Bab 11 (B)

993 120 37
                                        


Happy reading....

Mood Amelia saat sedang naik turun,ia gampang sekali sensitif,mungkin efek dari kehamilan nya itu yang membuat amelia gampang naik darah
Di tambah sore ini ia sangat kesal karna Bian terlat untuk menjemput nya di kantor,omelan,tampolan,cubitan bian dapatkan.

"mel sorry aku terlat"

"habis ngapain kamu sampai terlat"

" ya ampun mel, tadi aku sibuk"

"emang kamu aja yg sibuk krja"
"aku jg sibuk bi ! "

"aku kan udah minta maaf mel"

"bodo amat"

Amelia berjalan keluar dari ruang kerjanya,bian pun mengekor di belakang amelia,mereka berjalan menuju parkiran mobil.

Sampai di dalam mobil amelia masih memasang wajah cemberut,bian mencoba membujuk,merayu tetap saja gagal,ia frustasi.Namun bian harus extra sabar menghadapi istri nya yang seperti singa..

Namun bukan bian namanya kalo menyerah begitu saja! Bian pun mulai menggoda amelia..

"cewek" goda bian mengedipkan mata

"kalo nyetir lihat kedepan,"
"lama-lama aku congkel mata kamu"

"galak amat sih neng! Abang jd takut"
"tidur dirumah"

"tidur aja di kantor polisi kalo pengen
aman" pekik amelia.

"mel"

"auw ah gelap"

"gak bakal gelap mel! Kan aku bintang
Hidupmu"

"gombal"

"gapp kali gombal sama istri sendiri"
"dari pada gombal sama cewek-cwek"

"oh! Mau gatel sama cewek di luar
sana! Udah bosen hidup"

"eeh ..bacanda mel"
Mel kamu itu kek martabak,spesial
terus di hati aku"

Amelia hanya diam,gimana tidak tidak,Sebenarnya dalam hatinya banyak kupu-kupu beterbangan,ingin rasanya ia tersenyum namun ia gengsi karna ia sedang marah sama bian..Amelia hanya diam untuk menutupi senyum yang ia sembunyikan.

Tak terasa mobil bian sudah masuk area perumahan,ia melirik minggir jalan ,melihat ada penjual cilok.bian pun menghentikan mobil nya karna ia ingin membeli cilok..

"ko berhenti"

"beli cilok mel"

Bian pun turun dari mobil nya, sedangkan Amelia memilih menunggu di dalam mobil,duduk bersandar.

Bian membeli beberapa bungkus cilok agar bisa ia bagi-bagi untuk orang-orang dirumah, saat akan masuk mobil ia melihat penjual mangga muda, Bian pun membeli nya untuk ia cocol sama garam pasti enak.

Sudah beres beli cilok sama mangga,Bian pun lamgsung naik ke mobil nya.

"katanya beli cilok,ini napa ada
mangga muda,Nanti kamu sakit perut.

"mel gapp lagian mangga muda,dari
pada aku ngidam bini muda"

"biannnnn" amel melotot

"hehe..piss becanda mel"

"dasar buaya!"

"aku buaya km pawangnya"

Mobil bian masuk halaman rumah,di depan pintu excel sudah menyambut mom,dady nya pulang kerja.excel loncat-loncat dan berlari menghampiri amelia yang baru turun dari mobil...

My DAD (21+)EndCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang