Beberapa jam sebelum penyerangan
Sehun sedang membaca surat kabar, ia melihat rencana perjalanan rombongan Taehyung dengan yang lainnya sedang menuju gyeongsang selatan tempat yang sebelumnya menjadi bagian dari Korea Utara
Dan menurut di surat kabar kalau Taehyung akan segera menuju Sokcho, itu daerah yang dekat dengan laut dan cukup mudah masuk kesana
Ia meremas surat kabar dan mulai melemparkan ke ujung ruangan, ia masih tidak percaya kalau adiknya benar-benar tunduk atas dasar menikahi Taehyung
Jungkook bahkan dengan gamblang mengatakan bahwa ia berada di pihak Taehyung secara penuh, bahkan rela mengesampingkan ego nya dalam kehidupan rumah tangga
Tiba-tiba seseorang masuk ke ruang kerja Sehun "perdana menteri, Tuan presiden bilang kalau anda mendapat restu apapun kalau memang itu tentang menjatuhkan musuh"
Sehun menyeringai "baiklah, kau boleh pergi"
Akhirnya orang itu mulai pergi, dan meninggalkan Sehun yang sedari tadi memunggunginya
Ini bukan kali pertamanya Sehun kesal pada Jungkook
*12 tahun lebih yang lalu (side story)*
"bunuh ayah mu dan kau akan menjadi penerus setelah paman mu nanti" ucap Presiden Kim Jong-il pada Sehun
Sehun memejamkan matanya "baiklah, setelah itu kau akan membunuhku?"
"tentu saja tidak, kau selamat dari hukuman satu turunan dan hanya adik mu saja yang menerimanya" ucap sang presiden dengan nada tegas
Hal itu membuat Sehun tekejut, ia sangat menyayangi Jungkook seperti menyayangi hidupnya sendiri. Dan adiknya harus menerima akibat dari perbuatan ayahnya? tidak, ia harus berfikir supaya jungkook selamat
Akhirnya Sehun mengambil sebuah alat tembak, setelah itu ia pergi dari ruangan itu dan mulai akan mengeksekusi ayahnya sendiri
Hingga sampai di sebuah ruangan lainnya dimana semua orang sudah berkumpul begitu pula Jungkook, Sehun menatap Jungkook yang memasang wajah sedih yang berusaha keras untuk ditahannya
Mereka mulai bertatapan satu sama lain, dan air mata jungkook mulai lolos dari mata kiri nya saat melihat kakak nya sendiri mempersiapkan sebuah tembakan untuk mengeksekusi ayah mereka
Sehun mulai memberikan kode dengan tangan kiri nya pada Jungkook, kode itu hanya di mengerti oleh mereka karena dibuat untuk kabur setelah makan malam agar bisa bermain, tapi Sehun menggunakannya lagi dengan tujuan untuk menyelamatkan jungkook
Jungkook mengerti, ia mulai menatap ke sekitar setelah kode tangan itu selesai dan mulai memeriksa tempat yang lengah ketika semua sibuk melihat penembakan berlangsung
DORR!!
Sehun menembakkan peluru pada kepala ayahnya
Saat penembakan berlangsung dan pada saat itu Junho mati di tangan anak sulungnya sendiri, sang anak bungsu mulai berjalan cepat keluar
"JANGAN BIARKAN DIA KABUR!"
DORR!!
DORR!!
Suara tembakan dari penjaga mulai berhamburan saat jungkook mencoba kabur, namun tidak ia hiraukan walaupun beberapa peluru bersarang di pundak atau bahkan punggungnya
Ia menyerobot masuk dan mulai berlari sampai ke perbatasan dimana tentara Korea Selatan menjaga, setelah sampai disana Jungkook diselamatkan oleh tentara Korea Selatan yang sedang berjaga
KAMU SEDANG MEMBACA
His Majesty • KookV (dalam masa perbaikan)
Fiksi SejarahPangeran Taehyung adalah cucu dari Kaisar Hyunwoo, ia hidup sebagai bangsawan kelas atas di Korea Selatan. Setelah sang kakek turun takhta maka kepemimpinan jatuh pada kakak dari ayahnya yaitu Pangeran Seungho. Namun selama 2 tahun masa jabatan, san...
