first kiss

501 4 0
                                        

Setelah beberapa hari akhirnya mereka menikah jarak antara lamaran dan pernikahan mereka tidak jauh dikarenakan Revine dan Varel masih kuliah. Sekitar jam 8 malam setelah pernikahan mereka pamit pulang ke rumah sang suami masing masing.

"Kalau gitu saya ijin membawa Revine ke rumah ya, yah Bu", ucap Vano kepada orang tua Revine

"Saya juga ijin membawa Reina juga, takutnya kelelahan", sambung Varel

"Kami juga pamit dulu pak Bu", ucap ibu dari Varel

"Saya juga pamit soalnya rumah saya jauh", ucap ayah dari Vano karena Vano yang sudah memiliki rumah sendiri.

"Iyah pak Bu kami juga pamit juga, kalian hati hati juga di jalan, nak Varel hati hati bawa kendaraannya yah", ucap ayah Revine kepada varel
"Iyah pak", jawab varel

Setelah mereka berpamitan mereka semua pulang ke rumah masing masing.

[Dirumah Varel dan Reina]

"Kamu tunggu sebentar disini aku siapin air hangat buat mandi", ucap Varel kepada Reina yang sudah berada di kamar Varel

"Iyah, kak eh mas", ucap Reina yang belum terbiasa

Lalu Varel melenggang pergi ke kamar mandi untuk mengisi bathub dengan air hangat. Setelah air sudah setengah penuh Varel berjalan keluar untuk memanggil Reina.

"Mas, tolongin aku ngga bisa buka resleting nya", ucap Reina yang sudah melepas aksesoris di tubuhnya dan rambutnya itu namun kesusahan melepas gaunnya karena tangannya tak sampai.

"Ya ampun Rein, sini sini mas bantuin", ucap Varel yang menarik resletingnya hingga kebuka namun gaunnya masih di pegang oleh Reina agar tidak terjatuh kan malu.

"Udah, lepasin aja Rein, kamu lupa aku udah lihat semuanya lo sampai kamu hamil lagi", ucap Varel terkekeh

"Hist Iyah Iyah, mas putar balik dulu", ucap Reina yang sudah bersemu merah karena malu

"Ck udah lepasin aja, atau ....", Ucap Varel mendekat ke reina lalu mendekatkan wajahnya tepat disamping telinga Reina.

"..aku akan lakuin yang seharusnya di lakuin di malam pertama", ucap Varel

"Masssss!!!", Ucap Reina lalu mendorong Varel, dan yah gaunnya langsung melorot.

"Hah", ucap Reina terbelalak lalu buru buru berjongkok untuk mengambil gaunnya tetapi kalah cepat dengan Varel yang menahan pundak Reina

"Heh!, Jangan jongkok nanti baby-nya penyet reinaaa", ucap Varel kepada Reina

"Udah ngga usah malu, sini mas gendong ke kamar mandi", ucap Varel yang mau menggendong Reina

"Tapi aku belum bersihin make up mas, mas juga", ucap Reina yang masih wajahnya merah merona karena menahan malu karena dirinya hanya memakai miniset dan Shorts

"Ngga nanti airnya keburu dingin Rein", ucap Varel

"Ist nanti dulu, ambilin tas aku yg kecil di koper", ucap Reina

"Iyah yang", ucap pasrah Varel

"Nihh", ucap Varel menyerahkan tas Reina

"Sini duduk dulu", ucap Reina menepuk pinggiran kasur menyuruh Reina duduk di sampingnya. Reina mengambil kapas yang sudah basah karena pembersih make up.

"Mas lihat sini", ucap Reina kepada Varel

"Mas, terimakasih yah udah nikahin aku", ucap Reina sambil membersihkan wajah Varel.

"Terimakasih juga telah memberikan baby, maaf juga karena udah ngelakuin hal itu ke kamu secara paksa waktu itu", ucap Varel yang menatap lekat mata Reina yang sibuk membersihkan wajahnya

Blue for love [Revisi]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang