3rd POV
Sudah dua minggu mereka berada di istana Black, hari ini mereka akan pulang ke kediaman masing-masing. Tom masih membaca dan mempelajari buku yang ia temukan saat hari pertama di istana Black. Ia berencana menggunakannya nanti saat tahun terakhir di Hogwarts.
Setelah selesai sarapan, kini mereka sedang berpamitan dengan keluarga besar Black. Mereka akan menggunakan jaringan Floo untuk pulang.
"Terima kasih atas keramahannya Lord dan Lady Black. Dan maaf merepotkan kalian selama ini. Kami pamit" ucap Abraxas mewakili yang lain
"Tidak perlu berterima kasih. Kalian adalah teman para cucuku" ucap Sirius yang disetujui anggota Black lain
"Dan, dimana kau akan tinggal, Tom? " tanya Judy membuat Cassiopeia dan anggota Black lainnya mencibir diam-diam.
"Tom akan tinggal di apartemenku" ucap Cassie sebelum Tom sempat menjawab, membuat Tom senang dan yang lain bingung dan tidak suka
"Kau tinggal bersamanya?" tanya Cassiopeia mencibir kearah Tom
"Aku tidak. Aku akan ke Amerika untuk menemui keluargaku selama musim panas" jelas Cassie membuat yang lain lega dan Tom cemberut tidak senang.
'Kenapa Cassie tidak mengajaknya?' pikir Tom dengan kesal.
Saat yang lain sudah satu persatu menghilang melalui perapian, kini tersisa Tom dan Cassie.
"Kau bisa langsung ke apartemen. Aku akan ke manor ayahku dulu setelah itu langsung ke Amerika" jelas Cassie pada Tom
"Tidak bisakah aku ikut denganmu?" ucap Tom tidak mempedulikan bahwa masih ada anggota Black disana, dan pada saat itulah ada bunyi 'pop' muncullah peri rumah
"Lord Black, ada seorang pria dan wanita yang mencari Nona Bloodworth" ucap peri rumah itu, membuat semuanya mengerutkan alis
"Sepertinya kalian harus menunda kepulangan. Lebih baik kita temui sekarang" ucap Arcturus, diangguki yang lain
Saat mereka sampai diruang tamu, mereka melihat dua orang, seorang pria berkulit sangat putih dan pucat dengan rambut hitam legam dan mata hitam tajam, serta seorang wanita anggun berkulit kecoklatan, berambut merah dan mata merah kekuningan seperti api sedang duduk menunggu disofa.
"Salam Tuan, Nyonya" sapa Sirius membuat kedua orang itu menoleh
"Salam tuan" sapa wanita itu
"Maaf mengganggu waktu anda. Saya kemari hanya ingin bertemu Cassiopeia" jelasnya
"Bibi, ada apa?" ucap Cassie
"Perkenalkan, ini bibiku, Hestia dan pria disampingnya adalah Thanatos, sepupuku" jelas Cassie pada anggota Black dan Tom. Setelah itu mereka memperkenalkan diri yang ditanggapi dengan hangat oleh Hestia, Thanatos hanya menghiraukan mereka.
"Aku kemari hanya untuk menjemput Cassiopeia" ujar Hestia
"Apa semua baik-baik saja, Bibi?" tanya Cassie sedikit khawatir
"Semuanya baik-baik saja. Jika kau tidak menghitung pertengkaran ayah dan pamanmu tentu saja" ucap Hestia, Thanatos mendengus mendengarnya
"Dan tentu saja pamanmu yang terus meracau bahwa keponakan satu-satunya sudah tidak peduli padanya. Seolah ia hanya memiliki satu keponakan" ucap Thanatos kesal
"Mereka bertiga sama saja. Ratu drama dan sangat tidak dewasa. Aku heran dengan Mother dan Bibi yang tahan dengan segala kelakuan mereka" gerutu Cassie dengan bibir mengerucut lucu, melupakan bahwa ia masih di istana Black dan terdapat seluruh keluarga besar Black disana, yang membuat mereka gemas. Siapa sangka, Cassie yang sangat anggun didepan mereka akan sangat menggemaskan didepan keluarganya.
"Karena mereka mencintainya. Kau akan merasakannya suatu saat nanti" ucap Hestia dengan senyum lembut sambil mengusap rambut Cassie membuat Cassie memikirkan Tom, Tom mengingatkannya pada Ethan dan Luke, dan tanpa sadar lelaki itu mempunyai tempat sendiri dihatinya. Pemikiran itu membuatnya tersentak.
'Ia tidak boleh jatuh cinta dengan mortal' batinnya terus mengingatkan
"Ayah tidak akan senang dengan itu" ucap Cassie yang membuat Hestia dan Thanatos mengerutkan alis curiga
"Apa maksudmu, sayang?" tanya Hestia
"Mendengar ucapanmu, aku jadi tahu mengapa kau sangat keukeuh ingin tetap bersekolah" timpal Thanatos menyeringai menyebalkan seolah mengerti apa yang Cassie rasakan. Para Black hanya menyimak pembicaraan antar keluarga itu.
"Diamlah, bajingan!" umpat Cassie menggunakan bahasa Yunani kuno yang malah membuat seringai diwajah Thanatos semakin melebar. Cassie langsung melemparkan sambaran petir kearahnya yang tidak sempat ditangkis pria itu, alhasil ia tersambar dan sedikit gosong yang dengan lambaian tangan darinya, Thanatos langsung kembali seperti semula. Para Black hanya memperhatikan dengan terkejut melihat mereka menggunakan sihir non-verbal dan bahkan tanpa tongkat sihir.
"Apa kau sedang menyukai seseorang, sayang?" tanya Melanie sedikit cemas
'Jika Cassie juga mencintai Orion, maka ia akan langsung meminta suaminya untuk membatalkan kontrak pertunangan dengan Walburga' pikirnya
"Kurasa tidak, Bibi Melanie" ucap Cassie dengan tenang membuat Thanatos tersenyum geli.
"Aku berniat mengajukan kontrak pertunangan antara Cassiopeia dengan Alphard. Mengingat mereka belum bertunangan dan tidak menyukai siapapun" ujar Pollux pada Hestia membuat Tom kesal dan marah, sihirnya berderak keluar ingin dilepaskan agar bisa menyakiti siapapun yang ingin mengambil Cassie darinya.
"Kurasa kau harus membicarakan langsung dengan adikku" ucap Hestia yang sangat yakin jika Poseidon tidak akan membiarkannya. Sambil terus memperhatikan reaksi Tom Riddle terhadap perkataan Pollux tadi.
"Benar, kita bisa membicarakannya dengan Lord Bloodworth nanti" ujar Sirius yang diangguki Pollux dengan berat hati.
"Kalau begitu, kami pamit pulang, Lord Black" ucap Hestia pada Arcturus dan yang lain, mereka berjalan menuju bangsal untuk apparate, Tom hanya mengikuti Cassie
"Bibi, bisakah kita membawa Tom ke apartemenku dulu?" ucap Cassie
"Aku tidak mungkin menyuruhnya kembali ke panti asuhan" jelasnya dalam bahasa Yunani kuno. Hestia tersenyum mengerti melihat sikap keponakannya. Ia hanya berharap, adiknya itu bisa berbaik hati saat mengetahui hal ini
"Kau menjadi lemah setelah setahun disini. Kenapa kau harus peduli padanya" cibir Thanatos
"Aku hanya berperikemanusiaan!" elak Cassie, Thanatos hanya semakin mencibir mendengarnya.
"Seolah kau manusia" ejek Thanatos dengan seringai lebar membuat Cassie kesal setengah mati.
"Aku dulu adalah manusia jika kau lupa" ujar Cassie yang menimbulkan tanda tanya pada orang lain, karena nada bicaranya terdengar serius, bukan bercanda.
"Aku akan mengadukanmu pada paman. Pamanku akan mendengar ini!" lanjutnya dengan mengancam
"Sudah cukup. Thanatos, jangan menggodanya terus. Kau tidak bisa terus bertengkar dengan anak berusia empat belas tahun" ujar Hestia yang membuat Cassie tersenyum kemenangan dan Thanatos cemberut, dengan yang lain tersenyum geli
"Sepertinya kita pergi sekarang. Ayo, Riddle" lanjutnya sambil meraih lengan Tom dan menghilang saat sudah berpamitan, diikuti Cassie dan Thanatos.
Keluarga Black memperhatikan cara mereka ber-Apparate dan bingung saat melihat cara mereka yang berbeda. Tidak ada bunyi pop keras, dan saat menghilang, terlebih terdapat beberapa wangi menguar dari tempat mereka menghilang yang salah satunya dapat Black bersaudara kenali sebagai wangi Cassie. Hal yang sama dipikirkan oleh Tom saat sudah sampai di apartemen Cassie.
KAMU SEDANG MEMBACA
YOU * TMR * PJO/HP Crossover
Viễn tưởngStatus cerita : On Going Bagaimana jika Cassiopeia, adik perempuan dari Percy Jackson yang juga Goddess of Creation, Destruction,Betrayal, Time, Earth, dan masih banyak lagi memutuskan untuk menjadi siswi di Hogwarts di tengah kebosanannya atas sar...
