Eps. 12 Maaf

90 17 2
                                        

Rany Pov

Disini aku duduk sambil memegang alat musik petik di hadapan semua pasang mata yang menantikan penampilanku, aku gugup takut rencana yang ku buat gagal. Sampai akhirnya aku menghela nafas dan memulai penampilan ku.

Dimana bisa aku temukan
Kenyamanan rindu engkau beri
Andai kan kau tau disini ku rindu
Akan semua kenangan kita

Kuharap disana kau bahagia
Ku harap kamu tak lupakan ku
Andaikan ku bisa mengulang kembali
Masa indah bersamamu

Aku merindukanmu masih merindukanmu
Meski kini tlah jauh hatiku tetap untukmu
Aku rindu perhatianmu ketulusan dalam hatimu
Meski jarak memisahkan hatiku tetap untukmu

Kuharap disana kau bahagia
Ku harap kamu tak lupakan ku
Andaikan ku bisa mengulang kembali
Masa indah bersamamu

Aku merindukanmu
Masih merindukanmu
Meski kini tlah jauh
Hatiku tetap untukmu

Aku rindu perhatianmu
Ketulusan dalam hatimu
Meski jarak memisahkan
Hatiku tetap untukmu

Hai aku rindu..rindu saat kita bersama tidak seperti sekarang kamu cukein aku cuma mau bilang maafin aku ya karena udah bohong sama kamu soal itu. Aku terlalu takut buat ungkapin..aku yang ngga sengaja memberi tahu fakta aja kamu udah nyuekin gimana kalau aku jujur.

Beberapa hari ini kita makin jauh ya, tidak saling komunikasi padahal tiap hari ketemu bahkan aku tadi melihat mu tampil dengan memukau. Namun ku rasa kita jauh, jauh banget. Maaf in aku ya... Jangan cuekin aku jangan jauhin aku, aku ngga bisa jauh dari kamu, jangan kayak gini.

Tangis ku pun pecah saat aku mengutarakan permohonan maaf tanpa ku sadari ternyata semua pasang mata yang menyaksikan ku juga ikut menangis pilu.

" Parah lu bikin anak orang nangis " ucap Fiki yang sedang menonton penampilan tersebut di tempat duduk penonton sambil menyenggol lengan ku

" Berisik " dinginku, lalu tiba-tiba...

Sedih tu kas boleh sayang
Masa ko diam tra mau bicara
Sa salah apa sampe ko cuek terlalu lama
Sa masih butuh ko perhatian

Jang cuek begitu boh kemari polo sa kah adoh
Su stegah mati bujuk ko tolong kasih perhatian
Ko badiam diam terlalu lama ko simpan-simpan

Jang begitu kalo sa salah kas tau
Ko su tau tapi ko mo diam bicara ke sa kalo ko tu sayang
Tiap dengan jam perhatian kelam serasa cinta di laut yang dalam

Dan ko kapan kah adoh
Semua yang sa bilang ko harus ruba ko pu kelakuan

Jang cuek begitu
Sayang sa masih butuh perhatian dan rindu
Kenapa ko bagian tutup ko pu hati tu kas tau
Kalo sa ada salah smpe ko maraju
Kenapa ko kas sa ni yang model begini

Trapapa tapi sa pu butuh ko temani
Sa mohon ko hargai sa perasaan
Karna lama lama juga bisa bosan

Nyanyi Gilang yang hadir di atas panggung ya ini memang rencana Rany yang udah ia beri tahu Gilang dan Gilang juga ingin membantu walaupun ia tidak tau apa alasan adek nya itu cuek.

Di sisi lain tepatnya di bangku penonton ada sepasang mata yang menatap haru dan sesak, dia nyesel udah nyuekin dan bikin orang yang ia cintai menjadi seperti ini.

Aku Kamu Kita // UN1TY ( End ) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang