Selamat membaca
7 tahun kemudian .....
"Aaahhh.. Mas Arya... " Marina menggigit bibirnya saat Arya menghentakkan pinggulnya.
"Marina.. You are damn so good.. Aarrghh... I cant hold it anymore.. Ahh.."
Arya menggeser tubuhnya dan berbaring ke sebelah Marina. Arya mengecup kening Marina setelah mereka mencapai klimaks.
Setelah 7 tahun menikah, Marina dan Arya sudah memiliki 4 momongan. Satu putri dan tiga putra. Andrea putri sulungnya yang berusia 7 tahun. Anak kedua dan ketiga adalah kembar yang diberi nama Bagas dan Cakra berumur 5 tahun. Kemudian anak bungsu mereka yang bernama Darius berumur 2 tahun.
Ketika Arya dan Marina masih terengah engah mengatur napas setelah malam panjang mereka bercinta. Terdengar dering telepon dari ponsel Arya. Dahi Arya mengernyit saat menyadari nama Lionel tertera disana.
.....
Arya bergegas ke rumah sakit setelah mendapat kabar bahwa Martin beserta anak istri Martin mengalami kecelakaan.
"Saya butuh informasi, dimanakah pasien atas nama Martin Samudra berada?" tanya Arya pada bagian pendaftaran.
"Pasien masih dalam penanganan dokter di ruang operasi."
"Terima kasih."
Sesampainya di depan ruang operasi, Arya melihat Lionel putra sulung Martin, tengah terduduk lesu. Lionel masih memakai seragam pramuka. Dan ada seorang pria paruh baya yang menemani lelaki remaja berusia 17 tahun itu.
"Lionel." panggil Arya lirih.
"Om Arya. Papa mama ama adik masih di dalam. Dokter bilang kondisi mereka kritis." ucap Lionel yang mulai terisak.
"Kita doakan yang terbaik untuk mereka ya." ucap Arya sambil merangkul bahu Lionel.
Arya mengusap bahu Lionel. Anak lelaki Martin yang sudah seperti anaknya sendiri. Arya juga menyalami pria paruh baya yang berdiri tak jauh dari Lionel.
"Saya Nugraha. Salah satu gurunya Lionel."
"Saya Arya, rekan kerja papanya Lionel."
"Silakan duduk pak."
"Apa yang terjadi pak?"
"Yang kami dengar dari teman teman yang melintas di lokasi. Ada truk yang kelebihan muatan dan tidak kuat menanjak lalu truk tersebut mundur dengan kencang karena mengalami remblong dan Pak Martin mungkin tidak sempat menghindar hingga tertimpa badan truk dan turut terseret sampai menghantam tebing."
Rupanya dalam perjalanan menjemput putra sulungnya yang sedang mengikuti kegiatan kemah di puncak, Martin mengalami kecelakaan. Di dalam mobil itu ada Martin, istrinya dan juga putra bungsunya.
Arya terdiam dan menatap Lionel. Arya kembali mengusap bahu Lionel.
"Keluarga Bapak Martin." ucap seorang dokter yang keluar dari ruang operasi.
Lionel dan Arya bergegas berdiri menghampiri dokter begitu juga Nugraha.
"Saya putra dari pak Martin." sahut Lionel.
"Mohon maaf, kami sudah berusaha untuk menyelamatkan tetapi tidak berhasil. Kerusakan organ dalam terlalu parah, sehingga terjadi pendarahan dan juga mengenai bagian organ yang vital. Saya turut berdukacita yang mendalam." ucap dokter.
Arya memeluk Lionel yang menangis dalam diam.
"Baik dok kami mengerti. Beri kami waktu untuk menerima berita ini. Terima kasih dok karena sudah mengupayakan yang terbaik." ucap Arya pada dokter.
KAMU SEDANG MEMBACA
Never Let Go [Completed]
RomanceArya menjalin hubungan asmara dengan Marina personal asistennya. Namun ada hal yang tidak ia ketahui dari kekasihnya. Arya mengira selama ini Marina berasal dari keluarga biasa saja. Namun saat Marina menghilang, Arya mulai mengetahui latar bekakang...
![Never Let Go [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/302266050-64-k715388.jpg)