Terima kasih buat yang udah vote dan kasih semangat. Dan maaf banget updatenya lama, karena lagi males buat ngetik walau banyak imajinasi yang kayaknya buat cerita baru, Orion, walau cewenya tetep cuma beda nama. Sekali lagi, terima kasih dan maaf.
3rd POV
Tom kesal. Marah. Rindu dan berbagai perasaan lain yang memenuhi dirinya. Sudah dua minggu sejak mereka pulang dari istana Black, Cassie sama sekali tidak pulang ke apartemen, Cassienya sama sekali tidak menemuinya!. Hanya ada House Elf yang datang mengantarkan makanan untuknya. Dan makhluk aneh itupun hanya meninggalkan makanan dimeja makan, dan pergi begitu saja tanpa menjawab satupun pertanyaan dari Tom. Lihat saja, Tom akan mengadukan ini pada Cassie!
Tom terus mencari penjelasan tentang apparate yang dilakukan Cassie dan keluarganya. Dan beberapa ucapan Cassie dengan sepupunya itu yang membuat Tom bingung. Tom benci tidak mengetahui sesuatu dan ditinggal dalam kegelapan. Ucapan Cassie tentang ia dulunya adalah seorang 'manusia', seolah ia sekarang bukan. Apa Cassie seorang Elf? Vampire? Kedua makhluk itu adalah makhluk yang terkenal dengan kecantikannya, seperti Cassie. Tetapi, seorang elf adalah kondisi sejak lahir, seperti penyihir. Sedangkan Vampire tidak, mereka adalah manusia yang 'diubah' yang sangat cocok dengan ucapan Cassie bahwa dulu ia adalah 'manusia'. Tetapi melihat ciri fisik Cassie, Tom tidak yakin, warna mata Cassie bukan merah atau emas, walaupun ada sedikit warna emas dimatanya. Dan Cassie juga tidak masalah berada dibawah panas matahari. Pencarian selama dua minggu benar-benar tidak menghasilkan apapun!.
-Seminggu kemudian-
Tom baru akan memakan makan siang saat pintu utama terbuka. Mata tom seperti akan keluar saat melihat Cassie berjalan kearahnya dengan anggun.
"Kau pulang" ucap Tom dengan dingin, saat Cassie duduk didepannya
'Aku sangat merindukanmu'lanjutnya dalam hati, sambil menahan diri untuk memeluk erat tubuh Cassie, Tom masih marah!
"Ya, sudah tinggal tiga minggu liburan musim panas berakhir dan tahun ajaran baru dimulai" jelas Cassie, sambil melihat Tom yang melanjutkan makannya.
"Apa kau sudah makan?" tanya Tom setelah beberapa saat menenangkan dirinya
'Apa itu artinya Cassie akan terus berada disini sampai kami kembali kesekolah? Seperti tahun lalu?' pikirnya.
"Aku tidak lapar" jawab Cassie
"Apa kau tahu nama orang tuamu?" lanjutnya setelah beberapa saat menimbang
"Tidak" ucapnya dengan kasar, sambil mengepalkan tangan hingga buku jarinya memutih, Cassie hanya menaikkan alisnya melihat itu.
"Apa kau pernah melakukan tes warisan di Gringotts?" tanya Cassie penasaran, Tom yang mendengarnya jadi bingung
"Tes warisan?"
-Diagon Alley-
Mengatakan Tom bersemangat terdengar meremehkan. Jika benar yang Cassie bilang, jika tes ini akan menunjukkan siapa orang tua yang selama ini Tom cari, maka Tom akan sangat menantikan hasilnya. Tom ingin mengutuk diri sendiri karena tidak terpikirkan cara ini. Tom yakin bahwa ayahnya adalah seorang penyihir pureblood kuat, walau Riddle bukan nama seorang pureblood, sebanyak apapun tom mencari. Karena tidak mungkin bahwa ibunya yang lemah dan meninggal setelah melahirkannya adalah seorang penyihir.
Mereka sampai di Gringotts, seperti tahun lalu, para goblin membungkukkan tubuh mereka dengan hormat pada Cassie. Setelah menyapa dengan bahasa goblin, Gobbledegook, mereka langsung dibawa ke sebuah ruangan untuk melakukan tes
"Salam goblin, semoga emas anda terus mengalir" ucap Cassie sambil membungkuk kearah goblin dibalik meja, Tom hanya ikut membungkuk walau bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
YOU * TMR * PJO/HP Crossover
FantasíaStatus cerita : On Going Bagaimana jika Cassiopeia, adik perempuan dari Percy Jackson yang juga Goddess of Creation, Destruction,Betrayal, Time, Earth, dan masih banyak lagi memutuskan untuk menjadi siswi di Hogwarts di tengah kebosanannya atas sar...
