bertemu

51 6 1
                                        

Di keesokan harinya, mereka semua sudah siap dengan semua perlengkapan untuk keluar dari sekolah.

"Oke jadi kita ke rumah Yeji pake bus sekolah, tapi kita harus bagi jadi 2 kelompok. Nanti Gue, Haechan, Somi sama Hyunjin ke ruang guru buat nyari kuncinya siapa tau ada disana. Dan sisanya kalian langsung ke parkiran buat cek juga ada kuncinya apa enggak, kalo kalian nemu kuncinya disana, langsung telpon Somi. Dan kalian jangan nunggu di luar, tunggu di dalem dan nunduk sampe kita dateng oke?" jelas Chaeyeon.

Semuanya mengangguk setuju, sedari tadi mereka juga sudah siap dengan diri mereka masing-masing. Mereka membawa sapu, pecahan kaca, dan buku untuk menutup tangan mereka nanti.

"Oke sip, kita keluar satu-satu."

Kelompok pertama yang keluar, kelompok yang bertugas ke ruang guru, Chaeyoung menunggu di pintu untuk mengecek apakah mereka sudah masuk kesana atau belum supaya mereka bisa segera ke parkiran.

Dilihatnya Chaeyeon yang sudah masuk di susul Haechan, Somi dan Hyunjin di belakangnya. Akhirnya kelompok kedua mulai bergerak, mereka berlari kecil untuk menghindari suara. Mata Yeji melihat ke sekeliling dan ia tidak menemukan satu pun zombie, baik di kelas ataupun di luar.

"Perasaan gue ga enak..." batin Yeji.

Setelah mereka sampai di parkiran, mereka dengan cepat masuk ke dalam bis yang tidak di tutup itu. Banyak bercak darah yang berceceran di lantai bis, Chaeyoung dengan sigap segera menutup semua pintu bis.

Yeji, Eric, dan Chenle menjaga di pintu sedangkan Chaeyoung sibuk mencari kuncinya.

-----

"LARI CEPET LARI!!!"

Somi mengernyitkan dahinya ketika mendengar suara teriakan itu, ia merasa tidak asing dengan suara itu.

"Kayak suaranya Shasa." gumam Somi yang di dengar Haechan.

"Shasa? Shuhua?" tanyanya

"Iya, kayaknya dia selamat deh. Barusan gue denger teriakannya, lo denger gak?"

Haechan menggeleng, "Engga, daritadi ga ada suara Som."

Somi cengo, sumpah dia denger suara teriakan Shuhua yang melengking banget masa Haechan ga denger sih.

"Demi apa? Sumpah dah ada suaranya tadi, kenceng banget Chan."

"Engga ada Som, tanya Chaeyeon sama Hyunjin dah. Oy, lu pada denger suara teriakan kagak?"

Mereka berdua menggeleng.

"Tuh kan, lo kayaknya kecapekan kali Som makanya denger suara aneh-aneh. Abis ini lo tidur aja di bis." saran Haechan, Somi hanya mengangguk mengerti.

"Kayaknya gue halu."

Akhirnya mereka kembali mencari di semua loker, dan loker terakhir mereka menemukan kunci bertuliskan Bus SMK Neo Jaya.

Chaeyeon dengan segera mengambilnya dan langsung mengajak semua temannya untuk pergi dari sana. Saat keluar mereka mendengar suara teriakan yang sangat kencang.

"JAEMIN?!" seru Haechan ketika melihat Jaemin yang sedang berlari dari kejaran zombie di belakangnya.

Hyunjin mengambil beberapa batu yang ada di taman dekat ruang guru untuk melempari zombi itu, begitu pula dengan Somi dan Chaeyeon.

"HAECHAN!!!"

Jaemin tersenyum ketika melihat sahabatnya masih hidup disana. Ia semakin bersemangat dan menambah kecepatan berlarinya.

Bukan hanya Jaemin, Shuhua dan Hitomi yang melihat Somi masih hidup pun tak kalah senang. Mereka berdua berada di belakang Jaemin dan Minju, dan zombie berada tepat di belakang Shuhua dan Hitomi.

Zombie prediction Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang