🔞
Taeyong pov.
Aku sangat bahagia dahulu. Aku juga seorang remaja yang polos walaupun umurku sudah menginjak 15.
Ketika teman ku, Jung Jaehyun mengajak ku untuk bermain petak umpet, aku menyetujuinya. Aku tidak tahu jika hari itu ialah hari yang akan mengubah hidupku.
Teman ku mengajak untuk bersorok berduaan di tempat yang tersembunyi. Jarak umur kami sekitar 2 tahun mungkin? Entah, aku juga tidak memperdulikannya.
Aku hanya mengikutinya dari belakang. Teman ku yang lain tidak mengikuti kami kerana dilarang olehnya. Aku juga tidak mengetahui alasannya pada saat itu.
Dia menyuruhku untuk masuk ke gudang lama yang sudah lama tidak terpakai. Aku hanya mengikutinya.
Sehingga aku menyadari ada yang tidak beres dengan teman ku.
Ketika aku ingin keluar, aku dicegat olehnya. Dia menarik ku sehingga aku terjatuh.
Dia membuka celananya sehingga lutut dan menyuruh ku untuk datang mendekatinya.
Aku dengan polos dan bodohnya mendekatinya. Ia mengocok miliknya lalu memasukkan kedalam mulutku ketika mulutku terbuka. Ukuran miliknya sangat besar membuat mulut ku serasa ingin robek.
Aku ingin lari ketika itu, namun ucapannya membuat ku berhenti.
"Jika kau memberitahu sesiapa tentang ini, akan ku pastikan kau dibuang oleh orang tuamu." Yah, pada akhirnya aku tetap di buang oleh mereka setelah mereka mendapat tahu kehamilanku.
Aku sangat menyesal mengikutinya. Aku hanya bisa pasrah.
Mulutku masih dipenuhi oleh miliknya, kadang miliknya memasuki sehingga ke tenggorak ku.
Aku merasai sesuatu yang mengembung di dalam mulutku. Ketika mulutku masih melakukan kegiatan blow job , cairan keluar dari miliknya.
Dia membuka celana ku dan baju milik ku lalu mencapakkannya ke sebarang arah. Lalu mengarahkan penisnya ke lubang ku.
Aku menangis ketika sesuatu yang besar mulai masuk ke lubangku. Ini sangat perih!
"Tahan, kau akan menikmatinya nanti." Ucapnya. Namun aku merasai itu semua kebohongan, aku hanya menangis ketika ia memaju mundurkan miliknya kedalam lubangku.
"Ahh! Kau sangat nikmat! Jadilah jalangku!" Tangisanku semakin kuat, walaupun tangisanku kuat, namun tiada yang mendengarkannya kerana gudang ini berada jauh dari tempat kami bermain.
Mungkin mereka semua mengira aku dan Jaehyun sudah pulang, namun aku masih disini dan sialnya, aku di lecehkan oleh temanku.
Tangan Jaehyun mulai naik dan menilin puting ku. Saat itu, aku hanya pasrah. Ingin berteriak juga tidak ada yang mendengarnya.
Aku sangat membenci ini namun, kenapa aku mengikuti nya? Kenapa tidak mengikuti temanku yang lain sahaja? Aku sangat membenci hari ini, hari sial di dalam hidup ku.
💐
Plak
"Kau memalukan nama keluarga Lee Taeyong!"
Aku hanya menunduk tanpa melihat ke arah ayah ku. Hari yang aku ingin menghindarinya akhirnya datang, orang tua ku mengetahui kehamilanku. Dan, Jaehyun memberitahu mereka jika aku menjual diri di sebuah bar.
"Mulai hari ini, kau bebas ingin kemana pun yang kau mahu. Dan ingat! Mulai hari ini, kau bukan sebahagian dari keluarga Lee."
Setelah itu, aku didorong oleh ayahku, ibu ku hanya melihat apa yang di lakukan oleh ayahku tanpa menolong ku.
Aku mulai pergi menjauh dari rumah orang tua ku. Saat di pertengahan jalan, aku bertemu dengan orang yang aku benci, Jung Jaehyun.
Dia ingin aku menikah dengannya, dia ingin bertanggung jawab dan dia berkata
"Aku akan mencintai mu dan tidak akan pernah sakiti mu sepanjang kau berada di sisiku."
ANDA SEDANG MEMBACA
WithOut You
Storie d'amoreKehidupan Lee / Jung Taeyong bersama Jung Minhyung dan Jung Jeno tanpa Jung Jaehyun
