Bonding 🔞

5.5K 82 14
                                    

Dahyun meringkuk menangis karena telah menyerahkan dirinya untuk raja yadong Jeongyeon. Dia takut Jeongyeon berlaku kasar padanya dan juga takut dengan selir dan ratu

Dayang istananya mengumumkan undangan ratu dan para selir untuk ke gazebo utama.

"Kami akan membantu anda, mama" ucap Dayang utamanya.

Mereka membantu Dahyun mandi dan memakaikan baju.

Tak lama mereka berjalan menuju gazebo yang terletak di sisi tengah komplet istana dengan danau sebagai pemandangannya.

Denhan takut Dahyun menunduk dan mengucap salam. Ia mendongak dan melihay ratu serta para selir tersenyum menyambutnya.

"Bagaimana malam tadi?" tanya Jihyo.

"Ne?"

"Malammu dengan jeonha" jawab Momo.

"Apa dia kasar padamu?" tanya Nayeon.

Jihyo dan Nayeon sambil menyusi para wonja denhan di tutupi kain sutra emas.

"Se sedikit" jawab Dahyun.

"Jangan takut. Kalau jeonha sudah memilihmu berarti dia suka padamu dan akan menjagamu" jelas Jihyo.

"Makanlah ini buatanku" Mina menyodorkan mochi putih berisi kacang hitam.

Dahyun seketika tersenyum merasakan mochi yang baru pertama dia makan itu.

"Ini enak" ucap Dahyun.

"Kau sangat lucu" puji Sana.

"Setelah ini ayo naik perahu" ajak Sana

Skip

Mereka berdua naik perahu. Dahyun merasakan memiliki seorang kakak sekarang. Sana banyak menceritakam tentang kehidupannua di Jepanh sampai bagaimana akhirnya dia dijadikan selir Jeongyeon.

Selesai naik perahu mereka berjalan menuju istana mereka yang letaknya satu komplek berdekatan dengan istana ratu.

Di jalan mereka bertemu rombongan pangeran Jaehyun. Jaehyun menatap rendah Dahyun membuat Sana bingung.

"Kenapa dia menatapmu begitu?" tanya Sana.

"Sudah biasa. Dulu selalu mengejarnya" jujue Dahyun

"Baguslah kau tidak dengannya dia terlihat angkuh" ucap Sana.

Skip

"Ahh jeonha ahh" Jihyo mendesah hebat. Setelah beberapa lama akhirnya mereka bersetubuh kembali.

Klit Jihyo memerah bengkak karena Jeongyeon meneteskan lilin tadi.

Tadi kaki Jihyo diikat mengangkang dan Jeongyeon meneteskan lilin membuatnya merasa panas dan gatal.

Jeongyeon memakan payudara besar Jihyo dengan lahap. Jihyo terbuai dengan sentuhan Jeongyeon.

"Ahh masih saja sempit akhhh apa benar Tzuyu lahir dari sini huh? Ahhh enak sekali" Jeongyeon menyemprotkan spermanya di dalam rahim Jihyo.

"Jeonha klit ku perih ughh"

Jeongyeon pun turun menjilatin klit Jihyo.

"Shh aghhh"

"Kau selalu enak aku makin mencintaimu" ucap Jeongyeon melepas ikatan kaki Jihyo dan langsung nenen.

"Ada susu Tzuyu disitu ahhhww" Jeongyeon menggigit pentil Jihyo

"Sakit nanti Tzuyu tidak bisa nenen" ucap Jihyo.

Jeongyeon semakin menghisap puting Jihyo dan tangannya turun mengucek klit dan lubanh vagina Jihyo.

"Ahh ahhh ohhh dewa ahhh" kocokan Jeongyeon begitu luar biasa. Jihyo tidak bisa mengimbangi sampai Jihyo pun pipis alias squirt sangat deras.

"Hhah hah ahh jeonha ahhh" deru nafas mereka saling beradu.

Skip

Jihyo sedang mengulum penis Jeongyeon. Ini pertama kalinya Jeongyeon merasakan penisnya di makan sebelumnya hanya di mainkan saja.

Jihyo mempelajari dari buku yang dia dapat dari dayangnya yang membeli di pasar barang luar negri.

"Ohhh jihyo"

Slurp slrups

"Hmmppp" plop

"Jeonha suka?"

"Suka sekali rasanya hangat ahhhh" Jihyo menghisap.ujung kepala penis Jeongyeon.

Jeongyeon mendongak kepala merem melek merasakan sensasi hisapan mulut Jihyo.

"Ahhh aku ahhh Jihyoo!" Jeongyeon cum dan Jihyo malah menghisap kuat penis Jeongyeon dan menelasn semua spermanya.

Jeongyeon menyengir lega

"Apa tidak apa kau menelan itu?"

"Tidak apa jeonha katanya buat awet muda juga hihi" Jihyo menampilkan senyuman manisnya membuat Jeongyeon tergoda dan langsung kembali menyerangnya.

Jeongyeon segera menumbuk vagina Jihyo.

"Ohh jeonha aww" Jihyo menarik dan meluk leher Jeongyeon.
Tubuh mereka sangat basah oleh keringat.

"Ahh aku rasa malam ini kau akan habis olehku jihyo. Aku begitu rindu dirimu" ucap Jeongyeon disela tumbukannya yang cepat.

Jihyo menganga liurnya keluar saking menikmati tumbukan Jeongyeon. Mereka saling menatap penuh nafsundan cinta. Jihyo menangkup kedua pipi Jeongyeon.

"Jeonha ahhh lakukan yang jeonha suka. Tubuhku semua milikmu ohh ohh" Jihyo mendesah dengan terus menatap Jeongyeon membuat keduanya kehilangan akal penuh nafsu.

Tumbukan terus beradu hingga beberapakali Jihyo dan Jeongyeon cum.

Skip

Jeongyeon masih tidur sambil nenen dengan Jihyo. Mereka belum juga bangun. Para kasim dan dayang yang tertidur di depan istana pun bangun ketika di bangunkan oleh dayang utama ibu suri.

"Daebimama" sapa kasim Cho. Ibu suri tertawa.

"Maaf haha pasti kalian lelah menunggui Jeonha dan wangbi. Bergantian lah berjaga agar kalian bisa istirahat sejenak" ucap Ibu suri.

"Ne daebimama" jawab mereka.

Ibu suri pun pergindan bermaksud mengunjungi selir baru Jeongyeon.
















Map neh sbuk mgkin nih bku gw stop soon kli y atw gpp gw up lma?

TBC

Queen & Concubines (21+ 2Yeon JeongMo JeongSa JeongHyo JeongMi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang