Chapter 19 • you're the one that holds my heart

306 46 13
                                        

Sore menjelang malam setelah acara penobatan akhirnya Taehyung bisa mengunjungi sisi lain dari kehidupannya, benar.... berbaring dan bermalas-malasan di kamarnya

Untuk kali ini ia tidak ingin ada dayang atau pelayan yang masuk ke kamarnya, ia sedang meregangkan otot-otot tubuhnya yang pegal karena terlalu lama memakai mahkota juga harus berdiri dan duduk dengan tegak

Diruang ini ia sendiri, sejak acara selesai ia tidak menemukan jungkook dimanapun. Taehyung enggan menanyakan dimana pria itu berada, tapi sejujurnya ia mencari Jungkook

Oke ia paham, mungkin hubungan mereka tidak seperti dahulu lagi dan akan penuh rasa canggung dari dua belah pihak karena seringnya konflik saling lempar bicara membuat mereka agak jauh

Ditambah dengan ranjang mereka yang terpisah

Taehyung mulai sadar bahwa pernikahannya jauh dari bayangan mereka sebelumnya, sangat jauh sekali. Ia menerima keputusan apapun yang akan diambil Jungkook nanti, salah jika melibatkan cinta dalam pekerjaan

Ia mulai duduk di sofa tengah tengah ruangan dirinya dan Jungkook sambil melepaskan clip hair yang digunakannya tadi, ini baru awalan perjuangannya jadi dirinya tidak boleh menyerah begitu saja

Seperti yang selalu dikatakan neneknya, kekaisaran harus menang apapun yang terjadi dan Taehyung harus mengesampingkan ego nya yang menginginkan kehidupan normal dengan Jungkook dan kedua anaknya

Tiba-tiba pintu terbuka menampilkan jungkook yang keluar dari balik pintu, pria itu berjalan kehadapan Taehyung

Sontak Taehyung yang sedang melepaskan clip hair langsung bangkit dari duduknya karena tekejut, ia menatap Jungkook yang ada dihadapannya saat ini "jungkook"

"ini" Jungkook menyerahkan sebuah buket bunga pada Taehyung "selamat untuk dimulainya masa pemerintahan mu"

Taehyung tidak percaya dengan apa yang Jungkook katakan, padahal kemarin jungkook dengan mentah mentah menolak apa yang terjadi "terimakasih" Taehyung akhirnya mengambil buket bunga itu, ia terus memandangi bunga yang ia pegang

"iya" Jungkook mulai berbalik dan berjalan menuju kamarnya

Sebelum Jungkook berjalan lebih jauh lagi, Taehyung segera menahan tangan Jungkook "tunggu"

Jungkook berhenti dan kembali berbalik menatap Taehyung "ada apa?"

Taehyung diam sejenak sebelum berkata-kata "mau kah kau tetap mencintaiku saat aku tidak selamanya cantik dan tetap muda? atau disaat aku tidak mendapatkan apa-apa selain jiwaku yang sakit?" Taehyung menatap lekat mata Jungkook

Hal itu membuat Jungkook bingung "kenapa tiba-tiba mengatakan hal itu?"

"tidak kenapa kenapa, hanya ingin bertanya" Taehyung terlalu takut Jungkook meninggalkannya setelah ia mendapat jabatannya yang terlalu besar ini "aku harap kau bisa"

"aku bisa melakukannya jika kau melakukan hal yang sebaliknya juga" Jungkook mendekat lalu mulai menangkup pipi Taehyung dan mulai mencium bibir sang istri

Taehyung hanya diam dan memejamkan matanya saat jungkook menciumnya





















Malam harinya Taehyung sudah memakai piyama, ia beranjak untuk segera tidur. Dilihat kamar Jungkook sudah gelap berarti pria itu sudah tidur

Taehyung tidak langsung naik ke ranjang, ia berlutut disisi ranjangnya sambil menautkan jari-jarinya lalu meletakkan sikunya diatas ranjang dan mulai berdoa

Ia memejamkan matanya "Ya Tuhan, ketika aku sampai disurga nanti tolong biarkan aku membawa pria ku. Ketika dia datang nanti, katakan padaku bahwa Engkau akan membiarkannya masuk untuk bertemu denganku. Amin"

His Majesty • KookV (dalam masa perbaikan)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang