Happy reading 🐣
.....
Hari telah berlalu, arsen dan angga juga sudah semakin dekat.kejadian beberapa hari yang lalu saat angga membobol arsen juga tidak menjadikan mereka menjauh.
Seperti sekarang mereka tidak segan lagi menampakkan keintiman satu sama lain.hal tersebut membuat kedua pihak keluarga merasa senang.mereka sempat mengira bahwa arsen akan sangat menolak angga seperti yang dia lakukan saat acara makan malam.
"Nanti sepulang lo sekolah gue akan mengenalkan semua tentang bisnis dan juga seluk-beluk rumah ini"
Angga berucap pada arsen dengan lembut lalu kembali meminum kopinya.angga sudah bekerja di perusahaan milik keluarga yang pasti ini adalah cara untuk menutupi kedok mafia yang diturunkan papanya.
"Iya iya,gue berangkat sekarang deh takut nanti telat lagi"
Arsen meninggalkan angga yang sedang menghabiskan sarapannya.
"Maaf sen..
Angga bergumam lirih lalu juga ikut meninggalkan rumah menuju perusahaan.
.........
"Ini adalah rumah kedua dari mansion tempat kita tinggal.disini lo akan sering melihat para bodyguard, hacker,dan orang-orang gue lagi latihan.mereka yang lolos buat gabung disini akan diberi pelatihan buat mastiin pantas apa gak nya berdiri dibelakang gue".
Angga menjelaskan pada arsen saat mereka sedang menjelajahi rumah kedua.arsen tampak sangat tertarik dengan apa yang dilihatnya.mulutnya hanya diam tapi matanya menatap liar keseluruh penjuru ruangan.
"Diarea belakang ini lo akan ngelihat area latihan menembak,memanah,atau latihan pertahanan diri.nanti lo juga akan ngerasain semua latihan ini sen"
Angga kembali menjelaskan tapi dia cukup tertarik dengan ekspresi arsen kali ini.
"Maksud lo apa gue bakal ngerasain?"
Arsen bertanya menggebu pada angga yang dihadiahi senyum tipis.mereka sedang menaiki lift menuju lantai 2.
"Diruang senjata ini lo akan lihat tempat penyimpanan senjata, perakitan senjata,juga nanti ada ahlinya yang akan buat senjata yang gak bisa diproduksi negara lain.karena disini para profesor dan ahlinya udah gue kumpulin.
Lanjut ke ruang disebelahnya,ini tempat perakitan kendaraan kita.gue udah nyediain semua alat dan mesin yang canggih dan pastinya mahal buat dirakit jadi mobil dan motor".
"Lo dapat ini semua dari mana ga?".
arsen menatap curiga kearah angga.tidak mungkin saja jika angga mampu mendapatkan barang bagus dan membawanya kesini tanpa dibumbui gelar mafianya.
"Mercedes AMG-one,memakai beberapa teknologi langsung dari formula 1.mesinya silinder 1.6 liter turbocharged dan tiga motor listrik."
Angga menunjuk sebuah mobil Mercedes dan menjelaskan rinciannya tanpa menjawab pertanyaan dari arsen.
Angga menggiring arsen menuju ruang penyimpanan bahan bakar.disana terdapat tong besar yang disusun berdasarkan nama bahan bakarnya.
"Avtur?lo punya avtur ga?"
arsen semakin dibuat tercengang saat melihat deretan tong besar dengan nama avtur.sekaya dan sekejam apa dunia bisnis yang dijalankan angga hingga dia sendiri dibuat terkagum-kagum.
"Dilantai tiga ini adalah ruangan yang cuma bisa gue sama sean masukin.ini adalah ruang kontrol dari dunia bisnis kita".
Angga mengarahkan matanya dilayar deteksi untuk membuka pintu masuk.
"Sean?
apalagi yang akan mengagetkan arsen setelah ini? Bukankah sean itu bobrok pikirnya.bagaimana bisa dia juga bagian dari semua ini?itu lah pertanyaan yang memenuhi kepala arsen saat ini.
"Dia jauh dari kata bobrok sayang"
Angga memberi sebuah kecupan dibibir arsen.
"Dia adalah ahli hacker disini, semua informasi akan dengan mudah dia dapatkan.asalkan masih ada kamera,sean akan mudah meretasnya".
Arsen bergidik ngeri mendengar penjelasan angga, teknologi memang sangat menyeramkan pikirnya.
"Sean juga punya sisi lain".
angga kembali berucap tanpa menjelaskan lebih lanjut lagi.
"Dan lo akan tau lebih banyak saat lo berlatih nanti.lo akan ada disamping gue buat menjalankan bisnis ini sen, orangtua lo juga sudah beri izin,itu sebabnya kita dijodohin".
Arsen menganga saat angga memintanya untuk menjadi pendamping dalam bisnis kotor ini.siapa saja tolong cabut nyawa arsen sekarang!!
"Lo bisa balap mobil kan sen?"
Angga menatap arsen yang menganggukkan kepalanya.wajah puas angga terpancar hingga membuat arsen bingung.
"Cuma balap mobil siapa sih yang gak bisa?".
arsen meremehkan ucapan angga dan berlalu melihat-lihat senjata yang ada disana.
KAMU SEDANG MEMBACA
He Is Mine(End) |Bl Lokal
Contoarsen chaiden carl yang mendapat tantangan dari temannya untuk menyatakan cinta didepan umum membuat dirinya terjebak bersama kakak kelasnya yang cuek dan bermulut tajam. arsen yang mengira bahwa angga hanyalah seorang siswa dingin seperti kebanyak...
