Di malam hari, terdengar suara keras dari kediaman Agriche.
Suara keras itu adalah alarm adanya penyusup yang ingin memasuki Agriche.
Sudah lebih dari 10 tahun Agriche mendapatkan peringatan adanya tamu tidak diundang.
"Semuanya Bagun dan berkumpul diluar! Ada penyusup masuk."
Para penjaga serempak berkumpul dan bergerak keluar untuk mencari penyusup.
Anak-anak Lant yang bosan tiba-tiba menjadi bersemangat untuk menangkap para penyusup.
"Apakah itu anjing Padelian?"
Lant Agriche keluar dari kamarnya ketika mendengar bunyi alarm.
Dia berfikir bahwa penyusup yang masuk itu adalah orang-orang dari Padelian.
Lant Agriche yakin, bahwa Richelle berfikir bahwa dialah terlibat dalam hilangnya Cassis.
Richelle tidak akan kehilangan putranya tanpa sengaja, jika itu bukan perbuatan dari musuhnya. Dan satu-satunya musuh dari Blue Padelian hanyalah Agriche.
Jadi, mungkin keributan ini terjadi karena ulah Padelian.
"Ayah, keributan apa ini?"
Saat itu, Roxana terbangun karena suara alarm, dia keluar dari kamarnya dan bertemu Lant Agriche.
"Roxana, untuk berjaga-jaga, pergi sekarang dan periksalah, apakah tikus yang kau simpan aman di penjara."
Sebenarnya Roxana sudah memahami situasinya ketika mendengar suara alarm.
"Apakah pada penyusup dari Padelian?"
"Kemungkinan besar iya."
"Baiklah, aku mengerti."
Setelah Roxana mendengar jawaban itu, dia pergi dari sana.
Dia langsung bergegas pergi menuju kamar Cassis untuk mengeluarkannya.
Ini adalah kesempatan besar untuk melepaskan Cassis dan menghindari kematian.
"Ayo pergi!"
Roxana meminta Cassis untuk segera bangun dan meninggalkan ruangan.
Keduanya berjalan menuju lorong dengan Cassis yang masih memakai rantai. Namun, Roxana berjalan dengan pelan ketika dia mendengar suara langkah kaki dari penjaga.
"Nona Roxana, kenapa anda keluar? Seharusnya anda membawa tahanan anda kembali ke ruangannya, karena di luar ada penyusup dari.."
"Sshhㅡ aku tahu." Roxana menaruh jari telunjuknya ke bibir menyuruh mereka diam.
"Aku sedang merencanakan sesuatu yang menarik. Karena ini masih rahasia, bisakah kalian berpura-pura tidak tahu."
Para penjaga saling memandang, karena sepertinya mereka mengira bahwa Roxana tidak ini mainannya tahu bahwa orang yang masuk ke mansion adalah orang-orang dari Padelian.
"Ya, baiklah."
"Kalau begitu aku akan berterima kasih."
Roxana memberikan senyum yang terlihat sangat indah dan menyilaukan mata. Bahkan suara manis Roxana membuat para penjaga itu mengangguk dengan tatapan kosong, seolah mereka telah di sihir oleh kecantikannya.
"Terima kasih. Jika ayahku menangkap penyusup, kemana dia menyuruh kalian membawanya?"
"Di lobi lantai satu dekat patung."
"Kalau begitu, berjuanglah semuanya."
Roxana kembali berjalan dengan menyeret rantai yang mengikat Cassis dan melewati para penjaga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Want To Run Away
Fanfic『 - !¡ 𝐒𝐑𝐎𝐑𝐘 ::::: 𝐎𝐍 𝐆𝐎𝐈𝐍𝐆 !¡ - 』 ⎙ ᴛᴄғ x ᴛᴡᴛᴘᴛғʟᴏʙ Kim Rok Soo mendapati dirinya didalam sebuah novel dan masuk ke dalam ditubuh anak perempuan bernama Cale. Seorang pelayan yang berkerja dirumah keluarga gila, Agriche. Dia harus me...
