Happy Reading!
*****
Fiera membantu Rana, adik Raya untuk menyiapkan segala urusan pemakaman Raya dan anak Raya, Fiera menatap kasihan kepada gadis di sampingnya itu keluarga yang hancur dan sekarang harus kehilangan sosok kakak.
"Ini makan dulu, sebelum pergi ke pemakaman." Fiera memberikan sepiring nasi kepada Rana.
Gadis itu menggeleng dengan pandangan kosong, Fiera menghembuskan nafasnya lelah. Rana dari kemarin belum makan semenjak mendengar kabar duka gadis itu amat sangat pendiam.
"Tuhan jahat kak, kenapa harus ambil kak raya?" Rana melihat ke arah Fiera.
Fiera mengelus lembut tangan Rana dan tersenyum, "Tuhan ngga jahat, tapi Tuhan ingin Raya ada di sampingnya karena Tuhan tau Raya capek di dunia ini." Fiera menarik Rana ke dalam pelukannya
"Tapi Rana ngga mau kak Raya pergi." Rana terisak dalam pelukan Fiera.
Fiera hanya bisa memberikan kata kata yang bisa menenangkan diri Rana.
"Dek Rana," Fiera menatap lelaki tua di hadapannya yaitu RT setempat.
"Pemakaman nya mau sekarang?" Tanya pak RT.
"Sudah siap semuanya pak?" Tanya Fiera.
"Sudah, tapi ayah dek Rana apakah tidak bisa di hubungi?"
Fiera menggeleng tidak tau bahkan kabar dari Rana ibu mereka tidak bisa hadir karena sedang di luar negeri; berlibur bersama keluarga barunya, satu kata dari Fiera untuk orang tua Raya.
Tolol.
Fiera membantu menahan tubuh Rana mereka akan pergi untuk pemakaman Raya, Bima, Daffin dan Deva membawa keranda milik Raya, makam Raya tidak jauh dari rumah jadi mereka memilih jalan kaki.
Fiera memeluk erat tubuh ringkih Rana yang terus menangis, Fiera ikut menangis tapi dirinya tidak terisak seperti Rana. Tangisan Rana semakin menjadi-jadi saat tubuh Raya di tutupi tanah.
"Ga! Kak Raya jangan di tutupin sama tanah! Rana mau ikut kak Raya!" Jerit Rana.
"Sutt! Tenang Ran." Ucap Fiera.
Tubuh Rana di di peluk erat oleh Bima karena melihat Fiera yang kewalahan menghadapi gadis itu, Bima menenangkan Rana.
Tubuh Rana melemas dan gadis itu kehilangan kesadaran nya bertepatan dengan prosesi pemakaman yang telah usai, Fiera meminta Daffin membawa Rana ke rumah dengan menggendong gadis itu.
Awal nya Daffin menolak tapi karena sogokan dari Bima, Daffin menyetujuinya. Fiera dan Bima harus mengurus biaya pemakaman bersama pak RT.
Tapi saat di tanyai berapa biaya pemakaman nya, pegawai kantor pajak makam mengatakan pemakaman sudah di bayar lunas oleh seseorang.
******
"Dev lu bayar semua biaya pemakaman Raya?" Tanya Bima.
Sebenarnya itu pertanyaan Fiera tapi gadis itu tidak ingin bertatapan dengan wajah Deva, Fiera belum puas membuat Deva bonyok kemarin tetapi Bima memisahkan dirinya dari Deva.
KAMU SEDANG MEMBACA
BAD HUSBAND [Selesai]
Romanzi rosa / ChickLit[⚠ DON'T COPY MY STORY!!] [⚠ BUDAYAKAN VOTE SETELAH MEMBACA!!] __________________________________________________ Menikah muda bukan lah impian seorang gadis bernama Nafeesa Zeraiah, Zera gadis berlesung pipi itu selalu terkena amarah sang suami. Ra...
![BAD HUSBAND [Selesai]](https://img.wattpad.com/cover/262624590-64-k404245.jpg)