Selamat membaca, kasih vote dan komennya ya
Arya menatap Marina yang masih terlelap di sampingnya. Semalam seperti mimpi ketika ia bisa melihat Marina lagi. Arya kembali merengkuh tubuh Marina untuk masuk ke dalam pelukannya. Arya menciumi puncak kepala Marina dan membelai kepalanya dengan lembut.
Saat beberapa jam yang lalu Arya telah mendengar semua hal tentang Marina dan keluarganya. Termasuk talenta khusus yang dimiliki calon istrinya ini.
Arya merasakan pilu dihatinya ketika ia mengetahui alasan Marina menyembunyikan asal usulnya. Arya tidak pernah menduga bahwa Marina menyimpan penderitaan seumur hidupnya. Kelebihan yang dimiliki Marina ternyata tidak dianggap sebuah anugrah oleh keluarganya sendiri, melainkan dianggap sebuah kutukan.
Setelah mendengar itu semua, keinginan Arya semakin besar untuk melindungi Marina. Meskipun ia nantinya mungkin akan bersekutu dengan iblis sekalipun demi melindungi Marina dan calon bayi mereka.
"Hmm.. " Marina terusik dari tidurnya saat merasakan usapan lembut.
"Sorry, aku tidak tahan untuk tidak menyentuhmu." ucap Arya setelah mengurai pelukannya dan kembali menatap kekasihnya. "Tidurlah, weekend masih panjang." bisik Arya.
Arya kembali mendekap Marina dan meletakkan dagunya diatas puncak kepala Marina. Tangan Arya menepuk lembut punggung Marina untuk menenangkan. Marina tersenyum bahagia, mendapatkan begitu banyak cinta dari orang yang juga ia cintai.
"Mas Arya kenapa hanya diam aja? Memangnya mas gak marah sama aku?" tanya Marina yang masih dalam dekapan Arya.
Semalam memang Arya dengan sabar mendengarkan Marina berbicara. Tanpa sepatah katapun keluar dari bibirnya. Hanya memeluk dan mengusap wajah Marina yang basah karena air mata. Arya bisa merasakan kepedihan di dalam sorot mata Marina.
"Melihat kamu yang masih berada dipelukanku, itu sudah cukup buat aku. Malahan aku yang terlalu beruntung bisa dapatin kamu. Latar belakang keluarga kita bagaikan langit dan bumi. Aku hanya lelaki biasa yang diberikan seorang bidadari dari khayangan." ucap Arya.
"Mas Arya kok gitu sih. Aku manusia biasa kok mas. Sama seperti kamu."
"Dari mitos yang beredar kan begitu. Keluarga Wiratha adalah keturunan dari seorang raja yang berasal dari khayangan dan menikah dengan rakyat biasa."
"Itukan cerita orang jaman dulu mas. Jaman sekarang masa masih percaya seperti itu. Di dongeng keluargaku juga ga ada kayak gitu."
"Marina. Ada sesuatu hal yang ingin aku bagi sama kamu. Aku mendapat tawaran untuk mengelola kembali perusahaan papa. Om ingin pensiun. Tadinya aku berpikir untuk menyerahkannya pada Sita. Tetapi setelah aku tau latar belakang keluargamu, aku berencana untuk menyetujui tawaran itu, supaya aku pantas untuk berdampingan sama kamu."
Marina mengurai pelukan meeka. Ia kemudian membelai wajah calon suaminya dengan lembut seraya menatap ke dalam matanya.
"Mas Arya, saat inipun kamu sudah pantas berada disampingku." ucap Marina dengan lembut.
Arya meraih telapak tangan Marina dan mencium dengan lembut.
"Aku tau. Tapi aku punya ego. Aku ingin mendampingimu dengan lebih gagah dan percaya diri. Dengan mengakuisi perusahaan papa, bukan hanya sekedar mengambil alih jabatan. Tidak dengan cuma cuma tetapi ada dana yang akan aku keluarkan untuk mendapatkannya. Supaya om dan tanteku mendapat kompensasi yang layak atas kerja keras mereka selama ini."
KAMU SEDANG MEMBACA
Never Let Go [Completed]
RomanceArya menjalin hubungan asmara dengan Marina personal asistennya. Namun ada hal yang tidak ia ketahui dari kekasihnya. Arya mengira selama ini Marina berasal dari keluarga biasa saja. Namun saat Marina menghilang, Arya mulai mengetahui latar bekakang...
![Never Let Go [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/302266050-64-k715388.jpg)