Chapter #6 - Drug

1.4K 161 50
                                        

=≡─=≡─=≡─=≡─=≡─=≡─=≡─=≡─=
(Night)

"Phi Biu." Tyne duduk di kasur sambil tersenyum aembringah.

"Ada apa Tyne?. Kau sepertinya sangat senang."

"Um. Aku akan tinggal di sini selamanyaaaa. Aku melanjutkan sekolah di sini phi. Jadi aku tetap bisa bersama phi Biu dan phi Tham." ucapnya memeluk Biu.

Biu ikut senang mendengarnya.

"Phi Biu sedang apa?" tanya Tyne.

"Aku mau minum obat."

Tyne melihat obat-obatan yang Biu minum. Seketika ekspresinya berubah. Ia melepaskan pelukannya dari Biu.

"Ada apa?." tanya Biu melihat ekspresi Tyne yang sulit di jelaskan.

"kau sudah berapa lama minum obat-obat ini?" tanya Tyne.

"Sejak keluar dari rumah sakit. Ini obat dari dokter. Ada apa?"

Tyne tidak menjawab. Ia keluar dari kamar Biu tanpa mengatakan apapun.

Biu hanya menatapnya dengan bingung ketika Tyne pergi.

Setelah meminum semua obatnya, Biu berbaring dan bersiap tidur.

●●●●●
(Beberapa menit kemudian)

"Aku haus" ucap Biu beranjak dari kasur dan keluar kamarnya untuk mengambil air minum.

"PHI THAM SUDAH KETERLALUAN MELAKUKAN ITU!"

Biu segera turun dan mempercepat langkahnya mendengar Tyne membentak Tham.

"Ada apa ini?. Tyne? kenapa kau menangis?" Biu memegang pipi Tyne dan menghapus air matanya.

"Ada apa Tyne?.
Phi Tham, apa yang kau lakukan?" tanya Biu sekali lagi.

Mereka berdua sama-sama bungkam tidak menjawab pertanyaan Biu.

"Bawa dia ke kamar!. Ini hanya masalah kecil." ucap Tham.

Biu membawa Tyne yang masih menangis ke kamarnya.

"Tyne, apa kau bertengkar dengan Phi Tham?" tanya Biu dengan lembut.

"Katakan Tyne, jangan diam saja. Aku khawatir denganmu." tanya Biu lagi.

"Bukan apa-apa phi. Kau bisa kembali tidur di kamar mu sendiri. Aku baik-baik saja. Aku akan segera tidur."

Biu mengangguk. Dia membiarkan Tyne beristirahat dan keluar dari kamarnya.

Biu menemui Tham untuk bertanya. Apa sebenarnya yang membuat Tyne menangis.

"Phi Tham. Ada apa?. Kenapa Tyne menangis tadi?. Dia tidak mau menceritakan apapun padaku." ucap Biu bertanya.

"Dia ingin pergi ke Clube. Tapi aku melarangnya jadi dia marah. Mungkin aku berlebihan dan kasar tadi. Tapi aku hanya tidak ingin dia menjadi liar."

"Jadi begitu."

"Tidurlah. Ini sudah larut."

Biu mengangguk dan kembali ke kamarnya.

Sebelum tidur, Biu mengirim pesan pada Bible untuk bertanya bagaimana kabarnya beberapa hari terakhir ini. Bible sangat sibuk setelah pertemuan terakhir mereka, Biu tidak pernah bertemu dengannya lagi. Bible tidak menemuinya hampir satu Minggu.

"Dia tidak bisa di hubungi. Pesanku juga tidak di baca!. Kemana dia?" gumam Biu lalu mematikan handphonenya.

"Kenapa aku mencarinya?. Argghhhh! Biu!! apa sih yang kamu lakukan?! shhhtt" Biu memukul-mukul kepalanya supaya sadar.

I DON'T KNOW (BBB) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang