[END]
Jadi agen rahasia? Jadi muridnya dong!
Hwang Hunza adalah salah satu murid di academy rahasia kotanya. Dia dilatih sebagai agen muda untuk melindungi kotanya.
Sedangkan Park Sunghoon adalah teman seangkatan Hunza di academy tersebut. Dia adala...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kita semua lagi siap posisi mau serang, kita akan berposisi ditangga, dan aku berdiri ditengah atas. Aku jongkok sedikit dan membetulkan senapanku.
Aku melihat sekeliling, ternyata semua anak sudah diposisinya masing masing. Lalu aku melihat kearah gerbang, ternyata Bu Lisa yang tergeletak ditanah akan diserang oleh GigaDroid yang sedang dibawah kawalan Loin.
GigaDroid itu terlihat ingin mengcekram badan Bu Lisa dengan tangannya. Aku langsung mengarahkan senapanku ke mata GigaDroid itu dan membetulkan posisinya agar tepat.
Aku menarik nafas dalam dalam sebelum menembaknya, lalu ku tembak mata GigaDroid itu. Mata GigaDroid itu langsung bolong dan tubuhnya tergeletak di atas tanah. Sebenarnya ini bukan bagian dari rencana kita, tapi jika bisa, why not?
Aku tahu semua anak dan semua tim musuh sedang melihatku, jadi aku meniup permen karetku agar terlihat keren. Aku berdiri dan mengangkat senapanku diatas bahuku.
"Not bad." Puji Taehyun.
Setelah Taehyun berbicara seperti itu, tim Loin langsung lari untuk menyerang kita termasuk robot yang ia rentas sistemnya.
"Ayo, gunakan rencana tadi untuk menyerang!" Seru Taehyun. Setelahnya, semua murid langsung lari keposisi masing masing.
Aku melihat kearah Sunghoon, terlihat Sunghoon sedang mengalihkan perhatian MegaDroid.
"Jisung, masuk!" Seruku.
Jisung langsung posisi siap untuk menyerang Megadroid itu, dan menyerangnya.
"Aku akan pergi mencari posisi lebih tinggi" bisikku ke Taehyun, Taehyun mengangguk setuju.
Aku langsung turun tangga dan mencari pohon atau bangunan yang lebih tinggi dari tanah, dan aku akan menyerang dari jauh.
Semua terlihat menyerang satu sama lain, tidak ada yang menganggur kecuali Doyoung. Doyoung berusaha menarik Bu Lisa dari area pertarungan dan berusaha membangunkan Bu Lisa.
Tiba tiba ada tembakan dari TeraDroid, tembakan itu bahkan bisa membolongi pintu masuk.
"Kita harus jatuhkan TeraDroid itu dulu, kalau engga, bakal susah nanti!" Seru Taehyun dan mengode siapapun anak SpeedY untuk mengalihkan perhatiannya.
Mendengar itu, Sunghoon langsung jadi pengalihnya perhatiannya.
Sementara Haruto yang lagi terbang langsung mengambil robot Ningning untuk dibawa ke TeraDroid dan sistem TeraDroid itu akan padam, dipadamkan melalui robot Ningning. Tetapi aksi Haruto dihalangi oleh anggota tim Loin yang bernama Netic. Aku langsung mengarahkan senapanku ke Netic dan menembaknya.
Tetapi perhatianku langsung teralih ketika badan Sunghoon berhasil dicengkram oleh tangan GigaDroid, dan TeraDroid itu akan segera mengeluarkan tembakan besar dari moncongnya.
Aku panik karena itu pertanda "fight or die", sedangkan Sunghoon tidak bisa Fight disaat itu. Aku langsung mengalihkan senapanku kearah TeraDroid itu dan menembak tubuhnya dengan peluruku yang terkuat (aku punya 3 level kekuatan peluru).
TeraDroid itu langsung mati sistemnya karena badannya hancur. Sunghoon yang awalnya panik langsung membuang nafas dan menggeletakkan diri di atas tanah, yang lain juga ikut membuang nafas lega.
Aku turun dari dataran tinggi itu dan menghampiri Sunghoon untuk membantunya membuka tangan GigaDroid itu, Haruto juga ikut membantuku. Setelah terbuka, kita langsung kembali keposisi masing masing, bedanya aku keposisi Hueningkai untuk menembak Drone Drone dan MegaDroid.
"Doyoung, Bu Lisa gimana?" Tanyaku.
"Udah bangun kak!"
"Oke. Kalo kamu udah, langsung bantu Jay main bola sama sikembar, ya!" Aku memberi komandan kepada Doyoung.
"Shap!"
Aku dan Hueningkai lanjut memusnahkan Drone, Megadroid dan GigaDroid yang tersisa, sesekali membantu timku juga. Sampai kita rebutan untuk menembak drone terakhir, aku dan Hueningkai menembak kearah Drone yang sama. Tapi ternyata aku yang bertindak terlebih dahulu berberapa detik sebelum Hueningkai. Jadi Drone itu jatuh karena peluruku.
"Hei, itu bagian gue!" Seru Hueningkai.
"Hm, maybe that's the last" ucapku lalu meniup permen karetku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jadi Sunghoon yang sudah menjatuhkan semua mega droid langsung ke tangga buat jemput aku turun ke area lapangan.
"Kamu aja duluan." Jelas aku tolak, aku maunya di atas kok.
Tapi Sunghoon tetep ngeyel ngajak aku turun.
"Tsk, yaudah. Turunnya di situ aja, ya." Akhirnya aku buat keputusan untuk turun 10 anak tangga aja (jadi masih ada 10 anak tangga), sebenernya aku juga gamau, soalnya mager.
Eh, ini malah Sunghoon ngangguk girang banget sambil narik tanganku buat turun. Ya aku langsung keserimpet anginlah, aku biasanya juga jalan pelan pelan kalo di tangga. Heels yang ku pake tinggi banget cuy.
"Heh, santai aja napa sih?" Tentu saja aku ngomong dengan ekspresi nyolot.
Sunghoon langsung panik dan bantu aku berdiri. Setelah aku berdiri, dia ambilin senapanku sambil ngode sesuatu. Dia menunjuk kearah Sammy sambil membuat tangan pistol. Leh, aku kan pake senapan, kenapa malah buat tangan pistol? Suka suka dia aja deh.
Tiba Tiba si Sammy dan Vanna dikepung sama anak anak, Sunghoon langsung turun buat ngepung dia juga. "Leh, aku malah ditinggal anjir."
Akhirnya aku ikut perintah Sunghoon tadi, dia suruh aku buat menyoroti dada Sammy dengan laser. Tapi Aku juga ga mungkin nembak dia secepat itu, kan lagi seru serunya.
Tapi, ada plot twist lain. Tiba tiba ada cewe yang meledakkan bom di tengah tengah lapangan. Syukurlah aku ga kena, soalnya aku lagi ga di lapangan.
"Kalian semua ini, memang menyebalkan" ucap tangan kanan Loin, Yoon Hannah.
Aku berdecak dan berencana menembak Hannah. Tapi aksiku gagal karena aku dilempari sumpit listrik milik Vanna, lalu aku jatuh dan tak bisa bangkit lagi.
Yang Aku ingat setelah disengat, tidak, aku tidak ingat apa apa.
To Be Continued
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.