Sepuluh

49 10 4
                                    

"Your woman is so bad, has secrets that even this crazy man doesn't know. your uncle did, which even made him two in stature at a young age"bisikannya membuat tangan arel terkepal kuat.

==========

Fahra baru selesai membersihkan rumah Gurunya, yaitu Hajjah Aul yang merupakan adik ipar dari ustadzah Ami.

Silsilah Keluarga Besar Pesantren Hadratul Ma'wa Aljannah.

K.H Sidiq (Abah/Pemilik Pesantren Utama. Istri beliau telah wafat 3 tahun lalu)
°Anak
-Ustadzah Amira Azzahwa sidiq  (menikah dengan Akang Ahmad Ibrahim,anak 3 semuanya dipesantrenkan)
-Akang Farhan As-sidiq (anak kedua, memiliki 2 anak dan merupakan pemegang pesantren setelah abah)
-Aang Alwi As-sidiq (tengah belajar di mesir dan masih lajang)

Dan Hajjah aul adalah istri dari Akang Farhan, anak kedua dari Abah.

Fahra menghela nafas lega karna tugasnya telah selesai, dan bersiap untuk berpamitan pada Hajjah Aul.

Hajjah Aul tersenyum ramah, menyambut fahra yang menyalimi tangannya.

"Makasih banyak ya teh fahra.."ucap hajjah ramah

Fahra membalas senyumannya dan berpamitan pulang.

Sebelum itu suara gemuruh teriakan para santriyat yang heboh membuat fahra mengerut bingung.

Suara teriakan itu tidak jelas, dengan penasaran fahra segera menarik pintu rumah hajjah .

Namun pas passan seorang lelaki juga mendorong pintu rumah hajjah hingga hampir terjengkang ke depan mengenai fahra

Keduanya berjengkit kaget,  berkontak mata selama beberapa detik.

hingga keduanya tersadar.

Fahra membungkukan badannya setengah malu, begitupun syauqi yang senyum mengeraskan rahangnya malu setengah mati alias senyum tertahan.

Santriyat yang tengah melewati rumah hajjah seketika membekap mulutnya sendiri tat kala melihat adegan tersebut.

"Ya Allah! Kang Syauqi lagi sama Siapa ituuuu! Itu CEWE loh yang di depannya! WAHH BERANI BANGET TU CEWE! Siapa sih..pasti santriyat sini kan?!" Histerisnya sendiri, entah kenapa.

kepo setengah julid.

Namun sayang sekali wajah wanita itu terhalangi badan syauqi yang besar.

wanita itu menoleh dan mendongak ke wilayah asrama putri yang ternyata dari lantai satu sampai lantai dua dipenuhi dengan santriat yang ingin melihat aura kegantengan seorang syauqi.








" m-maaf kang " ucap fahra gugup, sampai jantung berdetak 2 kali lebih cepat.

syauqi hanya tersenyum melihat fahra yang masih menundukan kepalanya.

hingga hajjah aul datang, syauqi segera menyaliminya.

"ehh a syauqi"sapa hajjah aul ramah

Mas Santri PilihanTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang