°~5~°

130 16 0
                                        

Komizu Pov.

"Eum, sudah. Ini tolong antarkan kepadanya Hiro" ujarku lalu memberikan surat tersebut kepada Hiro yang sejak tadi menungguku menyelesaikan surat yang kutulis sendiri untuk Rengoku.

"baik, mungkin saja dia sedang menjalankan misi. Jadi mungkin aku harus mencarinya lagi. Merepotkan" imbuh Hiro dengan kesal.

Akupun yang mendengarkan keluhannya menatapnya dengan tatapan yang lebih kesal "kalau begitu kau disini saja, biar aku yang yang mengantarkan untuknya" ujarku lalu kembali menarik surat itu.

Hiro langsung membulatkan matanya, iapun bangkit dan menggigit cepat surat itu dan merampasnya dari tanganku "aku pergi" ujarnya kemudian berlari dan hilang dibalik kobaran apinya.

Aku menatap kepergiannya dengan kesal "nanti aku seperti itu baru dia mau mengerjakannya" cibirku sambil menatap kepergiannya dengan sinis.

Hari ini suasananya begitu bagus untuk berjalan-jalan, sepertinya berjalan-jalan sebentar tak masalah.

Hari ini cuacanya begitu bagus hanya untuk sekedar jalan-jalan dan berkeliling sebentar, itu tak menjadi masalah bukan?

"Bisakah seseorang di luar menyiapkan pakaianku?" Tanyaku kepada seorang kakushi yang tengah berdiri di balik Shoji kamar.

"Hai kami akan menyiapkannya" jawabnya dan tak berselang lama shojipun terbuka.

"Hikaru-sama pakaian anda sudah siap"

"Hai" merekapun masuk kedalam kamarku dan mulai memakaikanku pakaian satu persatu.

Mereka telah menyiapkanku kimono putih yang begitu indah. Tangan lembut mereka menyisir rambut orange kemerahanku dengan begitu lembut dan juga memasangkan hiasan rambutku dengan baik. Mereka adalah yang terbaik!

Baiklah, waktunya kita pergi!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Baiklah, waktunya kita pergi!

Akupun segera menghilang dibalik api milikku.

Kakikupun membawaku kesebuah hamparan rerumputan yang begitu besar, dan jangan lupakan sekitaranku dipenuhi oleh pohon-pohon buah persik yang memiliki buah pink merona!

Ntah dimana aku sekarang, hamparan rerumputan yang begitu luas dengan pohon-pohon di sekitarku yang mengeluarkan bau manis dengan buah-buah berwarna pink merona. Persik!

Kebun persik? Ahh! inikan kediaman-

"Hikaru-sama?!" Aku berbalik untuk melihat siapa yang tengah berteriak sembari membawa namaku didalamnya.

Aku meliahat wajah tua itu "Ah! Kuwajima-kun, apa kabar?" Tanyaku sembari menghampirinya.

Kuwajima Jigoro seorang mantal pilar guntur atau halilintar yang telah mengabadikan dirinya kepada tim pasukan pemburu iblis selama beberapa lama pada masanya.

Two Sun's [Rengoku x Oc]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang