Perselisihan

577 66 9
                                        

Malam harinya, selesai Anneth mengajar dia langsung menelfon Betrand namun tidak di angkat olehnya, Anneth merasa makin sedih dan bingung harus melakukan apa.

"Apa dia marah ya sama gue? Tapi dari kemarin pun dia ga pernah segitunya sama gue, sampe ga angkat telpon gue masa sih?"

"Atau dia mulai menjauh dari gue?"

"Betrand, aku kangen sama kamu, aku sayang sama kamu, aku minta maaf selama ini aku terkesan cuek dan ga ada waktu untuk kamu" Anneth tidak kuat lagi menahan air matanya, dia menangis sesegukan  sambil memandang fotonya bersama Betrand, lalu memeluk foto itu.

Dilain sisi, Betrand yang tadi sedang makan dan berbincang bersama keluarganya, lalu pergi ke kamarnya dan bersiap untuk tidur. Betrand mengecek ponselnya yang terletak di atas kasurnya dan melihat beberapa miscall dari Anneth.

"Anneth. Kenapa dia malem² gini telfon ya? Gue tlfn balik deh"

"Ga di angkat (melihat ke arah jam) udah tidur kali ya dia, dia kan juga abis ngajarin si Mark pasti capek. Besok aja deh gue temuin dia"

Betrand pun berbaring di kasurnya, tak lama ponselnya berdering, Betrand menyangka jika yang menelfonnya Anneth, tapi ternyata

"Halo kenapa Ray?"

"Lo belum tidur?"

"Tadinya sih gue udah beraiap buat tidur, cuma tiba² hp gue bunyi jadi gue harus bangun dan angkat telponnya" Jawab Betrand

"Yah. Sorry ya gue ganggu lo bgt pasti"

"Iya gpp. Terus lo ada apa nelpon malem² gini Ray?"

"Ehmmm ga usah deh Bet, besok aja gue ngomong langsung ke lo ya"

"Mau ngomong apa sih emang?"

"Ga kok cuma minta pendapat lo soal sesuatu tapi besok aja deh, lo kan besok juga harus bangun pagi buat sekolah"

"Oh oke deh. Yaudah gue tutup ya telponnya. Bye"

Betrand mematikan ponselnya lalu tidur.

****
Besok paginya, Betrand sengaja menunggu Anneth di depan kelasnya, dia tidak ongin seperti kemarin yang tidak sempat bertemu dengan Anneth.

Anneth dan Elina berjalan menuju kelas, Anneth masih terlihat murung karna kejadian semalam. Meski semalam Betrand kembali menghubunginya, tapi nyatanya Anneth belum siap berbicara padanya.

"Neth" Elina menyenggol lengan Anneth

"Kenapa sih El? Mau ke kantin dulu?"

Elina memberikan isyarat dengan kepalanya yang menunjuk ke arah depan atau kearah kelasnya. Anneth mengikuti arahan Elina dan kaget saat melihat Betrand yang sedang berdiri depan kelasnya.

"Betrand ngapain disitu?"

"Konser Neth" Jawab Elina kesal

"Ya menurut lo aja Neth, dia berdiri di depan kelas yang bukan kelasnya. Udah pasti dia nungguin seseorang yang kelasnya disana. Dan gue ga perlu kasih detailnya kan dia nungguin siapa"

"Gue belum siap ngomong sama dia Neth"

"Neth gue bener² udah ga tahan ya. Gue kesel bgt sama tingkah lo yang kaya gini. Lo tuh bocah bgt tau ga. Lo yang bermasalah, lo yang menghindar, tapi lo juga ga mau ngelepas dia. Lo egois Neth. Terserah lo deh maunya gimana. Sampe selamanya aja lo ga usah temuin dia" Ucap Elina, lalu pergi meninggalkan Anneth sendirian

Elina menghampiri Betrand dan sengaja berdiri di depannya agar Betrand tidak melihat keberadaan Anneth

"Lo ngapain disini? Mau pindah kelas?"

Love At First SightCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang