[ 09 ] Azza dan Nadya

494 50 0
                                        

Gadis ini tampak senang mengetahui sahabat nya sudah mengingatnya kembali.

Ia senang karena Kinar mengingatnya, Kinar sudah banyak berubah bukan seperti Kinar yang selalu bersikap manja ke dirinya.

" Azza " ucap kinar yang tangannya tidak bisa lepas dari genggaman azza.

Azza menoleh melihat Kinar yang menurut sangat cantik.

" Kamu tau darimana kalau aku punya hubungan sama bian ?" Ucap Kinar

Azza kembali memfokuskan diri untuk menyetir.

" Aku selalu mengikuti mu " ucap azza

" Hah ? "

" Aku melihat mu menangis di malam Sabtu saat dirimu pergi ke cafe dengan Bian , benar kan ?"

Kinar mengangguk " kenapa kamu mengikuti ?"

" Aku hanya ingin sahabatku baik baik saja dengan orang lain tapi dugaan ku salah ternyata bian tidak baik untukmu " ucap Azza.

" Aku senang melihatmu yang selalu tersenyum , melihat senyum mu membuatku cukup yakin kalau bian adalah orang yang baik yang bisa membuatmu nyaman " ucap azza.

" Aku merasa nyaman dekat dengan bian , dia selalu ada cara buat diriku tersenyum melupakan penatnya hari dan kini dirinya bukan lagi milikku " ucap Kinar menunduk .

" Bagus ,karena orang baik gak pantas bersanding dengan orang jahat " ucap azza.

" Aku masih belum bisa melupakannya meksipun aku tau dia sudah mengandeng tangan wanita lain " ucap Kinar.

Azza memarkirkan mobil didepan area rumah Kinar.

" Aku tau susah melupakan orang yang pernah singgah dihati mu tapi ada aku yang bisa menemani mu untuk melupakan dia " ucap azza lalu mengelus rambut Kinar yang sedikit berantakan dan mengeluarkan diri dari mobil untuk membuka kan pintu untuk Kinar.

" Sini tas mu " ucap azza yang ingin membawakan tas punya Kinar.

" Gausah za..."

Azza sudah lebih dulu menarik tas nya lalu mengandeng tangan dan
Menuntunnya masuk ke rumah.

" Kak Katrine " ucap Kinar lalu memeluk kakaknya.

Katrine pun membalas pelukan adiknya dan memeluk azza juga.

" Jadi sekarang udah berduaan terus nih " ucap katrine yang menyenggol lengan azza.

" Apaan dah kan kita emang berdua kak " ucap Kinar lalu menarik azza untuk pergi dari hadapan kakaknya.

" Kak , Nadya kemana ?"

Kinar berbalik karena merasa jika dirumah ini hanya ada kakaknya.

" Barusaja keluar sama temen temennya " ucap katrine

Kinar mengangguk paham lalu segera membantu azza membawakan tas nya.

Meowww

Suara matcha yang sedang turun , kucing itu menggesekan kepalanya ke arah kaki Kinar.

" Kayak nya matcha udah kangen banget sama kamu " ucap azza.

Kinar yang melihat itu langsung membawa matcha ke gendongannya.

" Matcha kangen ya uuuu " Kinar mengelus surau putih lembut matcha.

Azza langsung membuka pintu kamar Kinar dan meletakan tas Kinar di kursi yang ada disana.

" Kinar .... Aku langsung pulang ya karena mama tadi nelponin terus "

Kinar menganggu " iya salam buat mama ya "

KINARZA  [Winrina]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang