[20]APAKAH INI AKHIR SEGALANYA?

643 64 10
                                        

Happy reading 🤗

Jangan lupa vote dan komentarnya

Maaf buat lama menunggu.

-squel transmigrasi bad girl-

"Disetiap pertemuan pasti ada perpisahan"


Disebuah ruangan berdominasi putih terdapat seorang gadis yang masih setia memejamkan matanya diatas brankar, dengan tangan kanan terdapat impusan.

Mata tajam itu hampir dua bulan tak membuka matanya membuat semua orang yang dekat dengannya harus menahan segala kesedihan dan kerinduan yang kian mendalam.

Seorang pemuda dengan jaket berlambang bulan bintang dengan mahkota besar memasuki ruangan itu, tubuh yang tadinya berisi sekarang menjadi kurus karena tak ada nafsu makan.

Ia mendekati brankar, menatap wajah cantik gadisnya yang selama dua bulan ini masih setia dengan mata yang terpejam.

Mengambil tangan kanan gadis itu pelan, lalu mengecupnya berkali kali.

"Kamu kapan bangun? Mau tinggalin aku lagi?" tanya nya lirih.

"Banyak yang nungguin kamu, Mamah kamu selalu nangis kalau inget kamu" lanjutnya, matanya menatap wajah pucat gadis dihadapannya.

Air matanya turun perlahan tanpa di minta, menggertakan giginya agar tak terisak.

"I miss you my babe" bisiknya lembut menahan segala sesak di dadanya.

"Aku akan selalu nungguin kamu buka mata, selama apapun itu bakal aku tungguin" ucapnya berusaha tersenyum tipis.

"Tapi jangan lama lama ya," lanjutnya.

-STBG-

"Coba sih kalian bisa gak yang serius kerja nya!"

"Maaf Nona kita gak sengaja"

"Hana mereka kan gak sengaja jangan gitu" Daren memeluk bahu kekasih nya yang sedang marah karena para pelayan kafe melakukan banyak kesalahan.

Hana mengatur nafasnya agar tenang, akhir akhir ini ia sering emosi, ia menatap pelayan nya satu satu, memijit pelipis nya.

"Maafin saya, akhir akhir ini emosi saya gak stabil" kata Hana akhirnya.

Semua pelayan mengangguk memaklumi.

"Kita juga minta maaf Nona atas kesalahan kita hari ini dan kemarin kemarin" ucap pelayan paling senior.

"Iya, yaudah lanjut kerja aja"

Daren memeluk bahu Hana sambil berjalan menuju luar kafe.

"Karin gimana kabarnya?" kata Hana.
Selama Karin di rumah sakit, Hana memang jarang ke sana karena sudah ujian akhir semester.

"Belum ada perubahan" jawab Daren pelan.

Hana menatap kendaraan yang berlalu lalang di hadapannya kosong.

"Sampai kapan Rin?" tanya Hana.

Daren hanya mengusap bahu Hana pelan.

-STBG-

Vanila melangkahkan kakinya menyusuri koridor kampus, menuju ruang kelasnya.

KARPRA {End}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang