Cale memasuki menara sihir di pusat kota bersama Achilles berserta dua kucing dan naga yang bersembunyi.
Sebenarnya Achilles cukup bertanya-tanya, kenapa alamat yang di berikan oleh orang yang mereka kenal itu adalah sebuah menara sihir.
Lalu, ketika mereka sampai di sana, mereka di sambut oleh penjaga. Para penjaga dengan ramah menyambut mereka, seolah para penjaga tahu bahwa mereka akan datang ketempat itu.
"Silakan lewat ini."
Mereka di bimbing masuk oleh penjaga. Namun Achilles ingin tahu, kenapa harus di menara sihir? Dia bahkan belum pernah datang ke menara sihir, tapi tiba-tiba saja dia di suruh pergi ke tempat ini bersama Cale.
Cale dan Achilles hanya mengikuti penjaga tanpa bertanya. Mereka berjalan ke lorong lalu menaiki tangga dan berhenti di depan sebuah pintu besar.
ㅡtok tok..
Penjaga mengetuk pintu pelan.
"Tuan, ada tamu spesial yang anda bicarakan telah tiba."
Setelah penjaga itu memberi tahu kedatangan mereka, pintu besar itu terbuka dan menunjukkan dua orang yang berdiri menghadap pintu seolah ingin menyambut kedatangan mereka.
Dua orang itu membungkukkan badan, memberi hormat akan kedatangan mereka, bahkan penjaga itu juga ikut membungkuk sebelum pergi.
"Salam, yang mulia."
Cale mulai melangkah masuk, melepaskan jubahnya, kemudian duduk. Kucing-kucing yang berada di gendongannya melompat turun dan menghampiri Achilles disebelahnya.
Achilles yang berada di samping Cale nampak terkejut ketika kucing-kucing itu melompat padanya. Lalu, Naga yang bersembunyi di balik jubah Cale juga ikut keluar dengan mantra tembus pandang dan terbang di atas kepalanya.
"Lama tidak berjumpa, Yang mulia." Master menara dengan ramah menyambut.
"Lama tidak berjumpa, Gillian." Cale juga membalasnya dengan ramah.
"Ngomong-ngomong, kenapa Damian ada disini." Cale bertanya pada pria berambut hijau yang sedang tersenyum kepadanya.
"Karena saya adalah pengawal anda, tentu saja saya juga berada di sini." Jawab Damian.
"Hentikan omong kosong itu."
"Kata-kata anda melukai hati saya." Damian memegangi dadanya dengan dramatis.
"Cukup!! Aku tidak ingin mendengar mu, Damian, jadi hentikan. Lalu Gillian, apa kau sudah mendapatkan informasi lambang itu?"
"Saya telah mendapatkan informasi tentang organisasi dari lambang itu, yang mulia. Namun, ada kemungkinan besar bahwa lambang ini adalah pemilik dari organisasi yang telah melakukan pembunuhan berantai 7 tahun yang lalu."
Seketika itu, wajah Cale menjadi pucat.
Cale tahu betul kejadian 7 tahun yang lalu. Itu adalah hari di mana dia tiba di dunia ini. Seiring berjalannya waktu, Cale juga memiliki ingatan tumpang tindih dengan ingatan pemilik sebelumnya.
Dia sering melihat beberapa ingatan buruk dalam mimpinya. Dimana dia melihat, seorang anak laki-laki yang melarikan diri dari kejaran beberapa orang. Orang-orang itu berniat membunuhnya, namun anak laki-laki mendapatkan serangan tidak terduga dan kemudian jatuh ke jurang.
Itu adalah ingatan buruk Cale.
"Yang mulia."
"Apa?"
"Itu.. pola segel yang melekat di tubuh anda saat ini telah merusak sebagian jiwa anda. Apa anda tidak apa-apa dengan itu?"
"Untuk itu.. belum saatnya." Cale menjawab ragu-ragu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Want To Run Away
Fanfiction『 - !¡ 𝐒𝐑𝐎𝐑𝐘 ::::: 𝐎𝐍 𝐆𝐎𝐈𝐍𝐆 !¡ - 』 ⎙ ᴛᴄғ x ᴛᴡᴛᴘᴛғʟᴏʙ Kim Rok Soo mendapati dirinya didalam sebuah novel dan masuk ke dalam ditubuh anak perempuan bernama Cale. Seorang pelayan yang berkerja dirumah keluarga gila, Agriche. Dia harus me...
