjanda :)]
Ranti serta orang yang berada di tempat itu heran dengan suara tepuk tangan itu.
"Calon pemimpin yang hebat." Perkataan itu semakin membuat semuanya bingung.
WELCOME TO
AGENT SPECIAL SCHOOLSemua yang mendengar itu menjadi heran sendiri.
"Maksudnya?" Tanya Ranti berani.
"Kalian berada di sini adalah suatu hal yang memang di takdir kan untuk menjadi seorang agen." Orang itu berkata kemudian menatap Ranti.
"Calon pemimpin dengan sebuah pengujian khusus dan itu adalah kamu." Tunjuk orang itu sedangkan yang lain menatap Ranti dengan berbagai tatapan.
"Apa maksud dari semua ini?"
.
.
.
Baru up lagi :)
Sorry yah, gue lagi sibuk sama hal² dengan kelulusan dll.
Kedepannya gak janji bakal up cepat
Vote and komen yah!

KAMU SEDANG MEMBACA
K'Q Mafia World
Teen FictionSQUEL SECRET OF MAFIA GIRL Kisah dengan teka-teki sang Mafia. "mengusik berarti mati!" sadis? tentu! psycho? tentu! berdarah dingin? Tentu! Bad? Tentu! Dafa, seorang anak yang di besarkan oleh seorang gadis bernama Clarissa Wozniacki. Rela menang...