Pt 16

1K 83 7
                                        

Tring

Suara alarm membuat salah satu dari orang yang tidur di ranjang itu terbangun. Seorang wanita yang bangun sambil mengucek matanya lalu turun dari ranjang untuk mencuci muka dan gosok gigi.

Jam masih menunjukkan pukul 7 pagi, wanita itu berjalan ke dapur untuk membuat sarapan pagi. Pancake dengan di lumuri madu dan segelas susu. Setelah makan, dia mengambil baju kotor di kamar dan melihat suaminya yang masih tertidur tengkurap.

Jeon Jimin, istri dari Jeon Jungkook. Sedang mencuci baju sambil bersenandung kecil hingga dirinya di kejutkan dengan sebuah pelukan dari belakang. Saat menoleh, melihat suaminya yang meletakkan kepalanya di pundak kecilnya.

"Kenapa bangun?"tanya Jimin.

"Kamu tidak ada di ranjang sayang."ucap Jungkook.

"Ih dasar bayi besar."ucap Jimin.

"Eung."

Jungkook mencium leher Jimin hingga Jimin tergelak karena geli. Jimin memukul lengan Jungkook yang melingkari perutnya.

"Geli, mau pancake?"tanya Jimin.

"Eung, mau."jawab Jungkook.

"Jika begitu, lepaskan dulu."ucap Jimin.

Jimin berjalan ke arah dapur untuk membuat pancake, Jungkook sendiri duduk di kursi bar tak jauh dari dapur.

"Susu apa kopi?"tanya Jimin.

"Susu saja sayang."ucap Jungkook.

Jimin mengangguk dan mengambil susu dari kulkas lalu menuangkannya pada gelas dan memberikannya pada Jungkook. Menyimpan pancake di atas piring dan memberikannya pada Jungkook yang mana langsung dimakan dengan lahap.

Jimin kembali ke arah ruang cuci pakaian, membuang air pembersih lalu mengeringkan bajunya. Jungkook bersandar pada pintu dan menatap Jimin dengan melipat kedua tangannya di dada.

"Sayang, ayo mandi."ucap Jungkook.

"Kamu duluan saja, ini belum selesai."ucap Jimin.

"Ayolah sayang, biar bibi saja yang menyelesaikan nya nanti."ucap Jungkook.

"Tidak, 2 kali lagi baru beres."ucap Jimin.

Karena tak sabar, akhirnya Jungkook menggendong Jimin seperti karung beras. Memanggulnya di pundak dan berjalan kearah kamar.

"Lepaskan aku, Jungkook."

"Tidak sayang, ayo mandi."

Jimin memberontak dan Jungkook memukul pantat Jimin.

"Hari ini jatahku sayang."ucap Jungkook.

"Yak Jeon Jungkook."teriak Jimin.

Jimin diturunkan di kamar mandi dan Jungkook langsung membuka piyama Jimin hingga terlihat payudara Jimin yang terhalang bra hitam. Jungkook langsung menyeringai mesum.

Jungkook mendorong Jimin ke bawah shower lalu menyalakan nya, hingga tubuh keduanya basah. Jungkook yang memang tidak memakai baju atasan saat tidur karena kebiasaan. Jungkook mencium bibir Jimin, mereka berdua berciuman.

Tangan Jungkook mulai nakal, meremas kedua payudara Jimin sambil terus berciuman. Jimin mendesah di sela ciuman mereka, ciuman Jungkook turun menuju leher Jimin dan menghisap nya.

"Jangan membuat tanda."ucap Jimin.

Jungkook menjauhkan kepalanya dan mengusap tanda merah di leher Jimin, "aku membuat satu sayang."ucap Jungkook.

"Jangan membuatnya lagi."ucap Jimin.

"Baiklah."

Jungkook kembali mencium bibir Jimin, tangannya merayap ke punggung Jimin melepaskan pengait bra. Di jatuhkan nya ke lantai dan kembali meremas payudara Jimin yang tak terhalangi bra sekarang.

Turun pada payudara Jimin, menghisap dan menjilat nipple Jimin. Menurunkan seluruh celana Jimin hingga kini Jimin naked. Merayap ke vagina Jimin yang sudah basah, memasukkan 2 jarinya dan mulai memainkan vagina Jimin.

"Eunghh ahhh."

Jimin hanya bisa mendesah dengan tangannya yang meremat rambut Jungkook. Jungkook berlutut di depan Jimin, mencium perut Jimin lalu mengangkat salah satu kaki Jimin dan di simpan di pundaknya.

Jari Jungkook sudah berhenti dan kini Jungkook mendekatkan wajahnya pada vagina Jimin, menjilat klitoris milik Jimin.

"Eunghhh akhhh."

🐰🐣🐰

[END] I LOVE YOU JIMIN [PDF]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang