"Perkenalkan nama saya Kayla Shakila Clasa Brinaza, Saya anak dari keluarga Brinaza sekaligus calon istri Bryan"
Semua terkejut dengan perkenalan Kayla, bagaimana tidak Kayla adalah dari keluarga Brinaza.
'Pasti nanti kalau mereka nikah sekaya apa anak mereka'
'Anak mereka pasti goodlooking'
'Anak mereka pasti yang paling beruntung'
Itu beberapa ocehan para tamu undangan, Kayla dan Bryan tersenyum dan turun dari panggung. Saat Kayla baru sampai di lantai atas tiba-tiba Lesya memeluknya dengan erat dan menangis. Hal tersebut tentu mengambil seluruh perhatian Tamu undangan.
"Suttt, udah nanti di Kakak jelasin, jangan nangis heum, Princess Queen sudah besar"ucap Kayla memegang wajah Lesya.
"Qu--een kemana a-aja" ucap Lesya Segugukan.
"Nanti Queen jelasin sekarang bersikap lah normal seperti tadi"ucap Kayla lalu mencium kepala Lesya.
Kayla kembali berjalan ke arah Meja dua tadi dan tetap bergandengan tangan dengan Bryan, jangan lupakan tatapan Bryan selalu melihat Opa yang mengejek nya.
"Sudah lah, jangan terlalu mengejek orang tua nanti kau kualat"ucap Kayla kepada Bryan. Sontak semua yang berada dimeja itu menertawakan ucapan Kayla.
"Apa opa harus memisahkan kalian lagi?, Cucu ku sangat kurang ajar karna kamu"ucap Opa kepada Bryan.
"Oho, coba aja kakek tua, cucu mu sudah terikat dengan ku, bersama anak ku" ucap Bryan.
"Sepertinya kau lupa apa yang di bilang cucu ku tadi"ucap Opa.
{Opa dan Oma Kayla sudah bergabung di meja yang sama ya}
"Apa kalian tidak lelah selalu bertengkar?" Tanya tuan Stevenson
"Anak mu sangat menguji kesabaran ku"ucap Opa.
"Ya sudah, kakek Bryan minta maaf okey, kalau nggak di maafin nggak peduli juga"Ucap Bryan.
"Up too you"ucap Opa.
"Kalian sudah mengumumkan nya bukan, jadi kapan acara itu di laksanakan?"tanya nyonya Stevenson.
"Secepatnya, hanya perlu mengurus beberapa hal lagi, kalau tidak di selesaikan akan banyak masalah nanti nya"ucap Kayla.
"Cepat lah, kami sudah tak sabar ingin melihat cucu dari kalian"ucap Tuan Stevenson.
"Ayo lah pa, sudah ada Ken untuk sementara" ucap Bryan.
"Bener, lagian belum ikhlas saya liat, cucu saya kesusahan dengan Laki-laki sok gentle itu"ucap Opa menyahut.
"Oh, ayolah jangan bahas ketidak sukaan kamu disini"ucap Oma jengah.
Dan pembicaraan terus berlanjut, sedikit percekcokan antara Opa dan Bryan, tak lama datanglah Ken dengan menggandeng Adek Kayla, hehehe Yap Siapa lagi kalau bukan Kaysya.
"Hai kakak cantik"sapa Kaysya.
Kayla tersenyum sangat tipis, apa masih pantas kah wajahnya di panggil kakak, tapi emang seharusnya dia manggil Kayla itu.
"Hai, Adek manis"ucap Bryan.
"Aku hanya menyapa kakak cantik bukan om"ucap Kaysya.
Sontak yang di meja itu tertawa, apalagi dengan Opa terlihat sangat puas menertawakan Bryan. Dan Bryan terdiam dan memikirkan apakah dia setua itu??
"Kaysya sini sayang"panggil Oma.
Kaysya berjalan ke arah Oma, sedangkan Ken duduk di pangkuan tuan Stevenson, terlihat sangat harmonis.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐏𝐀𝐒𝐓 𝐑𝐄𝐕𝐄𝐍𝐆𝐄 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘
Roman pour AdolescentsMalam, siang ,Sore, pagi dll. ini gw bawa SQUEL dari cerita gw yang QUEEN OF MAFIA GIRL. xixixi. Disni kayak nya gw bakal ceritain tentang cara Zoya buat dendam Kayla, dan juga disini gw cerita tentang Bryan yang hilang ,wkwkw. ------- "𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂�...
