Chapter 18 • crucified

289 43 17
                                        

Mereka terus seperti itu hingga beberapa hari sampai jungkook akhirnya tidak bisa pulang karena mengurusi penobatan Taehyung, padahal yang sebenarnya terjadi adalah ia melucuti istana secara diam diam

Markas rahasia Jungkook tepat ada dibawah kantornya di perbatan sekarang, tidak lagi di Clarence House

Agar tidak dicurigai akhirnya jungkook memilih tempat itu, ia bisa memakai alasan pergi ke kantornya dan semua selesai tanpa di curigai apapun oleh siapapun

Termasuk istrinya sendiri

Melalui elang milik Sehun, Jungkook bertukar informasi tentang markas baru mereka yang jauh lebih dekat dari daerah masing masing

Setelah selesai memberitahu Sehun dengan menerbangkan elang hitam tersebut, jungkook kembali ke istana dan melihat sekitaran istana sedang sibuk dengan acara penobatan Taehyung besok pagi

Jungkook mulai berjalan dari pintu utama hingga ke ruang tengah istana, ia sedang mencoba alat pendeteksinya yang sudah terpasang disana apakah berjalan dengan yang ia inginkan? ternyata sudah

Ia langsung memasukkan kembali alat pengaturnya kedalam saku celananya, lalu mulai berdiri di ruang tengah istana dan melihat ke setiap ujung dimana alat pengintai milik kekaisaran berada

Namun benda itu sudah dipasang alat lain disampingnya oleh Jungkook, barang kali ia ingin mematikan alat pengintai yang terpasang sesuai yang ia inginkan

Tak lama kemudian Jeonghan yang tak lain adalah asisten Taehyung mulai menyerahkan secarik kertas pada jungkook "ini permintaan perdana menteri dan sudah disetujui Kaisar, yang mulia" ucapnya

Jungkook mengambil kertas itu dan membacanya, beberapa keinginan perdana menteri cukup hedon dan seperti ingin membuktikan bahwa kekaisaran Korea Selatan sangat mewah dan itu semua adalah pemborosan percuma

Dan satu lagi, Jungkook diminta untuk membungkuk pada Taehyung didepan semua orang dan mengucapkan janji akan melakukan pelayanan selama hidupnya

Itu semua jelas memalukan bagi Jungkook, ia bahkan tidak pernah membungkuk pada Taehyung sama sekali

Disana juga ada beberapa permintaan yang menyeleweng, itu benar-benar membuat jungkook marah, bisa bisanya Taehyung menyetujui hal itu

"baiklah" ucap jungkook sambil berjalan pergi, dan baru saja satu langkah ia melihat Taehyung yang sedang memandangi persiapan yang dilakukan orang orang

Langsung saja jungkook berjalan ke arah sang istri  "apa ini Taehyung? petak umpet maksud mu? sudah kubilang jangan melewati batas"

Taehyung terdiam dan mulai berbalik menatap Jungkook yang sedang kesal padanya

"aku pernah bilang padamu, carte blanche atau batal" carte blanche adalah kekuasaan penuh, walaupun jungkook kadang gila tapi ia tidak suka kalau Taehyung masih diperintahkan oleh para menteri bukan menguasai semua sepenuhnya

"itu hanya sebagai penasihat saja, jika ingin tetap di singgasana maka jawabannya adalah, ya" ucap Taehyung yang hanya menganggap perintah itu sebagai nasihat saja

"tapi jika ingin melewati revolusi maka jawabannya adalah, tidak" Jungkook memang bukan keturunan asli seperti Taehyung, tapi pengalamannya dalam mengintai membuat ia punya banyak informasi yang ia rangkum

"kau berlebihan" Taehyung memalingkan wajahnya, lagi lagi mereka memiliki konflik rumah tangga dan negara disatukan

"kau lupa? aku pernah melihat bagaimana seseorang dengan jabatan penting di gulingkan" Jungkook menceritakan tentang ayahnya yang dibunuh "karena ia hanya mengandalkan para menteri bukan bergerak bersama rakyat dan memimpin dengan baik. Dengarkan baik-baik, aku hanya ingin melindungi mu"

His Majesty • KookV (dalam masa perbaikan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang