Sesampainya di sekolah, mereka melakukan kegiatan belajar, bernyanyi dan juga kegiatan ekstrakurikuler lainya. Karena akan ada acara yang di buat oleh OSIS, mereka tidak belajar selama 2 hari, belajar sih belajar, namun tidak belajar seperti hari biasanya.
Bima pun menghampiri Nara, ingin menanyakan ia siap atau tidak di ajak ke acara fashion show tersebut.
"Nar!" ucap Bima sambil berlari dari kantor yang berada di depan kelas 8b.
"Apa kak?" jawab Nara.
"Gimana? siap ga buat acara fashion show besok?" tanya Bima.
"Iya, aku juga udah ada bajunya" jawab Nara.
"Jangan lupa make up yang cantik ya Nar, aku mau urus-urus yang lain dulu byee!" ucap Bima lari ke ruangan OSIS.
Jam pun terus berjalan, menit demi menit terus berganti. Akhirnya mereka pulang sekolah pada pukul 16.00 WIB, tidak seperti biasanya,
karena ini hanya meng absen kehadiran saja.
"Nar besok jam 8 udah ada di sekolah ya" ucap Bima.
"Oh iya ka, kak Yara bole ikut ga?" tanya Nara.
"Boleh dong, wajib" jawab Bima.
"Oke deh" ucap Nara, menunjukkan kedua ibu jari nya.
"Aku pulang dulu ya, bang bara udah jemput kaya nya" ucap Bima.
"Oh iya kak, hati-hati" jawab Nara.
"Woy Bim! buruan, lama banget sih lu" seru Bara.
"Kalem bang" ucap Bima.
"Lo Yara ya?" tanya Bara.
"Y-Yara?" jawab Nara kebingungan.
"Iya yang tabrakan di supermarket kemaren kan" ucap Bara.
"Maksud lo cewe itu Yara bang? ini mah Nara bukan Yara" jawab Bima.
"Udah ah ayo balik cape gua" ucap Bima.
"Bye baby jangan lupa besok ya" ucap Bima sambil melambaikan tangan.
"Iya kak" jawab Nara.
Bara semakin kebingungan dengan anak kembar itu.
Nara? siapa Nara? bukannya itu Yara?, tapi kenapa gue ngerasa cewe yang kemarin lebih powerfull ya? itu yang ada di dalam benaknya.
Bara semakin suka dengan anak kembar itu. Sebetulnya Bara jatuh cinta pada Nara. Tetapi ia malah berkenalan dengan Yara di supermarket.
Menurutnya wajah mereka sama saja, makanya ia tidak bisa membedakan mana Yara dan mana Nara. Namun, perasaan Bara tumbuh ketika berkenalan dengan Yara.
"Thanks ya bang dah jemput gua, gua ke atas dulu ye" ucap Bima turun dari motor.
"Eh Bim!" seru Bara.
"Apaan" ucap Bima.
"Tadi kata lu cewe barusan namanya Nara?" tanya Bara.
"Iya" jawab Bima.
"Kok mukanya mirip sama cewe yang kenalan sama gua ya di supermarket" ucap Bara.
"Maksud lo cewe ini?" tanya Bima sambil menunjukkan foto Yara & Nara di handphone nya.
"L-Loh mereka kok?" ucap Bara.
"Mereka kembar bang, cewe yang sering bareng sama gua namanya Nara adeknya Yara, yang kenalan sama lo itu kakak nya" jawab Bima.
"Tapi kaga ada bedanya ya" ucap Bara.
"Lah kan emang kembar bang, ngaco lo mah dah ah gua mau ke atas" ucap Bima.
"Ow jadi mereka itu ada 2, pantes sikapnya beda, kalo yang kenalan sama gua kemaren aga judes sih, kalo yang bareng sm Bima kalem" gumam Bara ketika Bima pergi ke atas.
"Ah udah lah gapenting juga" ucap Bara.
Hari pun berlalu, ari dimana Bima dan Nara akan fashion show itu datang. Nara sibuk dengan penampilan nya. Ia di bantu oleh Yara untuk bersiap-siap.
Bima pun sibuk dengan outfitnya. Ia terlihat sangat tampan dengan mengenakan jas putihnya.
Nara mengenakan pakaian kebaya pink dan rok putih dengan corak corak pink tua yang cukup indah.
Mereka sangat cocok jika menjadi pasangan. Tidak akan ada yang menyesal.
Namun Bima gengsi akan mengutarakan perasaannya ke Nara.
karena ia tahu bahwa Nara tidak akan pernah boleh berpacaran sebelum Nara lulus SMA.
Pak dewa sangat tegas dan juga galak terhadap anak-anaknya.
Ia tidak mau anak-anak nya salah pergaulan, karena jelas ia sangat sayang terhadap kedua anaknya itu.
"Pah Nara berangkat dulu ke sekolah ya" ucap Nara.
"Loh kok pakai kebaya ?" tanya pak Dewa.
"Nara mau fashion show pah, dia ikut lomba fashion show gitu lah di sekolah" jawab Yara.
"Oh gitu yauda deh, hati-hati ya kalian" ucap pak Dewa.
"Iya pah, Nara sama kak Yara pamit dulu, assalamualaikum" ucap Nara.
"Waalaikumsalam" jawab pak Dewa.
Mereka pun pergi ke sekolah pada pukul 07.00 WIB. Mereka di antar oleh pak Rudi seperti hari-hari biasanya. Nara begitu cantik mengenakan pakaian kebaya pink itu. Rambut panjang nya di hiasi dengan pita berwarna pink yang tersusun rapih.
Tampilan makeup yang serasi dengan baju nya itu, terlihat sangat menarik. Semua pandangan tertuju pada dirinya.
"Terimakasih ya pak, kalau pulang nya nanti kak Yara yang kabari" ucap Nara sambil membuka pintu mobil.
"Baik non" ucap pak Rudi, ia pun bergegas pergi meninggalkan lingkungan sekolah.
Bima sudah siap untuk menjemput Nara ke lapangan sekolah.
Nara kaget karena tiba-tiba ada Bima di kelasnya.
"Loh ka Bima" ucap Nara, Bima memutar balik badannya.
"(N-Nara? beneran nih?)"
"Ayo nar" jawab Bima sambil menggandeng tangan Nara ke lapangan.
"Kamu cantik banget hari ini" ucap Bima.
"Jadi kemarin-kemarin aku ga cantik?" tanya Nara.
"Cantik, tapi sekarang kamu jauh lebih cantik" jawab Bima.
"Nisa aja ka Bima" ucap Nara.
"Oke acara yang pertama kami akan persembahkan fashion show terlebih dahulu, silahkan peserta fashion show segera ke lapangan" ucap panitia OSIS.
"Ayo Nar" ucap Bima.
"Oke kami akan persembahkan peserta pertama dengan pasangannya Bima Angkasa dan juga Nara Arsyeina dari kelas 9A dan juga dari kelas 8B" ucap panitia OSIS.
Bima dan Nara pun jalan di karpet merah yang sudah di sediakan oleh panitia OSIS lainya. Nara dan Bima sangat cocok berjalan di kerpet merah itu.
Setelah mereka jalan sampai ke ujung lapang, mereka berbalik arah untuk kembali ke asalnya.
Akhirnya lomba fashion selesai saat semua kelas sudah terwakili,
yaitu dari kelas 9a, 9b, 9c, 9e dan juga 9f beserta pasangannya dari kelas 8b, 9b, 9c, 8c dan 8d.
Setelah lomba fashion show di lakukan, di lanjutkan dengan lomba bernyanyi solo antar kelas 9.
Akhirnya semua lomba sudah selesai. Yara dan Nara pulang pukul 14.30 WIB. Yara langsung mengabari pak Rudi akan hal itu.
"Pak jemput sekarang ya, saya sama Nara sudah selesai" ucap Yara di telepon.
"Baik non saya ke sana sekarang" ucap pak Rudi.
Akhirnya mereka pun pulang ke rumahnya pada pukul 15.00 WIB.
Nara sangat lelah karena acara ini.
ia tidak terbiasa menggunakan heels tinggi. Kakinya lecet, sedikit susah untuk melangkah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Yara & Nara (END).
Teen FictionYara Arsyella & Nara Arsyeina adalah dua anak kembar yang 180° jauh berbeda. Yara, anak dengan kepala batu yang sangat sulit di atur. Sedangkan Nara adalah anak yang baik, feminim, ramah dan positive vibes. Silahkan baca cerita "Yara & Nara" untuk m...
